Propolis Nano Brazilian

Propolis Nano Brazilian JUAL PROPOLIS NANO GROSIR & ECERAN KEUNGGULAN PROPOLIS NANO :
1. Mempunyai bioenergy yang sangat luar biasa

Merupakan Propolis yang menggunakan Technology Nano (1 per satu miliar) yang berhasil
membuat racikan Propolis dengan Kualitas Terbaik
2. Hasil racikannya membuat Propolis Nano Tech lebih bening,molekulnya lebih kecil
(ukuran molekiulnya = 1 dibagi 1 miliar) sehingga mudah diserap oleh sel tubuh
3. Cepat memberi reaksi untuk Peningkataan Kesehatan,Pencegahan,
Penyembuhan, dan Rehabilitasi pasca sakit.
4.

18/03/2015

PENELITIAN EFEK KOMBINASI ANTIBIOTIK dan Propolis

( Kivalkina,VP dan Gorshunova,VI , Kazan Institute)

Penelitian ini meneliti tentang aktivitas antimikroba antibiotik dengan adanya propolis, dan efek terhadap perkembangan resistensi bakteri terhadap antibiotik. Alat dan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah: media nutrient untuk mengukur kombinasi aksi propolis dan antibiotika terhadap Staphilococcus Aureus dan E.coli . Propolis digunakan sebagai 20% ekstrak ethanol. Aktivitas antimikroba antibiotik (penicilin, streptomycin, tetracyclin, ristomycin, neomycin, levomycetin, polymyxin, oleandomycin) dengan adanya propolis diukur dengan metode dilusi serial dalam meat-peptone agar (MPA).

Hasil dari penelitian ini adalah:

1. Propolis meningkatkan aktivitas bakteriostatik (kemampuan membunuh bakteri) antibiotik tetracyclin, neomycin, dan polymixyn sebanyak 10-100 kali lipat terhadap bakteri Staphilococcus aureus, dan meningkatkan aktivitas bakteriostatik antibiotik streptomycin, penicilin, neomycin, plomyxin dan tetracyclin terhadap bakteri E.coli sebanyak 10-100 kali lipat.
2. Adaptasi bakteri terhadap antibiotika neomycin, levomycetin, dan ristomycin sama dengan adaptasi bakteri terhadap media nutrien mengandung propolis.
3. Propolis meningkatkan aktivitas antimikroba salep antibiotik. Aksi bakteriostatik salep antibiotik mengandung propolis bekerja terhadap kuman Staph. aureus dalam 15 menit, dan E.coli dalam 20-30 menit, sedangkan salep antibiotik yang tidak mengandung propolis bekerja dalam 2-12 jam. Aktivitas antimikroba salep antibiotik mengandung propolis tetap bertahan selama 9-12 bulan penyimpanan, sedangkan salep antibiotik tidak mengandung propolis bertahan selama 2-3 bulan penyimpanan.

Pendapat Para Ahli Tentang Propolis

Berikut adalah pendapat para ahli tentang propolis dan manfaatnya :

1. John Diamond MD; propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh.
2. Ray Kupinsel; propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping
3. Profesor Arnold Becket; propolis mampu menyembuhkanberbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.
4. Russia Research Team (Tim Riset Rusia); Dalam propolis terdapat zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan.
5. Dr. Fang Chu (dokter di Lien Yu Kang Hospital Tiongkok); propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung.
6. Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991 ; dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.
7. Majalah anti biotik VP Kivalkina; propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluwarsa.


Referensi lain Tentang Propolis

1.PROPOLIS bersifat antibiotik :

- Benzoic acid : efek bakteriostatik dan baktericide (Janes and Bumba 1978)

- Ferulic acid dan Caffeic acid : efek thd bakteri gr + dan gr - (Cizmarik and Matel 1970 , 1973)

- Isoferulic acid dan Cinnamic acid : efek thd Staphylococcus Aureus (Qiao and Chen, 1991)

- Pinosylvin : anti Bacillus Subtilus dan Bacillus Cereus (Mochida , 1985)

- Cinnamylidene acetic acid : anti Bacillus Subtilus, Bacillus Cereus dan Escherichia Coli (mochida, 1985)

- Chrysine dan Galangin : anti Helicobacter pylori (Itoh, 1994)

- Propolis memperkuat efek bakteriostatik dari antibiotik Tetrasiklin, Neomycine Polimycine (dr.Tichonov and Salo)

