Duta Sehat

Duta Sehat Saling berbagi info kesehatan holistik & mengobati mereka yang kurang mampu.

Duta Sehat adalah bagian dari program Healindonesia dimana anggotanya saling belajar sains medis holistik dan menolong masyarakat kurang mampu dengan menyediakan pengobatan holistik gratis.

Bukan Cuma Mikroplastik, Ini Lho "Pembunuh Senyap" Di Sekitar Kita yang Mengintai Masa Depan Anak-Anak Indonesia
07/01/2026

Bukan Cuma Mikroplastik, Ini Lho "Pembunuh Senyap" Di Sekitar Kita yang Mengintai Masa Depan Anak-Anak Indonesia

Belajar sehat dan cantik alami dari sains medis holistik.

*Top 10 Kasus Kanker di Indonesia*(1) Kanker PayudaraEstimasi Kasus Baru / Tahun: ~65.800+Paling banyak menyerang wanita...
18/12/2025

*Top 10 Kasus Kanker di Indonesia*

(1) Kanker Payudara
Estimasi Kasus Baru / Tahun: ~65.800+
Paling banyak menyerang wanita.

(2) Kanker Leher Rahim (Serviks) Estimasi Kasus Baru / Tahun: ~36.600+
Penyebab kematian tertinggi kedua pada wanita.

(3) Kanker Paru-paru
Estimasi Kasus Baru / Tahun: ~34.700+
Kasus tertinggi pada laki-laki, sering terkait rokok.

(4) Kanker Hati (Liver)
Estimasi Kasus Baru / Tahun: ~21.300+
Sering dipicu oleh hepatitis kronis (B dan C).

(5) Kanker Nasofaring
Estimasi Kasus Baru / Tahun: ~19.900+
Kanker di area tenggorokan belakang hidung.

(6) Kanker Usus Besar (Kolorektal)
Estimasi Kasus Baru / Tahun: ~17.300+
Terkait dengan pola makan dan gaya hidup.

(7) Kanker Limfoma Non-Hodgkin
Estimasi Kasus Baru / Tahun: ~16.100+
Menyerang sistem kekebalan tubuh (kelenjar getah bening).

(8) Kanker Rektum
Estimasi Kasus Baru / Tahun: ~16.000+
Bagian akhir dari usus besar sebelum a**s.

(9) Kanker Leukemia
Estimasi Kasus Baru / Tahun: ~14.900+
Kanker darah; jenis yang paling umum pada anak-anak.

(10) Kanker Ovarium
Estimasi Kasus Baru / Tahun: ~14.800+
Menyerang indung telur pada wanita.

> Catatan: Angka di atas merupakan estimasi berdasarkan data Globocan terakhir. Jumlah pastinya bisa berubah seiring dengan pembaruan data registrasi kanker nasional.

**Jika Anda atau orang yang Anda kasihi sudah terlanjur menderita kanker, Anda bisa melihat rekomendasi herbal atau suplemen untuk kanker di bit.ly/mhkanker atau https://www.pilihsehat.com/search/label/Kanker

*HASIL PENELITIAN: KURANG TIDUR TINGKATKAN RISIKO KANKER PAYUDARA*Penelitian ilmiah menunjukkan adanya korelasi yang men...
16/12/2025

*HASIL PENELITIAN: KURANG TIDUR TINGKATKAN RISIKO KANKER PAYUDARA*

Penelitian ilmiah menunjukkan adanya korelasi yang mengkhawatirkan antara kebiasaan kurang tidur malam kronis dengan peningkatan risiko kanker payudara, terutama pada wanita.

Ini penjelasannya:

*1. Kurang Melatonin*

Di tengah malam, ketika kita terlelap dalam kegelapan total, kelenjar pineal kita memproduksi hormon kunci: Melatonin.

Melatonin bukan hanya pengatur tidur; ia adalah antioksidan super dan penjaga sel yang memiliki sifat antikanker.

Para peneliti menemukan bahwa melatonin dapat:

- *Menghambat Pertumbuhan Tumor:* Secara langsung memperlambat proliferasi (perkembangbiakan) sel-sel kanker payudara.

- *Memicu Apoptosis:* Membantu sel kanker melakukan bunuh diri terprogram.

- *Memperbaiki DNA:* Membantu tubuh memperbaiki kerusakan DNA yang menjadi cikal bakal mutasi sel kanker.

*Studi Kunci:* Kurang tidur atau, yang lebih signifikan, paparan cahaya di malam hari (seperti yang dialami pekerja shift atau mereka yang begadang dengan gawai) akan menekan produksi melatonin secara drastis. Hilangnya perlindungan melatonin inilah yang dipercaya membuka jalan bagi sel-sel abnormal untuk tumbuh tanpa hambatan.

*2. Kelebihan Estrogen dan Kortisol*
- *Estrogen Berlebih:* Tidur yang tidak memadai dapat mengganggu regulasi hormon seks, menyebabkan peningkatan kadar Estrogen pada wanita. Kanker payudara yang paling umum adalah jenis Estrogen Receptor-Positive (ER+), yang berarti sel kankernya tumbuh subur dan merespons Estrogen. Estrogen berlebihan menjadi "pupuk" bagi tumor ini.

- *Kortisol Tinggi (Hormon Stres):* Begadang dan kurang tidur adalah bentuk stres fisik bagi tubuh. Hal ini memicu pelepasan Kortisol secara berlebihan. Kortisol yang tinggi dalam jangka panjang menyebabkan peradangan sistemik kronis dan menekan sistem kekebalan tubuh, menciptakan lingkungan ideal bagi sel kanker untuk lolos dari pengawasan imun.

*3. Golongan Berisiko Tinggi: Pekerja Shift Malam*

Beberapa studi kohort besar menunjukkan bahwa *wanita yang bekerja shift malam dalam jangka waktu lama (terutama lebih dari 10 tahun) memiliki risiko signifikan lebih tinggi terkena kanker payudara dibandingkan wanita yang bekerja pada jam normal.*

Meskipun mekanisme ini kompleks, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) bahkan telah mengklasifikasikan shift work yang melibatkan *gangguan ritme sirkadian sebagai "kemungkinan karsinogenik" bagi ma**sia.*

*Prioritaskan Tidur, Lindungi Diri Anda*

Penelitian ini memberikan pesan yang jelas: tidur bukanlah kemewahan, melainkan kebutuhan biologis yang harus diprioritaskan.

Untuk meminimalkan risiko, para ahli menyarankan:

(1) Dapatkan 7-9 jam tidur berkualitas setiap malam.

(2) Jadikan kamar tidur gelap gulita saat Anda tidur untuk memaksimalkan produksi melatonin.

(3) Batasi paparan cahaya biru dari gawai (ponsel, tablet) setidaknya satu jam sebelum tidur.

Memperbaiki kebiasaan tidur Anda adalah langkah proaktif yang sederhana namun sangat kuat dalam menjaga kesehatan hormonal dan memperkuat pertahanan alami tubuh Anda melawan kanker payudara.

*Jangan korbankan malam Anda; tubuh Anda berjuang untuk Anda saat Anda beristirahat.*

**Jika Anda atau orang yang Anda kasihi sudah terlanjur menderita kanker, Anda bisa melihat rekomendasi herbal atau suplemen untuk kanker di bit.ly/mhkanker atau https://www.pilihsehat.com/search/label/Kanker

*SUDAH DIET VEGAN TAPI TETAP KENA KANKER? INI PENYEBABNYA*Bagaimana mungkin seseorang yang sudah komitmen dengan diet ve...
12/12/2025

*SUDAH DIET VEGAN TAPI TETAP KENA KANKER? INI PENYEBABNYA*

Bagaimana mungkin seseorang yang sudah komitmen dengan diet vegan selama bertahun-tahun—menghindari daging, susu, dan produk hewani lainnya tiba-tiba didiagnosis menderita kanker?

Inilah kisah yang mengejutkan dari Mawar (bukan nama sebenarnya), seorang aktivis kesehatan berusia 40-an yang telah hidup sebagai vegan sejak remaja.

Ia tidak makan produk-produk hewani termasuk susu, madu dan telur. Yang ia makan hanya produk-produk nabati. Boleh dikata pola makannya sudah benar, tapi pada akhirnya ia harus berjuang melawan penyakit yang ia yakini telah ia hindari.

Investigasi mendalam pada gaya hidupnya mengungkapkan adanya musuh tak terduga: pestisida.

Meskipun menghindari lemak jenuh, hormon, dan zat karsinogenik (penyebab kanker) yang ada dalam daging olahan, Mawar ternyata secara tidak sengaja mengonsumsi residu racun yang sangat tinggi melalui sumber makanan yang terkenal sehat: buah dan sayuran.

Pestisida, herbisida, dan fungisida digunakan secara luas dalam pertanian konvensional untuk melindungi tanaman dari hama. Namun, bahan kimia ini dirancang untuk membunuh—dan ketika mereka masuk ke dalam rantai makanan kita, mereka dapat mengganggu sistem endokrin, merusak DNA, dan bertindak sebagai zat karsinogenik dalam tubuh ma**sia.

Studi menunjukkan bahwa beberapa jenis pestisida, seperti glifosat (bahan aktif dalam banyak herbisida), telah diklasifikasikan sebagai 'kemungkinan karsinogenik bagi ma**sia' oleh Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) dari WHO.

Banyak pestisida bersifat lipofilik, artinya mereka larut dalam lemak dan dapat terakumulasi dalam jaringan lemak tubuh, termasuk pada ma**sia, seiring berjalannya waktu—sebuah proses yang dikenal sebagai bioakumulasi. Meskipun Mawar tidak memiliki lemak hewani dalam dietnya, pestisida menumpuk di dalam selnya sendiri.

*Bagaimana Kita Bisa Melindungi Diri Dari Pestisida?*

Kisah Mawar bukanlah alasan untuk meninggalkan sayur dan buah. Sebaliknya, ini adalah seruan untuk berhati-hati dan memilih sumber makanan yang lebih cerdas. Berikut adalah langkah-langkah penting untuk meminimalkan risiko:

*(1) Prioritaskan Organik Secara Strategis:* Fokus membeli produk organik untuk makanan yang cenderung memiliki residu pestisida tertinggi. Carilah daftar panduan seperti Dirty Dozen (12 produk dengan residu tertinggi) dan Clean Fifteen (15 produk dengan residu terendah).

*(2) Cuci dengan Benar:* Meskipun mencuci tidak menghilangkan semua residu, bilas buah dan sayuran secara menyeluruh di bawah air mengalir, atau gunakan larutan air dan soda kue (NaHCO_3) untuk membantu menghilangkan residu di permukaan.

*(3) Dukungan Lokal dan Langsung:* Beli dari petani lokal yang Anda percayai dan yang mempraktikkan metode pertanian regeneratif atau rendah pestisida. Tanyakan secara langsung tentang praktik mereka.

*(4) Diversifikasi Diet:* Jangan hanya mengonsumsi satu jenis makanan secara berlebihan. Rotasi sumber makanan nabati Anda untuk mencegah penumpukan konsentrasi racun tertentu.

*Jika Anda atau orang yang Anda kasihi sudah terlanjur menderita kanker, Anda bisa melihat rekomendasi herbal atau suplemen untuk kanker di bit.ly/mhkanker atau https://www.pilihsehat.com/search/label/Kanker

*POLA MAKAN SUDAH SEHAT, MALAH KENA KANKER DARI LAUNDRY*Bayangkan Maya (bukan nama sebenarnya), seorang ahli gizi yang b...
10/12/2025

*POLA MAKAN SUDAH SEHAT, MALAH KENA KANKER DARI LAUNDRY*

Bayangkan Maya (bukan nama sebenarnya), seorang ahli gizi yang berdedikasi. Pola makannya sesuai buku teks kesehatan: tanpa gula olahan, minim daging merah, kaya serat dari sayuran lokal, dan konsumsi suplemen yang teruji klinis.

Ia rajin berolahraga dan jauh dari rokok atau alkohol. Ironisnya, setelah bertahun-tahun menjalani hidup yang "sempurna" ini, ia didiagnosis mengidap limfoma non-Hodgkin.

Para dokter awalnya bingung. Secara genetik dan gaya hidup, Maya seharusnya menjadi contoh sempurna dari pencegahan penyakit.

Penyelidikan mendalam, yang melibatkan pemeriksaan lingkungan kerja dan rumah, akhirnya mengarah pada tersangka yang tak terduga: *bahan kimia di deterjen, pelembut pakaian, dan uap air saat proses pengeringan.*

*ZAT KIMIA BERBAHAYA DARI PROSES LAUNDRY*
Pakaian yang kita kenakan menyentuh kulit kita selama 24 jam sehari. Proses pencucian modern, meskipun memberikan pakaian yang bersih, wangi, dan lembut, sering kali melibatkan koktail kimia yang berpotensi menjadi karsinogen (penyebab kanker) atau pengganggu endokrin (hormon).

*1. Deterjen dan Pelembut Pakaian*

Banyak deterjen dan pelembut kain mengandung zat-zat berikut:

- *Pewangi Sintetis (Fragrance):* Ini adalah salah satu biang keladi utama. Label "fragrance" sering kali menutupi ratusan bahan kimia, termasuk *ftalat*. Ftalat dikenal sebagai pengganggu endokrin yang dapat memengaruhi sistem hormon dan dikaitkan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker.

- *Surfaktan dan Pengawet:* Beberapa jenis surfaktan (pembersih) dan pengawet dapat melepaskan senyawa kimia yang dikenal sebagai *1,4-Dioxane,* sebuah karsinogen yang terbukti pada hewan dan kemungkinan pada ma**sia.

- *Pemutih Optik (Optical Brighteners):* Zat ini dibuat untuk membuat pakaian tampak lebih putih dengan menyerap sinar UV. Zat ini bisa tetap menempel pada serat kain setelah dicuci dan kemudian diserap oleh kulit.

*2. Risiko di Mesin Pengering*

Bahan kimia yang menempel pada pakaian dilepaskan sebagai gas ke udara saat pakaian dipanaskan di mesin pengering. Uap yang dilepaskan ini dapat mengandung senyawa organik volatil (Volatile Organic Compounds/VOCs) beracun dari pewangi dan pelembut.

Studi menemukan bahwa udara yang keluar dari lubang pengering pakaian, terutama yang menggunakan deterjen beraroma, mengandung zat kimia karsinogenik seperti *acetaldehyde* dan *benzene.*

*BAGAIMANA PAPARAN INI MENYEBABKAN KANKER?*

Meskipun paparan tunggal mungkin tidak berbahaya, kanker sering kali merupakan hasil dari paparan kumulatif (bertahap). Pada kasus Maya, ia terkena dua jalur utama:

*1. Penyerapan Kulit (Dermal Absorption):* Residu kimia menempel pada pakaian dan diserap melalui kulit, masuk langsung ke aliran darah, mengganggu sel, dan memicu mutasi.

*2. Inhalasi (Inhalation):* Saat melipat pakaian yang masih hangat atau saat mesin cuci/pengering sedang beroperasi, ia menghirup VOCs beracun, yang dapat merusak jaringan paru-paru dan masuk ke dalam sistem limfatik.

Bagi Maya, pola makannya yang sehat mampu meminimalisir risiko dari sumber internal, tetapi tubuhnya tidak berdaya menghadapi serangan kimia dari luar, yang ia hirup dan serap setiap hari selama bertahun-tahun dari rutinitas mencuci.

*SOLUSINYA*

Berikut langkah-langkah untuk mengurangi risiko dari rutinitas mencuci:

*1. Beralih ke Produk Alami:* Gunakan deterjen dan pelembut kain yang memiliki sertifikasi organik atau berlabel "bebas pewangi" (fragrance-free), "hipoalergenik," atau plant-based.

*2. Hindari Pelembut Pakaian Cair:* Ganti pelembut pakaian kimia dengan cuka putih saat membilas atau gunakan bola pengering wol (wool dryer balls) untuk melembutkan pakaian secara alami.

*3. Bilas Dua Kali:* Lakukan siklus bilas kedua untuk memastikan residu deterjen benar-benar hilang dari serat kain.

*4. Ventilasi Maksimal:* Pastikan ruang cuci Anda memiliki ventilasi yang baik. Jika menggunakan pengering, pastikan saluran pembuangannya mengarah ke luar rumah.

*5. Cari Tahu Bahan Aktif:* Jangan tertipu oleh klaim pemasaran. Cari daftar bahan-bahan lengkap dan teliti bahan-bahan yang tidak Anda kenali.

Musuh kesehatan tidak selalu di piring makanan kita, terkadang ia bersembunyi di keranjang cucian.

Jika Anda ingin mengganti deterjen dengan yang alami, Anda bisa mendapatkan deterjen alami rekomendasi kami di link bit.ly/cucisehat

Jika Anda atau keluarga terlanjur kena kanker dan butuh herbal atau suplemen alami untuk mengatasinya, Anda bisa mendapatkannya bit.ly/mhkanker

*KENAPA SAKIT KANKER TIDAK BOLEH KENA GULA?* *🔬 Hubungan Gula dan Sel Kanker* *1. Gula Adalah "Bahan Bakar" Kanker:* Sec...
09/12/2025

*KENAPA SAKIT KANKER TIDAK BOLEH KENA GULA?*

*🔬 Hubungan Gula dan Sel Kanker*

*1. Gula Adalah "Bahan Bakar" Kanker:* Secara sederhana, gula (glukosa) adalah bahan bakar utama sel kanker. Dengan membatasi asupan gula, kita berpotensi "memutus" pasokan energi yang dibutuhkan sel kanker untuk berkembang biak.

*2. Inflamasi dan Insulin:* Konsumsi gula yang tinggi dapat menyebabkan lonjakan kadar insulin dan faktor pertumbuhan lainnya. Ini dapat menciptakan lingkungan pro-inflamasi dalam tubuh, yang justru mendukung pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

*🥗 Apa yang Harus Dilakukan?*

Membatasi gula tidak hanya berarti menghindari permen. Perhatikan juga:

- Minuman Manis: Soda, jus kemasan, teh manis botolan.

- Karbohidrat Olahan: Roti putih, nasi putih non organik, pasta, dan makanan ringan yang cepat diubah menjadi gula dalam tubuh.

- Gula Tersembunyi: Banyak saus, bumbu, dan makanan olahan mengandung gula tambahan. Selalu baca label!

*💡 Tambahkan Herbal atau Suplemen Alami!*

Selain menjaga pola makan dan pengobatan konvensional, menambahkan herbal dan suplemen alami untuk melawan kanker adalah langkah yang tepat.

Anda bisa melihat beberapa herbal dan suplemen rekomendasi kami di link 👉 bit.ly/mhkanker

*Lauk Ikan untuk Penderita Asam Urat: Mana yang Aman dan Perlu Dihindari?*Ikan, meskipun kaya akan nutrisi penting seper...
19/11/2025

*Lauk Ikan untuk Penderita Asam Urat: Mana yang Aman dan Perlu Dihindari?*

Ikan, meskipun kaya akan nutrisi penting seperti protein dan asam lemak omega-3, ada beberapa jenis yang memiliki kandungan purin tinggi.

Untuk membantu Anda menentukan pilihan, berikut adalah panduan mengenai jenis-jenis ikan yang baik dan tidak baik dikonsumsi sebagai lauk makan bagi penderita asam urat:

*✅ Ikan yang Baik (Rendah Purin)*
Ikan-ikan ini umumnya memiliki kandungan purin di bawah 100 mg per 100 gram porsi, menjadikannya pilihan yang lebih aman untuk dikonsumsi dalam porsi wajar (tidak banyak): Ikan Lele, Ikan Nila, Ikan Kakap Merah, Ikan Salmon, Ikan Flounder/Ikan Sebelah

Catatan Penting: Meskipun tergolong rendah purin, konsumsi tetap harus dalam batas wajar dan tidak berlebihan.

*❌ Ikan yang Sebaiknya Dihindari (Tinggi Purin)*
Jenis ikan ini memiliki kandungan purin yang tinggi (umumnya di atas 200 mg per 100 gram porsi), yang sangat berpotensi meningkatkan kadar asam urat dalam darah dan memicu serangan:
Ikan Teri, Ikan Sarden, Ikan Tuna, Ikan Trout, Ikan Makerel, Ikan Haring/Herring, Ikan Cakalang & Ikan Tongkol

*Tips Memasak Ikan yang Lebih Sehat*
Cara mengolah ikan juga sangat memengaruhi kesehatan lauk untuk penderita asam urat:

- Pilih Metode Sehat: Utamakan memasak dengan cara merebus, mengukus, atau memanggang (bakar) daripada menggoreng. Metode ini membantu menjaga kandungan nutrisi ikan dan menghindari penambahan lemak jenuh.

- Batasi Ikan Mentah: Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi ikan mentah (seperti pada sushi atau sashimi) dapat berkaitan dengan peningkatan kadar asam urat.

- Perhatikan Porsi: Bahkan ikan yang termasuk kategori rendah purin (sedang) seperti salmon atau ikan cod (sekitar 109 mg/100g) tetap harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas dan tidak berlebihan.

Inti dari diet untuk penderita asam urat adalah membatasi asupan purin harian. Ikan tetap bisa menjadi sumber protein yang sehat, asalkan Anda cermat dalam memilih jenisnya.

Prioritaskan ikan air tawar seperti Lele, Nila, dan Kakap Merah, serta konsumsi Salmon dalam porsi kecil karena manfaat Omega-3-nya. Sebaliknya, hindari ikan Teri, Sarden, Tuna, dan Makerel yang tinggi purin.

*Suplemen & Herbal yang Disarankan*
Untuk mengatasi asam urat, Anda bisa mengkonsumsi suplemen atau herbal berikut ini: VCO, minyak zaitun ekstra virgin, madu mentah, propolis, vitamin C dosis tinggi (1000mg per hari), minyak ikan (2000-3000mg), vitamin D3 (5000mg), bromelain (500-2000mg), jus ceri, kunyit, jahe, biji selederi, daun salam, meniran hijau, cuka apel

Untuk mendapatkannya, Anda bisa membeli secara online di link 👉 bit.ly/mhasamurat



**LIST MAKANAN & MINUMAN YANG BAIK TIDAK BAIK UNTUK PENDERITA ASAM URAT***IKAN BAIK (RENDAH PURIN)*Ikan lele, nila, kaka...
18/11/2025

**LIST MAKANAN & MINUMAN YANG BAIK TIDAK BAIK UNTUK PENDERITA ASAM URAT**

*IKAN BAIK (RENDAH PURIN)*
Ikan lele, nila, kakap merah, salmon, ikan flounder/sebelah

*IKAN YANG SEBAIKNYA DIHINDARI*
Ikan teri, sarden, tuna, trout, makarel, haring, herring, cakalang, tongkol

*Tips Memasak Ikan yang Lebih Sehat*
- Pilih Metode Sehat: Utamakan memasak dengan cara merebus, mengukus, atau memanggang (bakar) daripada menggoreng. Metode ini membantu menjaga kandungan nutrisi ikan dan menghindari penambahan lemak jenuh.
- Batasi Ikan Mentah: Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi ikan mentah (seperti pada sushi atau sashimi) dapat berkaitan dengan peningkatan kadar asam urat.
- Perhatikan Porsi: Bahkan ikan yang termasuk kategori rendah purin (sedang) seperti salmon atau ikan cod (sekitar 109 mg/100g) tetap harus dikonsumsi dalam jumlah terbatas dan tidak berlebihan.

*LAUK SEAFOOD NON-IKAN YANG HARUS DIHINDARI*
Kerang (termasuk tiram, remis), kepiting, udang, cumi-cumi, gurita

*LAUK SEAFOOD NON-IKAN YANG HARUS DIBATASI*
Keong/ siput air

*LAUK SUMBER PROTEIN YANG AMAN*
Tahu, tempe, telur, daging ayam tanpa kulit. Semua telur unggas aman (ayam, bebek, angsa, puyuh) yang penting bukan telur asin.

*LAUK DAGING UNGGAS YANG AMAN*
Daging ayam (tanpa kulit), daging kalkun (tanpa kulit)

*LAUK DAGING UNGGAS YANG TIDAK AMAN*
Daging burung puyuh, daging bebek, angsa

*DAGING MAMALIA YANG DIBATASI (maksimal sekitar 100-170 gram per hari dan tidak sering)*
Daging Sapi Tanpa Lemak, Daging Kambing Tanpa Lemak, Daging Domba Tanpa Lemak, Daging Babi Tanpa Lemak, Daging Kelinci (Bagian Dada/Paha), Kaldu Daging Sapi Murni Rendah Lemak, Daging Kerbau Tanpa Lemak, Daging Kuda, Sosis Sapi Tanpa Lemak, Daging Sapi Giling Rendah Lemak

*Catatan Penting:*
- Kunci utama adalah memilih potongan tanpa lemak dan membatasi porsi (tidak lebih dari 100-170g per hari).
- Pada saat serangan asam urat akut, semua daging merah sebaiknya dihindari sementara.

*BAGIAN MAMALIA YANG DIHINDARI*
Hati Sapi, hati Kambing, Hati Babi, Ginjal Sapi, Ginjal Kambing, Ginjal Babi, Otak Sapi, Otak Kambing, Otak Babi, Limpa Sapi, Limpa Kambing, Limpa Babi, Usus Sapi, Usus Kambing, Babat Sapi, Paru Sapi, Sumsum Tulang Sapi, Daging Sapi Muda (Veal), Kuah Kental Daging, Daging Rusa/Buruan Liar, Daging Olahan Tinggi Lemak, Lidah Sapi, Kikil Sapi.

*Semua organ dalam atau jeroan harus dihindari!
**Daging reptil sebaiknya dihindari!

*Tips Mengonsumsi Unggas yang Lebih Aman*
- Buang Kulit dan Lemak: Selalu buang kulit dan lemak pada daging unggas sebelum dimasak, karena bagian inilah yang seringkali menyimpan purin dan lemak paling banyak.
- Pilih Metode Masak Sehat: Rebus, kukus, atau panggang adalah metode terbaik. Hindari menggoreng karena menambah lemak yang tidak baik.
- Porsi Terkontrol: Konsumsi dalam porsi kecil dan tidak sering, bahkan untuk daging ayam tanpa kulit.
- Hidrasi: Pastikan untuk minum air yang cukup untuk membantu ginjal membuang kelebihan asam urat.

*BUAH YANG AMAN*
Ceri, stroberi, Blueberry, Raspberry, pisang, apel, pir, jeruk, lemon/limau, pepaya, kiwi, nanas, semangka, melon, timun, delima, persik, plum, alpukat, kurma (yang bukan manisan).

*BUAH YANG TIDAK AMAN*
Buah kering, durian, nangka, anggur, sawo, mangga, manisan dan asinan.

*SUSU YANG AMAN*
Susu kambing, sapi, cashew, almond, kedelai, oat.

*SUSU YANG TIDAK AMAN*
Semua susu olahan yang ditambah gula, pengawet serta perasa tambahan.

*BERAS YANG AMAN*
Beras merah, beras coklat, beras coklat, beras shirataki.

*BERAS YANG TIDAK AMAN*
Beras putih, beras ketan, tape ketan.

*SAYURAN YANG AMAN*
Wortel, Timun (Mentimun), Terong, Paprika (semua warna), Tomat (Meskipun beberapa sumber menyebutkan purin sedang, namun umumnya aman dan baik untuk antioksidan), Kentang, Ubi Jalar, Labu Siam, Zukini, Lobak, Bawang Putih, Bawang Merah, Bawang Bombay.

*SAYURAN DIBATASI (BUKAN DIHINDARI)*
Asparagus, Jamur, Selada, Seledri, Kangkung, Bayam, Brokoli, Kembang Kol, Kubis (Kol), Sawi Putih, Buncis, Kacang Panjang, Kacang polong, Kacang kapri, Tauge, Daun Bawang, Daun Singkong, Daun bit.

*KACANG-KACANGAN & BIJI-BIJIAN YANG AMAN*
Kacang Almond, Kacang Kenari / Walnut, Kacang Mete / Cashew, Kacang Pistachio, Kacang Pecan, Kacang Brazil, Kacang Macadamia, Kacang Hazelnut, Kacang Pinus (Pine Nuts).
Biji Bunga Matahari, Biji Labu, Biji Chia, Biji Rami / Flaxseed (Dapat membantu mengurangi kadar asam urat), Wijen (Sesame Seeds).

*KACANG-KACANGAN YANG DIBATASI*
Kacang Tanah, Kacang Hijau, Kacang Kedelai, Kacang Merah, Kacang Navy/Putih (Navy Beans), Buncis (Green Beans), Lentil (Biji miju-miju), Kacang Garbanzo (Chickpeas/Kacang Arab), kacang polong.

*MINYAK YANG AMAN*
Minyak zaitun, minyak ikan, minyak krill, minyak canola, minyak wijen, minyak kelapa

*MINYAK TIDAK AMAN*
Minyak jelantah, minyak jagung, minyak bunga matahari, minyak kelapa sawit, mentega, minyak kedelai

*MINUMAN YANG AMAN*
Air putih, air lemon, jus ceri, kopi hitam, susu, teh hijau, teh kamomil, air jahe, jus sayur murni.

*MINUMAN YANG DIHINDARI*
Minuman alkohol, soft drink, teh manis, minuman berenergi, jus kemasan, kopi manis, bubble tea, minuman manis kekinian, jus buah tertentu (lihat list buah yang tidak aman).

*SUPLEMEN & HERBAL*
VCO, minyak zaitun ekstra virgin, madu mentah, propolis, vitamin C dosis tinggi (1000mg per hari), minyak ikan (2000-3000mg), vitamin D3 (5000mg), bromelain (500-2000mg), jus ceri, kunyit, jahe, biji selederi, daun salam, meniran hijau, cuka apel

*Herbal & Suplemen Rekomendasi utk Atasi Asam Urat ada di link* 👉 bit.ly/mhasamurat

05/11/2025

Hari Terakhir Promo Mazanta VCO 5 Nov 2025!

Size 1 liter Rp350rb jadi Rp250rb
Size 500ml Rp190rb jadi Rp130rb

Buruan order sekarang daripada nanti lupa!

Rincian info dan pemesanan 👉 bit.ly/mazantavco

17/10/2025

Promo Mazanta VCO
Size 1 liter Rp350rb jadi Rp250rb
Size 500ml Rp190rb jadi Rp130rb
*berlaku 17 Okt - 5 Nov 2025

PROMO TERBATAS MADU MAKEL ITAMA 500GR!Madu Makel Itama100% Madu Klanceng Mentah Asli dari Lebah Itama Hutan KalimantanHa...
27/09/2025

PROMO TERBATAS MADU MAKEL ITAMA 500GR!

Madu Makel Itama
100% Madu Klanceng Mentah Asli dari Lebah Itama Hutan Kalimantan

Hanya Tgl 27 Sep - 5 Okt 2025, harga miring:
🍯 1 botol 500gr Rp300rb, promo jadi 👉 Rp150rb
🍯 2 botol hanya 👉 Rp290rb

**Selama persediaan masih ada

Info produk 👉 itama.madumakel.com

Buruan order dengan chat WA ke 081353222797, daripada lupa & kehabisan stok 😁☺️

https://itama.madumakel.com/promo-terbatas-madu-makel-itama-500gr/

MADU MAKEL ITAMA 100% Madu Klanceng Itama Mentah dari Hutan Kalimantan Apa Itu Madu Klanceng Itama? Madu klanceng itama dihasilkan oleh lebah Trigona itama—jenis lebah tanpa sengat yang hanya ditemukan di hutan-hutan tropis, seperti Kalimantan. Lebah ini menghasilkan madu dengan rasa khas asam-man...

Address

Badung

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Duta Sehat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram

Tentang Duta Sehat

Duta Sehat adalah bagian dari program Healindonesia dimana anggotanya saling belajar sains medis holistik dan menolong masyarakat kurang mampu.