Kunci The Power

Kunci The Power Kunci The Power"
Adalah Laku Spiritual Hakikat Hidup. Mengenal Dzat Maha Suci Hidup. Secara Pribadi dan Mendalam. Secara Mendalam dan Pribadi.

Permanently closed.

Meniti Jalan Kembali Kepada Asal Usul Sangkan Paraning Dumadi Dan Mengenal Dzat Maha Suci-Tuhan.

Kata Orang Bijak...KEPANIKAN ADALAH SEPARUH PENYAKIT, KETENANGAN ADALAH SEPARUH OBAT, DAN KESABARAN ADALAH PERMULAAN KES...
19/01/2026

Kata Orang Bijak...
KEPANIKAN ADALAH SEPARUH PENYAKIT, KETENANGAN ADALAH SEPARUH OBAT,
DAN KESABARAN ADALAH PERMULAAN KESEMBUHAN, Apa arti maksudnya dan kemana arah tujuannya?! Seperti ini?!

Sebuah rahasia kesehatan mental,
yang telah ditulis ribuan tahun lalu,
namun menjadi tamparan keras bagi kita, yang hidup di era penuh
kecemasan ini. Adalah...

MENGAPA KITA TETAP MERASA SAKIT, MESKI TUBUH TERLIHAT SEHAT?!
Sebab karena, jiwa memiliki eksistensi, yang melampaui tubuh biologis manusia, memahami jiwa, berarti memahami siapa "diri" kita yang sebenarnya, di balik identitas
sosial dan fisik yang fana.

Apa itu Jiwa?!
Jiwa adalah Sang Kehendak Dan Penggerak, yang melampaui Batang Tubuh Fisik;
Kebanyak orang lupa, bahwa manusia, bukan sekadar tumpukan daging dan tulang saja, ada "sesuatu" yang lebih dalam, yang menjadi agen penggerak kehidupan, bagi batang tubuhnya.

Nafas kita, ada tiga bagian, yaitu;
Nafas Nabati, Nafas Hewani, dan Nafas Insani, dengan ini, mari kita "KENALI "AGEN" PENGGERAK
HIDUP KITA"

Mari Kita Kenali satu persatu;
1. Jiwa Nabati; Kekuatan dasar pertumbuhan.
2. Jiwa Hewani; Pusat persepsi dan gerak.
3. Jiwa Insani; Puncak yang mampu berpikir, merenung, dan mengetahui kebenaran universal.

1. Nafas atau Jiwa Nabati; Kekuatan dasar pertumbuhan, yang motivasi Patrap Samadhi Manunggal Jatinya, dilakukan petang hati.
2. Nafas atau Jiwa Hewani; Pusat persepsi dan gerak, yang motivasi Patrap Samadhi Manunggal Jatinya, dilakukan untuk memanunggalkan alam semesta didalam dan diluar diri.
3. Nafas atau Jiwa Insani; Puncaknya Telaga Tanjung, yang mampu berpikir, merenung, dan mengetahui kebenaran universal, yang motivasi Patrap Samadhi Manunggal Jatinya, dilakukan untuk sowan kepada Shang Guru Sejati.

Dan dari Tiga Nafas Kehidupanmu ini, manakah yang lebih sering kau "beri makan"setiap hari..?! Apa ketiganya?! Atau salah satunya saja!?

Jikalau salah satunya, dan tidak tepat, maka logika dan keyakinanmu, pasti saling bermusuhan dan berbenturan, nah dari ketidak tepatan ini, banyak orang merasa harus memilih antara sains atau keyakinan bahkan merasa sakit, meski batang tubuh terlihat sehat, terasa kurang bahagia, kurang tenang, kurang banyak dll, meski kehidupan terlihat tercukupi atau kaya raya🔐Ttd; Wong Edan Bagu
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Senin, Tgl 19 Januari 2026, Pukul 22:30 pm WIB🙏❤🙏

18/01/2026

KANJENG ROMO SEJATI GUSTI PRABU HERU COKRO SEMONO🙏Kalau Dengan Wahyu Eka Buana Saja👉Kalau Dengan Wahyu Mahkota Rama Saja👉Kalau Dengan Wahyu Panca Ghaib Saja👉Kalau Dengan Sedulur Papat Kalima Pancer Saja👉Kalau Dengan Jati Dirinya Sendiri Saja👉

