10/12/2017
Makanan sehat untuk jantung
1. Buah Apel
Menurut sebuah penelitian, menemukan hasil penelitiannya bahwa konsumsi satu hingga dua apel per hari mampu untuk mengurangi risiko penyakit jantung. Penelitian tersebut menunjukan bahwa apel dapat mengurangi kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh, serta membantu mengatur gula darah.
Hal ini karena kandungan fitonutrien, serta kandungan dari senyawa lain yang baik untuk organ jantung, yaitu quercetin dan pektin. Quercetin bermanfaat untuk mencegah peradangan dan asma, yang diduga juga mampu menurunkan resiko kanker.
Adapun pektin adalah serat larut yang bekerja untuk menurunkan tingkat gula darah dan tekanan darah. Peneliti menyatakan perlu penelitian lebih lanjut agar memiliki kepastian sepenuhnya akan manfaat buah apel untuk kesehatan jantung.
Menurut laman Dailymail.co.uk, bahwa apel bermanfaat untuk melawan penyakit jantung, kanker dan stroke. Apel mengandung begitu banyak bahan bermanfaat yang melindungi tubuh terkena penyakit berbahya yang mengancam kehidupan seperti kanker ataupun stroke.
Sebuah penelitian di Amerika telah mengungkapkan bahwa minum jus apel dan makan apel dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Uji klinis yang terlibat yaitu orang dewasa yang sehat minum 100 per jus apel persen setiap hari, atau makan dua buah apel.
Waktu yang dibutuhkan untuk kolesterol dalam tubuh untuk mengoksidasi atau memecah, meningkat hingga 20 persen setelah hanya enam minggu rajin konsumsi apel.
Apel mengandung fitonutrien atau fitokimia yang bertindak sebagai antixiodents terhadap LDL (low-density lipoprotein). Apel juga kaya kandungan pektin, yang serat larut yang efektif menurunkan kadar kolesterol jahat.
“Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa makan buah-buahan dan sayuran dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit arteri koroner, tetapi ini adalah studi klinis pertama untuk menunjukkan potensi manfaat aktif senyawa dalam jus apel dan apel. “ kata Dianne Hyson, seorang ahli diet terdaftar dan peneliti utama studi.
“Asupan jus apel atau apel yagn mencukupi memiliki potensi untuk menurunkan faktor risiko penyakit jantung dalam waktu yang cukup singkat"katanya.
Peneliti Finlandia menemukan bahwa orang yang mengonsumsi apel mampu menurunkan risiko terkena stroke, karena manfaat dari senyawa aktif fitonutrien di dalam apel.
Peneliti Inggris menemukan bahwa pemakan apel memiliki fungsi paru-paru yang lebih baik dibandingkan orang yang jarang makan apel.
Setelah menganalisis kesehatan dan catatan diet 2.512 orang, para ilmuwan menemukan hubungan yang kuat antara fungsi paru-paru yang baik dan sehat dengan jumlah apel yang dimakan setiap minggu.
2. Teh Hijau
Ada sejumlah penelitian memberikan hasil bahwa konsumsi teh hijau mampu menurunkan risiko penyakit jantung. Seperti pada penelitian di Jepang, hasil penelitiannya bahwa mereka yang minum lebih dari lima cangkir (kecil) teh hijau dalam sehari memiliki risiko sekitar 25 persen lebih rendah mengalami kematian akibat serangan jantung dan stroke.
Melihat hasil penelitian di Jepang tersebut, disamping itu perlu berhati-hatilah berlebihan dalam minum teh hijau. Meminum lebih dari lima cangkir teh hijau tiap hari, berakibat meningkatnya risiko terkena penyakit batu ginjal.
Sehingga disamping konsumsi teh hijau, juga perlu konsumsi air putih dalam jumlah yang mencukupi bagi kebutuhan tubuh.
3. Kacang-kacangan
Konsumsi kacang seperti kacang merah hingga tiga cangkir seminggu, selain kaya kandungan fitonutrien yang baik untuk kesehatan jantung, juga kaya serat dan air yang membuat tubuh lebih mudah kenyang, sehingga terhindar dari makan berlebihan.
Kacang-kacangan juga kaya antioksidan yang berfungsi untuk mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas, yang bisa memicu kanker, penyakit Parkinson, dan Alzheimer.
Menurut laman Mayoclinic.org, makan kacang membantu kesehatan dan fungsi organ jantung, seperti kenari, almond dan kacang-kacangan lainnya yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat.
Jenis kacang yang dimakan tidak begitu penting, karena semaunya memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh, walau pada beberapa jenis kacang-kacangan memiliki lebih banyak nutrisi untuk jantung sehat, disarankan konsumsi seperti kenari, almond, hazelnut.
Konsumsi kacang yang cukup bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Dimana LDL yang tinggi memicu resiko tinggi penyakit jantung.
Manfaat lainnya yaitu menurunkan risiko terjadinya pembekuan darah yang memicu serangan jantung, manfaat selanjutnya yaitu meningkatkan kesehatan pada lapisan arteri.
Banyak kacang-kacangan yang kaya asam lemak omega-3 yang manfaat untuk kesehatan organ hati, mencegah irama jantung yang berbahaya (karena apat memicu serangan jantung).
Semua kacang memiliki kandungan serat, yang berhasiat untuk menurunkan kolesterol, serat juga membuat tubuh mudah merasa kenyang, sehingga mencegah Anda makan berlebihan.
Kacang memiliki kandungan Vitamin E yang membantu menghentikan perkembangan plak di arteri, dimana pengembangan plak di arteri menimubulkan menyebabkan nyeri dada, serta memicu penyakit arteri koroner atau serangan jantung.
Pada beberapa kacang mengandung sterol, yang membantu menurunkan kolesterol. Lalu kandungan l-arginin membantu meningkatkan kesehatan dinding arteri serta mencegah penggumpalan darah yang bersiko tinggi menghambat aliran darah.
4. Bawang
Bawang putih diketahui tidak berakibat buruk pada tekanan darah, sehingga aman jika sering dikonsumsi. Bawang putih sering digunakan untuk menambah rasa gurih pada makanan. Bawang putih justru baik untuk kesehatan jantung.
Menurut laman Newsmax.com, ekstrak bawang putih mampu mengatasi penyakit jantung dan masalah akumulasi plak arteri. Penelitian ini dilakukan di Harbor-UCLA Medical Center, yang dipimpin oleh ahli jantung Matthew Budoff, M.D.
"Kami telah menyelesaikan empat studi, dan semuanya telah menemukan kesimpulan bahwa ekstrak bawang putih bermanfaat untuk memperlambat aterosklerosis dan mengatasi tahap awal penyakit jantung." Kata Matthew Budoff.