Muhamad Arifin Hidayat, S.Ked

Muhamad Arifin Hidayat, S.Ked Konsultan Kesehatan Fakultas Ilmu Kedokteran Universitas Indonesia

21/01/2025
16/06/2019

Hallo followers halaman: Muhamad Arifin Hidayat, S.Ked.

Saya sangat mengapresiasi sobat karena sudah mengikuti dan like halaman ini. Oh iya, bagaimana kalo kalian memberikan pertanyaan ke saya? Tanya apa kek, nanti saya jawab satu persatu.

Selamat pagi, saya ingin bertanya  saya dapat pasien by. O, usia 1 bulan. Datang dengan keluhan 10 haro sebelum ke puske...
03/03/2019

Selamat pagi, saya ingin bertanya saya dapat pasien by. O, usia 1 bulan.

Datang dengan keluhan 10 haro sebelum ke puskesmas, Bab encer 10x/hari, tidak ada darah, tidak ada lendir. Keluhan disertai dengan kulit terkelupas yg mulai dari area bokong kemudian menyebar ke seluruh tubuh diikuti rambut diseluruj tubuh rontok.

Tidak ada mual, tidak ada muntah, tidak demam.

Minum masih mau, ketika menangis tidak ada air mata.

Riwayat pengobatan tidak tau.

Riwayat imunisasi tidak pernah.

Saat usia mulai 1 bulan susu diganti dengan sgm dan diberi bubur sun.

Merupakan anak pertama.

Pf.

Nadi 100

Rr 24

Suhu 37.2

Kepala normochepal

Mata tidak cekung, saat menangis tdk ada air mata

Bibir lembab

Cor : bj 1-2 reguler, tidak ada murmur

Pulmo : vesikuler

Abdomen : bu 4x, turgor baik

Ekstremitas : akral hangat, turgor baik.

Kulit : skuama generalisata

Melihat kondisi pasien yg seperti ini, apakah lebih mengarah ke toxic epidermal necrolisis ?

Yg bisa jawab dapat renumerasi menarik lho dari Halodoc, caranya:

1. Follow dan like halaman Muhamad Arifin Hidayat, S.Ked di facebook dan jangan lupa follow Instagram saya .muhamadarifin .
2. Mention teman kalian sebanyak mungkin dalam jawaban kalian di komentar ini.
3. Sertakan hastag

Mudah kan? Pengumuman pemenang akan di umumkan pada tgl 6 Maret 2019.

Terima kasih

03/02/2019

Peran Dokter Membantu Pasien Menghadapi Banyaknya Informasi Kesehatan Berbasis Internet.

Disunting oleh dr. Muhamad Arifin Hidayat

Banyak pasien mencari informasi kesehatan melalui beragam website, tetapi tidak semua informasi kesehatan yang ada di internet adalah informasi yang baik dan valid. Saat ini, internet sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang dapat memberi banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat. Dengan satu klik, kita bisa mendapat berbagai pengetahuan, termasuk pengetahuan di bidang medis. Beberapa studi melaporkan bahwa pasien cenderung beralih ke website untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai kondisi penyakitnya. Pemberian edukasi oleh dokter mengenai website kesehatan yang terpercaya, saat ini telah menjadi salah satu kebutuhan bagi pasien.

Kesulitan dalam Mencari Sumber Informasi Kesehatan Terpercaya

Powell et al mengatakan bahwa informasi online digunakan untuk mendidik, meyakinkan, dan kadang-kadang mempertanyakan informasi yang diterima dari petugas medis. Namun, pencari informasi kesehatan menghadapi banyak sekali sumber referensi berbasis web yang berasal dari berbagai organisasi maupun individu, dan memiliki kualitas, akurasi, dan reliabilitas yang berbeda-beda. Sebuah tinjauan sistematik bahkan menyimpulkan bahwa kualitas informasi kesehatan di internet secara umum masih kurang baik. Hal ini membuat individu menghadapi tantangan yang signifikan dalam mengevaluasi dan memilih sumber yang akan digunakan, dan dalam menilai kredibilitas serta validitas dari sumber-sumber tersebut. [1-4]

Dalam pencarian informasi kesehatan, evaluasi referensi sangat penting karena informasi atau saran yang didapat akan berpengaruh signifikan terhadap perilaku dan keputusan yang diambil pasien. Keterampilan literasi yang buruk terhadap informasi kesehatan dan kurangnya penilaian kritis terhadap kualitas informasi juga masih menjadi tantangan bagi pasien. [5]

Bagaimana Pasien Menilai Sebuah Web Kesehatan

Sebuah metananalisis menganalisa bagaimana pengguna web kesehatan menilai kepercayaan dan kredibilitas website berbasis kesehatan. Banyak pengguna menilai website dari segi desain dan juga isi dari website.