Orang Masih Bisa Berbohong👉Masih Bisa Menipu👉Masih Bisa Berselisih👉Masih bisa bertengkar👉Masih bisa berdebat👉Masih bisa membully👉Masih bisa sirik👉Iri👉Dengki,👉Benci👉Dendam👉Fitnah👉Masih bisa mencari-cari kesalahan dan kekurangan serta keburukan orang lain👉

Tidak bisa menyadari kesadaran cinta kasih sayang hidupnya👍Lalu dengan cara apa lagi, kami bisa mengenal Sejati-Mu dan Kembali Manunggal dengan-Mu lagi?!🤜Sungguh Amat Sangat Menyakitkannya🤜Sebuah Berubahan Kehidupan Alam Semesta-Mu🤜Bagi Mereka Yang Belum Mampu Menyaksikan Dan Menyadari-Mu di Hukum INI🤜

TERSERAH-MU NJENG ROMO SEJATI GUSTI PRABU HERU COKRO SEMONO🙏Yang Kubisa hanyalah berusaha lebih baik dari sebelumnya🙏dan terbaik menurutku🙏tanpa tedeng aling2x🙏Selebihnya bergantung pada kesadaran mereka masing2x🔐
Ttd; Wong Edan Bagu🙏❤🙏
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Minggu, Pukul 23:00 pm WIB🙏🤝🙏

17/01/2026

GUSTI...!!!
Aku sudah jenuh menunggu terlalu lama, Aku sudah capek, mengingatkan, memberi motivasi dan nasehat, sudah capek, Kalau memang seluruh putero kekudangane romo tidak layak, menunggu apa lagi, Cepat Lakukan Apa Yang Menjadi Kewajiban-Mu! Segera Lakukan Apa Yang Menjadi Tugas-Mu! Kami sudah siap! Biyar kami mati dan musnah bersama, kalau memang tidak layak, tidak pantas, agar supaya semuanya selesai dengan TUNTAS🔐Ttd; Wong Edan Bagu🙏❤🙏Beserta seluruh putero kekudangan-Mu, siap siap segalanya🙏🤝🙏Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Sabtu, Tgl 17 Januari 2026, Pukul 13:00 pm WIB🇲🇨

15/01/2026

Kematian Itu Pasti👉Tidak ada satupun manusia, yang bisa menghindar darinya🙏dan ada 3 rahasia penting, yang sering di abaikan bahkan lupakan.

1, Adalah Waktu;
Kita tidak pernah tahu, kapan kematian datang, bukan menunggu tua, bukan menunggu sakit, karena muda, bahkan balita sekalipun serta sehat pun, bisa dijemput kematian, maka menunda tobat, adalah terlalu berisiko.

2. Adalah Tempat;
Tidak ada yang tahu, dimana ajal kematian akan menjemput, bisa di rumah, di perjalanan, bahkan saat sedang beraktivitas, karena itu,
jaga selalu kebersihan otak, hati dan kelamin, dimanapun kita berada.

3. Adalah Cara;
Kita juga tidak tahu, dalam keadaan apa, kita akan mati, dan di sinilah, letak ketakutan yang sebenarnya, bukan takut mati,
melainkan takut mati, dalam
keadaan buruk dan tidak siap.

Sampurnaning Pati Lan Urip, bukan datang tiba2x, dan bukan tanpa upaya, la adalah buah dari;
1. Wahyu Panca Ghaib yang di praktekan menggunakan sikap dan sipatnya Wahyu Panca Ghaib itu sendiri, yaitu Wahyu Panca Laku.
2. Melayani Alam Semesta diluar diri, sebagai wujud Pengabdian kepada Alam Semesta didalam diri.
3. Menjaga Kebersihan Tiga Singgasana, yaitu; Baitul Makmur (otak atau pikiran) Baitul Mukharam (hati atau bathin) Baitul Muqaddas (kelamin atau syahwat).
4. Disiplin dan Konsisten me-Laku-kan Patrap Samadhi.
5. Senantiasa selalu menggunakan dan mengandalkan Jati Diri (wahyu panca ghaib) sedang dan dalam keadaan apapun, tidak Meremehkan, Mencurigai, tidak menduakan.
Karena sebab, bagaimana kita menjalani kehidupan, maka begitulah kematian nantinya.

Kematian bukan akhir cerita kehidupan, melainkan awal dari
perjumpaan antara Alam Semesta didalam dan diluar Diri Sejati, Maka sesungguhnya, barang siapa yang bisa mau, mempertahankan "Manunggal Jati" Sesungguhnya Tidak Mati, Melainkan Selamat Dengan Sempurna🔐Ttd; Wong Edan Bagu🇲🇨
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Kamis, Tgl 15 Januari 2026, Pukul 21:32 pm WIB🙏❤🙏

15/01/2026

KITA DATANG KE DUNIA INI ENTAH UNTUK YANG KEBERAPA KALINYA DENGAN 2 TUJUAN;
1. MENYELESAIKAN HUTANG KARMA, DIKEHIDUPAN LAMPAU YANG BELUM TUNTAS.

