16/05/2017
Sambutan Ketua Panitia
Assalamu'alaikum wr. wb.
Salam sejawat, Kematian neonatus di Indonesia masih tinggi, yaitu 19/1000 lahir hidup. Angka ini tidak menurun dalam 1 dekade terakhir. Penyebab utama kematian neonatus adalah komplikasi prematuritas, asfiksia neonatorum dan infeksi. Kontribusi infeksi pada kematian neonatus sebesar 15%, yang terdiri dari 11% sepsis neonatorum dan 4% pneumonia. Angka ini tidak banyak berubah dari dekade sebelumnya. Selain berdampak pada kematian, sepsis neonatorum juga berdampak pada perkembangan selanjutnya.
Dokter spesialis anak (Sp.A) berperan penting dalam pelayanan neonatus, utamanya dalam penanganan neonatus dengan asfiksia. Intervensi berupa tindakan resusitasi, stabilisasi, manajemen pasca resusitasi dan komplikasi asfiksia lainnya akan memperbaiki luaran neonatus dengan asfiksia dan mencegah kematian. Pemantauan tumbuh kembang dan intervensi perkembangan memperbaiki luaran jangka panjang neonatus dengan asfiksia.
Untuk itu perlu peningkatan pengetahuan dan keterampilan SpA agar kematian dan kecacatan karena asfiksia dapat diturunkan, sehingga tumbuh menjadi generasi yang berkualitas. Sehubungan dengan hal tersebut, maka merupakan suatu kehormatan bagi kami untuk dapat mengundang teman sejawat pada acara 3rdAnnual Neonatology Update yang bertema "Update on Manajemen of Neonatal Infection" yang Insha Allah akan diselenggarakan oleh Unit Kerja Koordinasi (UKK) Neonatologi, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan IDAI Cabang Lampung, Acara ini terdiri dari pelatihan/workshop dan symposium pada tanggal 4-8 Oktober 2017 di Hotel Novotel, Bandar Lampung.
Wassalamu'alaikum wr. wb.
Salam sejawat,
DR. Dr. Prambudi Rukmono, Sp.A(K)
Ketua Panitia Pelaksana