- Bahkan strain Staphylococcus yang resisten/kebal thd antibiotik, menjadi sensitif, setelah dikombinasikn dgn propolis (Shub, 1981)

- Propolis juga memperkuat aktivitas beberapa anti jamur (dr.Kivalina and Gorshonova,1973)

2.PROPOLIS bersifat anti jamur :

- Ermanin : anti Mycrosporum Lanosum dan Trycophyton (Popravko 1971, Metzner 1975, Scheidewind 1975)

- Pinocembrin : anti candida albicans (metzner, 1979)

- Pinosylvin : anti candida albicans, mycobacterium Phlei dan mycobacterium Smegmatis (Mochida 1985, Metzner 1975, Scheidewind 1975)

- Kaempferide : anti Mycobacterium Phlei (Mochida 1985)

3.PROPOLIS bersifat anti Virus :

- Caffeic acid, Quercetin, Iuteolin (Konig and Dustmann 1985)

- sopentyl ferulate : anti influenza virus ( Serkedjieva)

- Isopropyl alcohol : anti virus herpes (Smuk and Hern 1978)

4.PROPOLIS bersifat anti septik:

- Benzoicacid (vanhaelen and vanhaelen Fastre,1992)

5. PROPOLIS bersifat lokal Anastetik:
- Pinocembrin, pinostrobin, Caffeic acid esters (Paintz and Metzner, 1979)

- Kekuatannya 3 x efek co**in, 52 x efek novocain (Ghisalberti, 1979)

- Zalf anestetik propolis telah dipantenkan di eropa untuk penggunaan dalam bidang gigi (Sosnowski, 1984)

6. PROPOLIS bersifat Anti hyperlipidemic:

- Dihydroflavonoids (Choi, 1991)

7.PROPOLIS bersifat menguatkan pembuluh darah kapiler :

- Quercetin (Budavari, 1989)

8.PROPOLIS bersifat Anti perdarahan :

- Flavonoids (Marinescu, 1982)

- Ferulic acid : efek pembekuan darah (Cizmarik and Matel 1971, 1978)

9.PROPOLIS bersifat anti Inflamasi :

- Mempunyai efek yang hampir sama dengan yg ditimbulkan obat indometacine

- Caffeic acid, acacetine (Bankova, 1983)

- Flavonoids, Bisabolol (Marinescu, 1982)

10.PROPOLIS bersifat Tumor cytotoxicity or inhibitor :

- Caffeic acid phenethyl ester (Grunberger 1988, Inayama 1984) : Ca payudara, ca rahim, melanoma, ca usus besar

- Quercetin (Matsuno Tetsuya, 1991)

- Artepillin C (Kimoto Tetsuno, 1995) : Ca gastric, Ca paru, Leukimia

- Chrysin (Hladon, 1987)

11.PROPOLIS bersifat Anti Oksidan

- Flavonoids (Vanhaelen and Vanhaelen Fastre, 1992)

- Kemampuan untuk menetralisir radikal bebas (yg dpt merusak sel dan jaringan tbh), dgn cara melindungi sel dgn mencegah teroksidasinya vit C (Popeskovic, 1980)

12.PROPOLIS bersifat Me regenerasi sel epitel dan meminimalkan jaringan parut :

- Cinnamic acid derifat (Marinescu, 1982)

13.PROPOLIS bersifat Pengobati luka :

- Phenolic acid, Flavonoids (Arvouet and Grand, 1994)

14.PROPOLIS bersifat Menstimulir pembelahan sel dan Memperkuat biosintesa protein :

- Arginin (Gabrys, 1986)

15.PROPOLIS bersifat Meningkatkan perbaikan kolagen dan elastin :

- Proline (Gabrys, 1986)

- Ferulic acid (Cizmarik and Matel 1971, 1978)

16.PROPOLIS bersifat Pengobati ulcus Gastroduodenal :

- Pinocembrin, galangin dan chrysin : anti Helicobacter pylor (Itoh, 1994)

17.PROPOLIS bersifat Membantu pulmonary insuffcency :

- Eriodictyol (Aviado, 1974)

18.PROPOLIS bersifat Spasmolytic :

- Quercetin

- Kaempferide

- Pectolinaringenin

(The Hive and the Honey Bee, 1992)

19.PROPOLIS bersifat Anti diabetic :

- Pterostilbene (Ghisasberti, 1979)