2. MELAKSANAKAN TUGAS SUCI DARI ALAM SEMESTA DAN PARA LELUHUR, YANG HARUS KITA KERJAKAN, DAN TIDAK BISA DITOLAK.

KALAU TIDAK, AKAN MENDERITA, KARENA HARUS MENGULANGINYA LAGI, DIKEHIDUPAN BERIKUTNYA,
MAKA KENALILAH DAN JALANILAH DENGAN KESADARAN CINTA KASIH SAYANG, PERJALANAN HIDUPMU.

JIKA ADA SESEORANG, YANG MEMBENCIMU, BALASLAH DENGAN CINTA, JIKA ADA YANG MENFITNAHMU, BALASLAH DENGAN KASIH, JIKA ADA YANG MELUKAI, MEMBUATMU MENANGIS DAN MENDERITA, ATAU HAL HAL BURUK LAINNYA, BALASLAH DENGAN SAYANG.

KARENA IA, SEDANG MENAGIH
KARMA, DIKEHIDUPANMU, YANG LAMPAU, DAN KAMU HARUS
MEMBAYARNYA, HINGGA LUNAS, AGAR SUPAYA NANTI, TIDAK BERTEMU DAN MENGALAMINYA LAGI.

KALAU DALAM KEHIDUPAN,
TANPA KAMU SADARI, SELALU INGIN BERBUAT KEBAJIKAN, DENGAN TULUS, BERARTI KAMU, SEDANG MELAKSANAKAN
TUGAS SUCI DARI ALAM SEMESTA DAN PARA LELUHURMU.

MAKA SELESAIKAN TUGASMU ITU, SEBAGAI BENTUK PELAYANAN KEPADA ALAM SEMESTA DILUAR DIRI, DAN TANGGUNG JAWAB PENGABDIANMU, KEPADA ALAM SEMESTA DIDALAM DIRIMU.

INGAT...!!! DI DUNIA INI, ADA HUTANG BAGI SETIAP DIRI, YANG SEGERA DILUNASI, SAMPAI TUNTAS, DAN ADA TUGAS YANG HARUS DI SELESAIKAN, DENGAN MAKSIMAL, TIDAK PENTING DARIMANA KAMU DATANG, YANG TERPENTING DAN UTAMA ADALAH; KEMANA KAMU AKAN KEMBALI🔐Ttd; Wong Edan Bagu
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Kamis, Tgl 15 Januari 2026, Pukul 19:30 pm WIB🙏❤🙏

12/01/2026

Semua Sesuatu Yang Kita Dengar, Adalah Opini, Segala Sesuatu Yang Kita Lihat, Adalah Perspektif, "Jangan ikuti orang2x, yang hanya bercerita tentang Tuhan, ikutilah mereka, yang membuatmu bisa merasakan kenyataan Tuhan🙏❤🙏Setengah dari kehidupanmu, habis untuk menyenangkan orang lain, setengah lainnya, habis karena gelisah, memikirkan perkataan orang lain, hentikan permainan ini, kamu sudah lebih dari cukup bermain, kembalilah jiwaku, jangan habiskan waktumu, untuk bermain, mereka tidak tahu nilaimu, mengapa kau mencari setetes air, padahal kau sendiri adalah sungai lautan🔐Ttd; Wong Edan Bagu

10/01/2026

Ada kebiasaan awam dan umum, di dunia ini, yang sampai sekarang, saya belum mampu mengalaminya, Yaitu Tradisi Ulang Tahun Kelahiran...

Karena di hari kelahiran saya inilah, dulu ibu kandung yang sangat saya sayangi dan saya hormati, berjuang habis2xsan, antara hidup dan mati, bahkan jika diberi pilihan, jika dirinya tidak layak hidup, rela mati, asalkan anaknya, bisa lahir dengan selamat😭

Bagi kaum perempuan pada umumnya, mungkin ini hari kapok lombok, ketika melahirkan, teriak aduuuuuuhhhhh,,,, bangsaaaaatttt,,,, ampuuuuunnn,,,, kapok,,,, Setelah 2 hari p***a melahirkan, minta lagi, katanya untuk obat sakit, ini layak untuk dirayakan.