Dari segi desain, layout website yang jelas merupakan faktor positif yang kuat yang mempengaruhi kepercayaan pasien terhadap informasi medis yang disajikan. Kehadiran rincian kontak pemilik website juga merupakan faktor yang dipertimbangkan pasien dalam menilai kepercayaan atau kredibilitas.

Dari segi konten, otoritas penulis yang mewakili tingkat keahlian orang yang menulis informasi adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kepercayaan pasien terhadap suatu website. Aspek lain dari konten yang mempengaruhi penilaian pasien meliputi objektivitas, manfaat tulisan, keterkinian informasi, cara penyajian informasi, referensi, statistik, relevansi, dan akurasi tulisan, [6]

Perspektif Pasien dan Dokter Mengenai Informasi Kesehatan Berbasis Internet

Sebuah survey pada pasien onkologi di Kanada melaporkan bahwa 44% pasien menggunakan internet untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Dari pasien yang sebelumnya tidak diberi tautan ke website yang relevan secara medis, 44% berharap dokter menyediakan informasi tersebut bagi mereka. [7]

Sebuah studi kualitatif menunjukkan bahwa pasien menganggap internet sebagai media tambahan untuk mencari informasi medis. Berdasarkan informan pada penelitian ini, diketahui bahwa pasien mencari informasi medis tidak untuk menjadi pasien serba tau atau lebih superior dibandingkan dokter mereka, tetapi justru agar mereka lebih dapat berperan aktif dalam diskusi dan mengambil keputusan medis. [8] Sejalan dengan hal tersebut, penelitian lain menunjukkan bahwa pasien sering beralih ke website untuk mencari informasi tentang kondisi mereka, tetapi lebih mempercayai jika informasi yang mereka terima berasal dari petugas medis mereka.[9,10]

Dari sisi dokter sendiri, reaksi terhadap pasien yang mencari informasi medis di internet memang bervariasi. Namun, sebuah studi menunjukkan bahwa banyak dokter bersikap resisten terhadap hal ini. Studi ini melaporkan bahwa dokter merasa informasi yang diperoleh dapat membingungkan pasien atau mendorong ke arah self diagnosis yang salah. [11]

Sejalan dengan hal ini, peneliti lain mengamati bahwa beberapa pasien ragu-ragu untuk mendiskusikan informasi yang mereka pelajari dari internet tentang kondisi mereka karena takut dicap meragukan pengetahuan dokter. [12]

Peran Dokter Membantu Pasien Menghadapi Banyaknya Informasi Kesehatan di Internet

Keberadaan internet sebagai media untuk mencari informasi medis memiliki berbagai keuntungan dan kerugian, baik bagi dokter maupun pasien. Dengan adanya website kesehatan, komunikasi dokter-pasien menjadi lebih mudah, waktu yang dibutuhkan dalam kunjungan klinis menjadi lebih efisien, dan keputusan klinis dapat diambil dengan partisipasi lebih aktif dari pasien. Namun, seperti telah disebutkan sebelumnya, kualitas informasi yang jelek juga dapat menyebabkan pasien mengambil keputusan yang salah, melakukan self diagnosis, ataupun menderita ansietas yang tidak perlu. [13]

Dokter berperan dalam menjembatani pengetahuan kesehatan yang didapat pasien dengan menggunakan pengetahuan medisnya. Dokter dapat melakukan kolaborasi secara positif terkait hal ini, dengan cara berdiskusi dan menganalisis informasi yang didapatkan pasien bersama-sama dan juga merekomendasikan wadah informasi kesehatan yang kredibel (internet prescription). [15]

Dokter dan petugas kesehatan lainnya, sekarang ini sedang memasuki dunia kedokteran baru yang menuntut tanggung jawab untuk mendiskusikan informasi dan dialog dengan pasien. Sebagai profesional medis, penting bagi dokter memperhatikan bagaimana internet digunakan oleh pasien. Memberikan daftar website yang terpercaya bagi pasien, seperti website alodokter, diyakini dapat membantu pasien memahami kondisi kesehatan mereka dengan akurat. Adanya diskusi mengenai pengetahuan berbasis online antara dokter dan pasien diharapkan akan mempermudah pembuatan keputusan kesehatan dan juga outcome kesehatan pasien.

Kesimpulan

Karena internet telah menjadi bagian dari kehidupan modern, semakin banyak pasien beralih ke internet untuk mencari informasi kesehatan. Namun di sisi lain, masih banyak tantangan bagi pasien untuk dapat memilih informasi yang valid dan kredibel dari sebuah website. Dokter berperan untuk menjembatani pengetahuan kesehatan yang didapat pasien dari internet menggunakan pengetahuan medis yang dimilikinya. Dokter dapat melakukan kolaborasi secara positif dengan pasien melalui diskusi dan analisis informasi, serta memberi rekomendasi wadah informasi kesehatan yang kredibel (internet prescription).

Halo sejawat semua! Hari ini saya ingin mempublikasikan artikel pendek jenis baru nih!Di artikel ini saya melakukan alih...
05/01/2019

Halo sejawat semua! Hari ini saya ingin mempublikasikan artikel pendek jenis baru nih!

Di artikel ini saya melakukan alih bahasa Abstrak jurnal yang berjudul "Intramuscular Glucocorticoid Injection Versus Placebo Injection in Hip Osteoarthritis: A 12-Week Blinded Randomised Controlled Trial" yang dipublikasikan pada Annals of the Rheumatic Disease pada tahun 2018. Kami juga melakukan ulasan yang menjabarkan kelebihan dan kekurangan penelitian, serta apakah hasil penelitian sudah dapat diterapkan secara klinis.

Sejawat semua bisa membaca telaah jurnal ini di :

Intramuscular Glucocorticoid Injection Versus Placebo Injection in Hip Osteoarthritis: A 12-Week Blinded Randomised Controlled Trial Dorleijn D.M.J.D, Luijsterburg P.A.J, Reijman M, Kloppenburg M, Verhaar J.A.N, Bindels

Alomedika membuat artikel telaah jurnal spesial mengenai LEGO, apakah berbahaya atau tidak jika tertelan.Seperti kita ta...
05/01/2019

Alomedika membuat artikel telaah jurnal spesial mengenai LEGO, apakah berbahaya atau tidak jika tertelan.

Seperti kita tahu, anak-anak sering memasukkan berbagai benda ke dalam mulutnya sehingga berpotensi tertelan atau bahkan choking. Untuk benda asing berupa koin, banyak literatur yang menunjukkan bahwa koin akan keluar sendiri tanpa adanya komplikasi. Untuk benda asing seperti benda tajam, baterai, atau benda yang mengandung bahan kimia lainnya, jelas berbahaya dan perlu penanganan dokter.

Sayangnya, mainan tidak banyak diteliti mengenai keamanannya jika tertelan oleh anak padahal benda ini merupakan salah satu benda yang sering digunakan oleh anak sehingga memiliki potensi besar untuk tertelan.

Penelitian ini akan membahas mengenai profil keamanan kepala LEGO jika tertelan. Silahkan baca untuk menambah pengetahuan Anda ketika menghadapi orang tua yang datang karena anaknya menelan mainan pada link berikut ini:

Everything is Awesome: Don’t Forget the Lego Andrew Tagg, Damian Roland, Grace SY Leo, Katie Knight, Henry Goldstein, Tessa Davis. Journal of Paediatrics and Child Health.

05/01/2019

Halo sobat TS, Saat ini saya ingin share mengenai artikel telaah jurnal terakhir di tahun yang lalu. Artikel ini menyampaikan informasi yang penting untuk diketahui, terutama oleh dokter yang bekerja sebagai manajemen rumah sakit.

Artikel telaah jurnal berjudul "Pentingnya Stetoskop Individual per Ranjang Pasien dan Metode Pembersihan Instrumen menggunakan Hidrogen Peroksida 1.4%" ini membahas mengenai stetoskop sebagai salah satu potensi sumber infeksi nosokomial. Ternyata, stetoskop dengan jumlah kuman paling sedikit adalah stetoskop individual di masing-masing ranjang pasien. Padahal kenyataannya, praktik yang ada kan Dokter keliling dengan stetoskop yang menggantung di lehernya atau jika ada stetoskop ruangan juga hanya 1 per ruangan, bukan per ranjang. Sepertinya perlu dipertimbangkan untuk implementasi stetoskop per ranjang pasien nih Dok, sekalian diteliti, bagaimana tingkat infeksi nosokomial sebelum dan sesudah implementasi kebijakan ini. Siapa tahu bisa dimuat sebagai publikasi ilmiah di jurnal terkemuka.

Lalu satu poin penting lagi adalah mengenai metode pembersihan instrumen yang digunakan untuk memeriksa pasien. Menurut studi, metode pembersihan yang paling ideal adalah menggunakan hidrogen peroksida 1.4% yang digunakan untuk menggosok secara semangat (vigorously) selama 60 detik. Kalau langkah yang ini, tentunya bisa segera diterapkan ya Dok.

Semoga artikel telaah jurnal kali ini bisa membantu untuk mengurangi tingkat infeksi nosokomial di Rumah Sakit tempat TS bekerja ya..

Semoga bermanfaat.

Address

Bogor, Jln. Jendral. A. Yani, Gang Tanu RT. 06/RW. 03, Kel. Tanah Sareal, Kec. Tanah Sareal
Bogor
16161

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Muhamad Arifin Hidayat, S.Ked posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Muhamad Arifin Hidayat, S.Ked:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram