01/02/2020
Berbagai Gejala Asma yang Mudah Dikenali dan Tak Boleh Disepelekan
Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang dapat menyerang siapa saja, kapan saja. Gejala asma tidak boleh disepelekan. Selain mengganggu aktivitas, asma yang dibiarkan tanpa pengobatan dapat membahayakan nyawa penderitanya. Ayo kenali semua ciri-ciri asma yang mungkin muncul selama serangan kumat, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Gejala asma paling khas
Asma muncul ketika saluran pernapasan meradang kemudian membengkak dan menyempit. Jaringan pelapis saluran napas pun memproduksi lendir yang lebih kental dan lebih banyak dari biasanya, sehingga makin mempersempit rongganya. Akibatnya, pasokan udara segar yang mengalir ke dalam dan luar paru-paru jadi sangat terbatas. Anda pun akan lebih sulit untuk bernapas lega.
Gejala asma umumnya akan kumat ketika Anda terpapar pemicunya. Setiap orang mungkin mengalami gejala yang berbeda, dan intensitas keparahannya pun juga mungkin beda. Ada yang merasakan gejalanya hanya sebentar dan terasa ringan, tapi ada juga yang sangat parah hingga melemahkan.
Begitu p**a dengan frekuensi waktu kemunculannya. Anda mungkin saja mengalami serangan asma setelah sekian lama tidak pernah kambuh. sementara itu, orang lain mengalami gejalanya setiap hari secara berkala, meski ada juga yang hanya di malam hari, atau hanya ketika melakukan aktivitas tertentu.
Namun secara umum, berikut adalah beberapa tanda atau ciri-ciri khas asma yang mudah Anda kenali:
1. Batuk
Salah satu ciri-ciri paling khas dari penyakit asma adalah batuk keras yang terus-menerus. Batuk karena asma dapat berupa batuk kering maupun berdahak.
Batuk gejala asma muncul karena saluran udara (bronkus) membengkak dan menyempit sehingga paru-paru tidak mendapat cukup oksigen. Umumnya batuk cenderung semakin parah setelah beraktivitas. Gejala ini bisa juga kumat pada malam hari sehingga membuat penderitanya sulit tidur nyenyak dan sering terbangun sepanjang malam.
Kondisi ini membuat penderita asma membutuhkan lebih banyak obat untuk meredakannya.
2. Mengi
Batuk asma juga seringnya disertai dengan gejala mengi. Mengi adalah suara seperti siulan lirih atau bunyi “ngik ngik” yang terdengar tiap kali Anda bernapas. Bunyi ini muncul akibat udara yang dipaksa keluar melalui saluran udara yang sempit dan tersumbat.
Suara mengi umumnya akan jadi semakin keras saat Anda mengembuskan atau menghirup napas. Hal ini juga sering terjadi sebelum atau saat tidur.
Mengi adalah satu dari sekian gejala asma yang dapat dikenali. Batuk kering kronis yang tidak disertai mengi mungkin menandakan Anda mengalami varian batuk asma.
Namun, mengi tidak selalu berarti Anda memiliki asma. Mengi dapat p**a menjadi gejala dari masalah kesehatan lain seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), bronkitis, dan pneumonia.
3. Sesak napas
Ciri-ciri penyakit asma lainnya yang perlu diwaspadai adalah sesak napas. Saluran udara yang meradag dan tersumbat tidak dapat mengalirkan udara segar sebanyak biasanya, sehingga napas menjadi lebih pendek-pendek dan dangkal. Orang awam lebih akrab menggambarkan kondisi ini sebagai napas megap-megap.
Gejala sesak napas karena asma biasanya muncul setelah terpapar pemicunya, dan bisa juga setelah selesai berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang berat.
Faktor pemicu asma pada setiap orang mungkin berbeda. Bisa dari asap rokok, polusi udara, debu, bulu bintang, hingga bahan kimia yang terkandung pada produk rumah tangga atau kosmetik. Tak hanya itu. Stres emosional, perubahan cuaca yang ekstrem, dan penggunaan obat-obatan tertentu juga bisa memicu gejala sesak napas.
Seesak napas juga dapat menyebabkan perasaan gelisah, yang semakin memparah gejala asma. Itu sebabnya jangan panik ketika asma mulai kumat. Sebisa mungkin tenangkan diri dan atur napas secara perlahan.
4. Dada terasa sesak
Saluran udara (bronkus) Anda diselubungi oleh serabut otot. Peradangan akibat asma dapat membuat otot-otot tersebut kaku atau tegang yang membuat dada terasa sesak tertekan. Sensasi ini sering digambarkan seperti seseorang yang melilitkan tali erat-erat di sekeliling dada atas Anda.
Gejala asma ini dapat membuat Anda semakin sulit bernapas dan terasa sakit setiap kali akan mengambil napas. Dada Anda mungkin terasa seperti ditekan atau ditindih dengan benda berat. Gejala batuk dan mengi juga dapat semakin memperburuk sensasi ini.
Sebuah penelitian yang dimuat dalam Postgraduate Medical Journal melaporkan sekitar 76% pengidap asma mengalami rasa sakit yang tajam menusuk di dadanya. Gejala dapat muncul sebelum atau selama serangan asma.
Sayangnya, nyeri dada dikenal sebagai gejala yang subyektif. Artinya, gejala ini tidak bisa diukur pasti oleh dokter. Dokter biasanya akan mengandalkan deskripsi rasa sakit yang dikeluhkan pasien.
Jangan sampai asma anda semakin parah yuk buruan sebuhkan dengan Obat herbal Alami, karena yang alami tak mempunyai efek samping dan sangat di rekomendasikan oleh dokter
ya itu ASMAVIT
Cara ordernya silakhakn klik link di bawah ya dan nanti akan masuk otomatis ke wa saya
Bisa Klik => http://bit.ly/orderasmavit
Bisa Klik => http://bit.ly/orderasmavit
Bisa Klik => http://bit.ly/orderasmavit