Namun bagi kaum ibu yang tercerahkan, pasti mengingat hari ini, adalah hari yang paling menyakitkan, bahkan mematikan jika tidak beruntung, dan sudah pasti, kedepannya akan lebih berhati-hati, supaya tidak asal mengandung, karena taruhannya adalah nyawa😭

Di Hari dan Bulan serta Tahun, dimana Sang Ibu, meradang sakit antara hidup dan mati ini, mempertaruhkan nyawanya, yang kalau tidak beruntung, bisa mati, bagaimana mungkin saya bersenang-senang merayakannya, dengan kue mewah, tiup lilin, sambil bersorak bernyanyi riang😭

Inilah sebabnya, kenapa ketika ada kadhang kinasih saya, memberikan kejutan, berupa ucapan di Hari Bulan Tahun kelahiran saya, saya pasti menangis, karena tidak mampu mengingat, kejadian ketika Ibu Mengalami Jihad melahirkan saya🙏😭🙏Ibuuuu,,, maafkan anak-Mu ini, yang belum bisa sepenuhnya mewujudkan harapan-Mu🔐Ttd; Wong Edan Bagi🙏🤝🙏Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Sabtu, Tgl 10 Januari 2026, Pukul 23:00 pm WIB🙏❤🙏

08/01/2026

SAINS TENTANG EYANG SABDA PALON & EYANG NAYA GENGGONG, Sang Pamomong Raja2x dan Ratu2x Nusantara "Filosofi Putero Kekudangane Romo"🇮🇩

Sejatinya SABDA PALON Adalah; Kebersihan Otak, Hati Dan Kelamin yang Terjaga, yang sewaktu-waktu akan Aktif, sebagai Titik Hotspot Cakra Otak,
Titik Hotspot Cakra Jantung, Titik Hotspot Cakra Kelamin, ketika Wicaksono mulai mabuk legitimasi🔐

Sedangkan Sejatinya NAYA GENGGONG Adalah; Cinta, Kasih, Sayang, yang sewaktu-waktu akan Aktif, sebagai Pikiran, Bathin, Syahwat dari Otak, Hati dan Kelamin yang terjaga kebersihannya, disaat Panguwoso mulai Dominan🔐

Dalam Sikon Manunggal Jati, Transformasi Antara Eyang Sabda Palon Dan Eyang Naya Genggong Sangatlah Sempurna, Namun keduanya tidak Jumeneng Secara Bersamaan, karena Kesadaran Dan Nurani atau Sanubari, jarang aktif diwaktu yang sama🔐

Maka Jangan Sowan Terhadap Eyang Sabdo Palon, Kalau Wicaksono-mu Masih Mabuk Legitimasi☝Dengan Sistem yang "Menindas" namun "Rapi"
Jangan Sowan Terhadap Eyang Naya Genggong, Kalau Panguwoso-mu Masih Dominan☝Dalam Sistem yang "Memanfaatkan" namun "Rapi"
🔐Ttd; Wong Edan Bagu
Di Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Kamis, Tgl 8 Januari 2026, Pukul 21:22 pm WIB🙏❤🙏

04/01/2026

Sok Gaul di Media Sosial, Kehilangan Diri di Dunia Nyata;
Pernah nggak sih, kita buka media sosial, lalu tiba-tiba merasa hidup kita "kurang"? Kurang keren, kurang jalan-jalan, kurang nongkrong di tempat mahal, kurang update.

Padahal sebelumnya kita baik-baik saja. Fenomena ini sering terjadi di tahun 2025, bukan karena hidup kita
berubah, melainkan karena standar kebahagiaan kita, diam-diam digeser oleh apa yang kita lihat di layar.

Di sinilah budaya ikut-ikutan mulai bekerja; pelan, halus, namun berdampak besar...

1. Media Sosial dan llusi Kehidupan Sempurna;
Di media sosial, yang ditampilkan hampir selalu versi terbaik dari hidup seseorang, senyum, liburan, barang mahal, nongkrong estetik, punya anak, punya istri, punya selingkuhan, punya rumah, punya pacar, pekerjaan.

Jarang ada yang pamer capeknya, utangnya, atau isi kepalanya, yang penuh tekanan, masalahnya, kita sering lupa, kalau itu cuma potongan kecil, bukan keseluruhan cerita.

Namun karena terus-terusan melihatnya, kita menganggap itu sebagai standar hidup normal, Akhirnya muncul pikiran: "Kok hidup gue gini-gini aja ya?"