- Menstimulir kelenjar pankreas dan berefek mempertahankan glukosa serum (Kedzia, 1988)

20.PROPOLIS bersifat Anti alergi :

- Prenyl caffeate (Hausen 1987, Wollen weber 1987, Greenaway 1988, Hashimoto 1988)

21.PROPOLIS bersifat Efek sedative :

- Kedzia, 1988
22.PROPOLIS bersifat Menstimulir sistim kekebalan tubuh :

- Menstimulir kelenjar thymus yang mengandung sel limfosit (Manolova 1987, Scheller 1988,Karandashov 1977)
- Memperkuat kerja macrophage (Moriyasu, 1993)


Referensi lain Tentang PropolisKegunaan PROPOLIS dalam bidang kesehatan

1. SistemKekebalan tubuh

- Meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit (Scheller, 1989)

2. Sistem Cardiovaskular

- Ekstrak propolis dapat menurunkan tekanan darah (kedzia, 1988)

- Memperkuat pembuluh darah kapiler (Roger 1988), dengan quercetin (Budavari, 1989) Efek anti hiperlipidemik (Choi, 1991)

- Perbaikan pada pasien hipertensi, arteriosclerosis, jantung koroner dgn pemberian 300 mg propolis 3 x/hr selama 30 hr ( dr. Fang Zhu, RS Lian Yn Gang, prop. Jiangsu RRC)

3. Sistem Pernafasan

- Bronchitis (Scheller, 1989)

- TBC Paru (Karinova and Rodionova)

- Insufficiency paru (Aviado, 1974)

- Ca paru (Kimoto Tetsuno 1995)

4. THT

Telinga :

Matel 1973 dan Palos 1989

- Radang telinga luar (OE)

- Radang telinga akut (OMA)

- Telinga bernanah (OMP)

Hidung :

- Rhinitis Influenza (Nunex 1938)

- Sinusitis

Tenggorokan :

- Pharingitis (Doroshenko,1975)

- Laringitis (Lin, 1993)

5. Sistem Pencernaan

- Mulut :

- Ginggivitis dan plaque (Neuman, 1986)

- Moniliasis (jamur)

- Stomatitis (Ghafar, 1989)

- Halitosis

- Gastritis, Ca gastric (Kimoto Tetsuno, 1995)

- Duodenitis

- Colitis (Stolko, 1978), Ca colon (Grunberger 1988, Inayama 1984)

- Hepatitis

- Chirosis hepatis

6. Sistem Endokrin

- Gangguan kelenjar pankreas : Diabetes melitus (Kedzia 1988, Ghisasberti 1979)

- Gangguan kelenjar gondok : Goitre

7. Sistem urogenital

- Nefritis (infeksi ginjal), Cystitis (infeksi kandung kemih),

- Prostatitis

8. Sistem Reproduksi

- Pre Menstrual Syndrom (PMS) Zawadzki and Scheller 1973 :

- Vaginitis (tu: Trichomonas dan s.Pyogenes )

- Cervicitis (tu. S. Pyogenes) Grunberger 1988 and Inayama 1984 :

- Ca payudara dan tumor rahim

9. Kulit

- Luka iris, luka tergores (Scheller 1980)

- Luka bakar derajat 1 dan 2 (Gabrys 1986 àArginin)

- Luka terinfeksi

- Dermatitis (alergica)

- Herpes simplek/zoster (Giurcaneanu,1988)

- Jamur

- Acne

- Melanoma

- Kosmetik (Klt kusam, keriput, bekas luka)

10. Otot dan Sendi

- Myalgia

- Rheumatoid Artritis

11. Sistem Saraf

- Depresi

- Stress

- Gangguan Klimakterik

12. Mata

- Conjungtivitis
- Katarak


KHASIAT PROPOLIS

KEPALA :

Sakit kepala, migrain, rambut rontok, insomnia, stress akibat tekanan kerja, rambut beruban, ketombe, mata merah, infeksi mata, infeksi hidung, sakit kerongkongan dan tenggorokan, infeksi telinga, gusi berdarah, sakit gigi, tumor otak, stroke, gangguan syaraf dan gagap, sinusitis, katarak, telinga bernanah, epilepsi, dan sebagainya.

BADAN:

Kesuburan, keracunan, batu ginjal ,ketergantungan narkoba, dan rokok, kena bisa hewan berbisa, rabies, kencing manis, kencing tidak lancar, Ketegangan bahu, kegemukkan, rematik, pegal linu, lemah, letih dan lesu, asam urat, TBC, sakit paru-paru, asma, sesak nafas, tuberkulosis (batuk kering), batuk berdahak, demam, masalah jantung, hati, buah pinggang, sistem percernaan, masalah hati dan limpa, kolon, perut, ulser, wasir, fibroid, sembelit, Sindrom Pra-haid (PMS), sakit belakang, flu , kekejangan, saraf, tekanan darah tinggi/rendah, diabetes, kanker, sendi, kolesterol, menambah nafsu makan, lupus, dan sebagainya.

KULIT:

keriput, masalah kulit, luka kering/ mengelupas, bintik-bintik, cacar air, kutu air, bisul, jerawat hitam, eksim, panu, kadas, kurap, luka bedah, luka bakar, herpes, dan sebagainya.

http://grosirherbaljakarta.com

18/03/2015

Memilih Propolis Terbaik

Sebagaimana kita ketahui propolis adalah produk dari lebah yang sangat membantu mencegah penyakit bahkan membantu mengatasi berbagai keluhan penyakit. Tetapi jika di pasaran terdapat berbagai merk propolis dengan komposisi yang beraneka ragam bagaimana memilih propolis yang terbaik bagi kesehatan kita.

Tulisan berikut ini berusaha menjawab pertanyaan diatas dengan harapan dapat membantu konsumen memilih propolis yang terbaik bagi kesehatannya. Tulisan ini disusun berdasarkan level pertanyaan yang harus diajukan konsumen terdapat berbagai merk propolis yang ditawarkan.


I. LEVEL PERTANYAAN PERTAMA: BAGAIMANA KEAMANAN DAN KEHALALAN PRODUK PROPOLIS

Pertanyaan mengenai keamanan dan kehalalan produk ini mejadi proses seleksi produk yang paling mendasar. Level pertanyaan keamanan dan kehalalan produk ini lebih didasarkan pada apakah produsen propolis memiliki data-data penelitian terakreditasi bahwa propolis yang dipasarkannya adalah aman dan halal. Data –data tersebut adalah :


1. Penelitian tidak mengandung senyawa pestisida dan antibiotik

Propolis yang dipasarkan saat ini sebagian besar diambil dari jenis lebah budidaya (Apis Mellifera). Propolis yang diambil dari lebah jenis ini perpeluang besar tercemar pestisida dan antibiotic. terlebih jika berasal dari Benua Amerika (amerika utara dan amerika selatan), Eropa, dan Asia termasuk Indonesia. Pestisida yang sering dipakai oleh peternak lebah untuk membasmi hama1) diantaranya; Apistan®, fluvalinate, amitraz dan flumetrhin, Adapun antibiotic yang sering dipakai untuk mengatasi penyakit2) pada koloni lebah adalah; Terramycin®, Tetracycline, Streptomycin, dan chloramphenicol. Penggunaan pestisida dan antibiotic ini akan mengakibatkan residu bahan berbahaya pada produk-produk lebah termasuk dalam propolis. Oleh karena itu merupakan hak dari konsumen untuk menanyakan apakah produk propolis yang dibelinya telah bebas dari residu senyawa pestisida dan antibiotic tersebut. Dan kewajiban bagi produsen untuk memastikan bahwa propolis yang dipasarkannya telah terbebas dari residu pestisida maupun antibiotic. Berdasarkan pengalaman penulis sewaktu mendaftarakan salah satu produk propolis pihak badan POM hanya meminta menganalisa kandungan satu jenis antibiotic saja.

2. Penelitian tidak mengandung senyawa pencemar

Propolis yang dipasarkan saat ini telah mengalami beberapa tahapan dalam proses produksi mulai dari pemanenan, pemilihan, pengextrakan, pengemasan hingga proses pengiriman kepada distributor. Untuk memastikan bahwa seluruh proses tersebut berjalan dengan aman dan tidak meninggalkan bahan pencemar seperti; logam berat (Hg, Pb, Cu dll), bakteri , kaca atau unsur lain yang membahayakan maka konsumen bisa menanyakan kepada produsen mengenai propolis yang dibelinya apakah sudah terbebas dari bahan-bahan berbahaya tersebut. Saat ini Badan POM telah cukup baik memeriksa propolis yang didaftarkan untuk dipasarkan dari unsur-unsur berbahaya ini, bahkan telah ditambah dengan keharusan bebas dari unsur Psikotropika narkotika dan bahan kimia obat.

3.Penelitian tidak mengandung unsur haram

Secara umum propolis dan proses pengolahan propolis tidak bersinggungan dengan unsur-unsur yang diharamkan kecuali ditambahkan oleh produsen saat proses produksi. Tetapi untuk menjamin produk yang akan dibeli adalah halal maka konsumen bisa menanyakan apakah produsen memiliki sertifikat halal atau memiliki hasil uji laboratorium tidak mengandung unsur haram.


II. LEVEL PERTANYAAN KEDUA : BERAPA TOTAL FLAVONOIDS DALAM PRODUK PROPOLIS

Setelah konsumen memastikan bahwa propolis yang ditawarkan oleh produsen adalah aman proses seleksi tahapan kedua untuk menentukan propolis terbaik adalah menanyakan kepada produsen mengenai kadar Flavonoids dari propolis yang dipasarkannya.

Flavanoid adalah senyawa pigmen warna pada bagian-bagian tumbuhan yang memiliki peran sangat penting untuk system kekebalan tubuh dan pengobatan. Pada propolis senyawa ini dikumpulkan oleh lebah dari bagian-bagian tanaman seperti; bunga, batang, daun, akar, buah dan lain-lain.

Banyaknya kandungan flavonoid di dalam propolis secara sederhana akan menggambarkan kualitas dari propolis yang ditawarkan produsen kepada konsumen. Dengan demikian akan menjadi keliru ketika membandingkan tinggi rendahnya kualitas propolis yang ada di pasar hanya pada kandungan extract propolisnya saja.

Penentuan kualitas propolis berdasarkan kandungan propolis atau extract propolis tidak memiliki standar yang disepakati secara internasional. Sebagai contoh dipasaran terdapat propolis cair merk X yang mencantumkan konsentrasi 100% extract propolis. Penyebutan 100% extract ini bukan berarti di dalam kemasan propolis merk X tersebut isinya 100% extract propolis, karena 100% extract propolis pasti berbentuk padatan lengket. Adapun maksud dari penyebutan 100% extract propolis adalah produsen menyampaikan informasi bahwa propolis yang dijualnya tersebut hasil dari melarutkan 1 bagian extract propolis ke dalam satu bagian pelarut. Nah dengan metode yang sama terdapat juga produsen yang menyebutkan bahwa propolis yang dijualnya mengandung 50% extract propolis. Angka 50% extract propolis ini menjelaskan bahwa produsen tersebut telah mencampur satu bagian extract propolis ke dalam dua bagian pelarut.

Di pasar juga ditemukan produsen yang menjual propolis dengan kandungan 20% extract propolis atau 15% extract propolis. Yang dimaksud dengan 20% extract ini adalah 20 gram extract propolis dilarutkan ke dalam 100 ml pelarut. Artinya dalam setiap ml larutan propolis dengan kandungan 20% extract propolis terdapat 200mg extract propolis.

Dengan adanya perbedaan standar penentuan kandungan propolis ini, menyebabkan propolis yang satu tidak bisa dibandingkan dengan propolis yang lainnya. Disisi lain khasiat propolis ini lebih ditentukan oleh kandungan Flavanoid di dalam setiap propolis yang dipasarkan.

Adapun kandungan Flavanoid ini biasanya tidak disebutkan oleh produsen secara tertulis di kemasan maupun brosur yang dikeluarkan oleh produsen. Oleh karena itu bagi konsumen yang akan memilih propolis terbaik untuk dikonsumsinya bisa menanyakan langsung ke pedagang propolis atau ke produsen.


III. LEVEL PERTANYAAN KETIGA: BERAPA KAPASITAS ANTIOKSIDAN PRODUK PROPOLIS

Setelah kita mengetahui kandungan Flavanoid dari propolis yang ditawarkan maka tahap penilaian berikutnya adalah pertanyaan mengenai berapa besar kapasitas anti oksidan dari setiap propolis. Besar kecilnya kapasitas anti oksidan ini menentukan kemampuan propolis dalam proses pengobatan dan penjagaan kesehatan, selain menjadi rujukan untuk penentuan dosis propolis. Semakin besar kapasitas anti oksidant dari propolis ini maka semakin baik dan semakin ekonomis dalam penggunaannya.

Salah satu metode pengujian aktivitas antioksidan adalah metode DPPH dengan menggunakan 1,1-difenil-2-pikrilhidra-zil (DPPH) sebagai radikal bebas. Prinsipnya adalah reaksi penangkapan hidrogen oleh DPPH dari senyawa antioksidan dan dinyatakan dalam satuan µg/g AEAC (Ascorbic acid Equivalent Antioxidant Capacity)

Nilai dari hasil pengujian kapasitas anti oksidan dari propolis ini bisa menggambarkan keragaman jenis flavanoid yang terdapat dalam propolis yang dipasarkan.


IV. LEVEL PERTANYAAN KEEMPAT: SEBERAPA STABILKAH NILAI KAPASITAS ANTIOKSIDAN YANG ADA

Pertanyaan berikutnya untuk mengetahui kualitas propolis adalah seberapa lama nilai dari kapasitas antioksidan propolis bisa bertahan. Hal tersebut penting untuk kita ketahui karena propolis dengan penggunaannya satuan tetesan bukanlah produk yang harus dihabiskan satu kemasan dalam sekali pemakaian. Tetapi biasanya satu kemasan digunakan dalam suatu jangka waktu tertentu.

Dalam kasus ini biasanya produsen hanya akan menyebutkan massa kadaluarsanya saja. Tetapi konsumen bisa mengetahui dengan menanyakan pelarut yang digunakan, metode extraksinya seperti apa, dan disimpan dalam kemasan seperti apa.

Metode extraksi tanpa proses pemanasan, penggunaan kemasan yang tidak tembus cahaya adalah salah satu jaminan bagi stabilnya nilai kapasitas anti oksidan dari propolis yang kita konsumsi.

Demikian pemaparan terkait dengan proses pemilihan propolis yang terbaik bagi para pengguna propolis ditengah banyaknya merk, dan jenis propolis yang ada di pasaran semoga bermanfaat.


Catatan Kaki

1) hama yang menyerang koloni lebah diantaranya; Tungau Varoa, Tungau tropilaelaps clareae, dan ngengat lilin (wax moth)
2) Penyakit yang menyerang koloni lebah adalah; Bakteri (antara lain American foulbrood / AFB dan European foulbrood / EFB ), Jamur (antara lain Chalkbrood dan Stone brood), virus (antara lain Sacbrood)

Propolis Nano Hi Tech Nano Propolis 1 PAKET isi 7botol  Harga 700rb/ Paket "Peluang usaha jadi agen/distributor seluruh ...
05/01/2014

Propolis Nano
Hi Tech Nano Propolis
1 PAKET isi 7botol
Harga 700rb/ Paket

"Peluang usaha jadi agen/distributor seluruh kota di wilayah Indonesia..!!! "

Dapatkan Harga khusus AGEN 10 PAKET atau
DISTRIBUTOR 100 PAKET

Proteksi AREA hanya 1 wilayah 1 Distributor

KEUNGGULAN NANO PROPOLIS :
1. Merupakan Propolis yang menggunakan Technology Nano (1 per satu miliar)
yang berhasil membuat racikan Propolis dengan Kualitas Terbaik
2. Hasil racikannya membuat Propolis Nano lebih bening,molekulnya lebih kecil
(ukuran molekiulnya = 1 dibagi 1 miliar) sehingga mudah diserap oleh sel tubuh
3. Cepat memberi reaksi untuk Peningkataan Kesehatan,Pencegahan,
Pengobati, dan Rehabilitasi pasca sakit.
4. Mempunyai bioenergy yang sangat luar biasa
5. Memiliki kandungan bioflavonoid 5,9 %
HUBUNGI :
Telp/sms : 081519506769
bb: 236E29CD
www.propolisnanobrazilian.com
twitter: https://twitter.com/HerbalCibubur
https://www.facebook.com/NanoPropolis

iTech Nano Propolis kemasan Terkini, produk terbaru.... Awas Barang Tiruan...
05/01/2012

iTech Nano Propolis kemasan Terkini, produk terbaru.... Awas Barang Tiruan...

23/11/2011

Propolis Nano ( ITech Nano Propolis) kini mulai merambah ke seluruh indonesia.

Kami membuka peluang untuk menjadi Agen / Distributor kami, dapatkan harga khusus untuk para Agen / Distributor.

Address

Cibubur
Jakarta
13720

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Propolis Nano Brazilian posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Propolis Nano Brazilian:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram