01/12/2025
Liga Tiganik HBA #2 Tegaskan Tradisi Kompetisi Panahan Berkuda di Ayub Camp
Klaten, Sabtu 29 November 2025. Lapangan HBA Ayub Camp kembali menjadi pusat perhatian komunitas panahan berkuda Indonesia melalui gelaran Liga Tiganik HBA putaran kedua. Ajang ini mempertemukan para pemanah berkuda dari berbagai daerah dalam tiga kategori, yaitu senior, junior, dan mixed. Pertandingan berlangsung sepanjang hari dengan atmosfer sportif dan semangat belajar yang kuat, khas kultur pembinaan HBA Ayub Camp.
Gelaran ini menjadi bagian penting dalam kalender kompetisi panahan berkuda Indonesia karena memadukan standar internasional IHAA dengan semangat pembinaan generasi baru. Sejak pagi, lintasan HBA Ayub Camp bersiap menyambut para peserta yang tampil dengan kedisiplinan tinggi, membawa misi memperkuat posisi Indonesia dalam kancah panahan berkuda dunia.
Persaingan Ketat di Kategori Senior
Kategori senior menampilkan persaingan paling solid. Tio Fawwaz Ananta memimpin dengan performa stabil pada dua track utama IHAA. Ia menorehkan nilai sempurna pada Tower 90 dan mampu menjaga akurasi Raid 233 sehingga berada di posisi pertama. Diikuti oleh Hamam Arsya Kanaya yang menghadirkan performa impresif dengan catatan Tower 90 sebesar 93.052 persen dan Raid 233 dengan nilai 100 persen. Sementara itu, Muhammad Abdul Salim mengisi posisi ketiga setelah bertarung ketat sejak sesi awal.
Nama-nama lain seperti Tutur Wicaksono, Ibrahim, Ahmad Miqdad, serta Taufik Musalim menutup daftar peserta senior dengan kontribusi yang memperkaya dinamika kompetisi.
Generasi Muda Unjuk Gigi di Kategori Junior
Kategori junior tahun ini kembali mencuri perhatian. Para atlet belia yang dilatih secara sistematis di Ayub Camp menunjukkan kualitas teknik yang matang. Muhammad Ammar Zahid meraih posisi pertama dengan skor sempurna pada Tower 90 dan penampilan stabil di Raid 233. Ia disusul oleh Muhammad Najih Ibrahim yang mencatat akurasi tinggi pada dua track. Rehan Prima Abdillah menempati posisi ketiga dengan performa konsisten.
Kompetisi junior memperlihatkan kedalaman regenerasi atlet panahan berkuda. Para peserta seperti Uka Sya Azzahid, Muhammad Abdul Rochim, serta Uqbah Abdurrahman memberi warna tersendiri dalam gelaran kali ini.
Kategori Mixed Jadi Panggung Pertemuan Dua Generasi
Kategori mixed mempertemukan atlet senior dan junior dalam satu klasemen yang memperlihatkan kapasitas tempur nyata masing masing peserta. Muhammad Ammar Zahid kembali menunjukkan dominasinya dengan menempati posisi pertama. Tio Fawwaz Ananta berada tepat di belakangnya, sementara Hamam Arsya Kanaya meraih posisi ketiga dengan catatan nilai yang merata antara kedua track.
Nama nama lain seperti Muhammad Najih Ibrahim, Rehan Prima Abdillah, Muhammad Abdul Salim, Tutur Wicaksono, Ibrahim, Uka Sya Azzahid, hingga Muhammad Abdul Rochim turut menuntaskan rangking mixed yang memperlihatkan kedisiplinan teknik dan kematangan mental.
Liga Tiganik HBA #2 bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan. Ayub Camp kembali menegaskan komitmennya membangun ekosistem panahan berkuda yang terstruktur, edukatif, dan terhubung dengan standar global. Para peserta p**ang dengan catatan evaluasi teknis yang akan menjadi bahan pengembangan diri menjelang putaran berikutnya.