2. lkut Tren Bukan Karena Butuh,
Melainkan Takut Ketinggalan;
Banyak orang beli barang, ikut gaya, nongkrong di tempat tertentu, bukan karena butuh atau s**a, melainkan karena takut dibilang nggak gaul.

Takut dianggap ketinggalan zaman, takut nggak relevan. Akhirnya apa?

Kita memaksakan diri. Rela ngutang, rela bohong, rela capek sendiri, demi sebuah unggahan yang mungkin, cuma dilihat sekilas lalu dilupakan.

3. Gaya Hidup Mewah yang
Sebenarnya Palsu;
Ironisnya, banyak gaya hidup "mewah" yang kita lihat itu sebenarnya rapuh, mobil bukan
punya, kopi mahal cuma buat foto, liburan hasil cicilan panjang, wajah ganteng, cantik, hasil filter.

Namun karena terlihat keren di feed, seolah semua itu sah dan patut dikejar, yang jarang disadari adalah; yang ditiru bukan kesuksesan, melainkan tampilan sukses. Dan itu jebakan serta palsu belaka.

4. Kehilangan Jati Diri;
Pelan-Pelan namun pasti, saat kita terlalu sibuk meniru orang lain, kita lupa bertanya: sebenarnya gue ini siapa? Dari mana? Untuk apa dan hendak kemana? Serta Apa yang gue s**a? Apa nilai hidup gue?

Kita mulai mengukur diri dari jumlah like, views, dan validasi orang lain, kalau nggak dipuji, merasa nggak berharga, kalau nggak update, merasa
tertinggal, sampai2x berani menjadikan pahala dan surya, demi untuk mendapatkan komentar dan like.

Di titik ini, jati diri bukan lagi sesuatu yang dibangun, melainkan sesuatu yang dikorbankan.

5. Tekanan Mental yang Sering
Dianggap Sepele;
Budaya ikut-ikutan yang pernah dan sering terjadi di tahun 2025 dan sebelumnya ini, bukan cuma
soal gaya hidup, namun juga soal
kesehatan mental.

Rasa dan perasaan sirik, iri, dengki, cemburu, minder
cemas, dan takut gagal, bahkan benci dan dendam serta fitnah, sering muncul, kita berlomba-lomba terlihat baik dan bahagia, padahal di balik layar, banyak yang kelelahan, media sosial, yang harusnya jadi tempat berbagi, malah jadi arena pembuktian diri tanpa akhir dan tanpa bukti ril.

6. Jadi Diri Sendiri Itu Tidak
Ketinggalan Zaman;
Perlu diingat, hidup bukan lomba
pamer, walaupun finisnya sama, tidak semua orang punya garis start yang sama, dan itu nggak
apa-apa.

Jadi, sederhana dan apa adanya, bukan berarti gagal, tidak ikut tren, bukan berarti kuno, justru, punya kendali atas diri sendiri, di tengah tekanan sosial, itu bentuk kedewasaan dan kemandirian, yang jarang dimiliki kebanyakan orang.

KESIMPULANNYA;
Mungkin di tahun 2026 inipun, budaya ikut-ikutan akan selalu ada, apalagi di era media sosial yang semakin canggih, namun kita punya pilihan: Mau ikut hanyut, atau tetap sadar dalam Laku Hidup?! Tidak salah terinspirasi, namun jangan sampai kehilangan diri sendiri.

Sebelum meniru hidup orang lain, coba tanya ke diri sendiri dulu; Apakah ini benar-benar gue, atau cuma topeng biar terlihat "pantas"? Dan di "akui"?

Karena pada akhirnya, hidup yang tenang dan jujur serta setia pada diri sendiri, jauh lebih bernilai dan bermakna, daripada gaya hidup palsu, yang cuma bertahan satu unggahan saja, Dan mari kita benar2x meninggalkan Tahun 2025, karena kita sedang berada di Tahun 2026 yang harus lebih baik dari Tahun 2025🔐Ttd; Wong Edan Bagu🇲🇨
Di Sitinggil Pesanggrahan Pesona Jagat Alit 2, Pilangrejo, Kec Juwangi, Kab Boyolali, Jawa Tengah, Hari Minggu, Tgl 4 Januari 2026, Pukul 11:12 am WIB🙏❤🙏

Address

Jalan Raya Pilangrejo Juwangi Km 01, Gang Jenggolo, Rt/Rw 004/001, Ledok Kulon, Desa Pilangrejo, Kecamatan Juwangi
Boyolali
57391

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kunci The Power posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Kunci The Power:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram