Prof.S.Ulfa

Prof.S.Ulfa Prof.S.Ulfa

【10 Tips Lindungi Diri dari Radiasi Ponsel】Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookUpload ...
23/06/2012

【10 Tips Lindungi Diri dari Radiasi Ponsel】
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook


Upload by : admin


Share
Ponsel sudah menjadi sahabat dalam kehidupan kita sehari-hari. Kemanapun kita pergi, telepon genggam selalu menemani untuk memenuhi kebutuhan kita berkomunikasi. Popularitas dan kemudahan penggunaannya membuat orang secara perlahan meninggalkan penggunaan saluran telepon tetap (landline). Berdasarkan data Nielsen (Mei), terdapat lebih dari 125 juta pengguna ponsel di Indonesia

Ponsel nirkabel bekerja dengan cara mentransmit sinyal melalui frekuensi radio, sama dengan radiasi berfrekuensi rendah yang terdapat dalam oven microwave maupun radio AM/FM. Para ilmuwan selama bertahun-tahun telah mengetahui dampak radiasi sinyal radio frekuensi tinggi bagi kesehatan.

Jika kita terpapar secara terus menerus dan dalam jumlah besar, sinyak berfrekuensi tinggi tersebut bisa menyebabkan kanker. Untuk itu kita perlu mewaspadai bahaya penggunaan ponsel secara berlebihan bagi kesehatan tubuh kita. WHO secara resmi menyatakan bahwa radiasi ponsel dapat memicu kanker berbahaya (karsinogenik).

Penyakit dan gejala yang muncul dari gangguan radiasi ponsel meliputi: pusing, gangguan tidur, tumor otak, alzheimer, parkinson, berubahnya fungsi memori, konsentrasi dan kesadaran spasial serta memicu kanker-kanker yang lain. Untuk mencegahnya, berikut adalah 10 tips menghindari radiasi ponsel:

1. Jangan gunakan ponsel saat sinyal lemah (rendah). Hal ini menyebabkan ponsel bekerja lebih keras untuk memperoleh koneksi, sehingga menciptakan kemungkinan radiasi lebih besar

2. Jangan gunakan ponsel di ruang yang tertutup, seperti lift dan mobil. Radiasi dapat terjadi saat ponsel mencoba menciptakan koneksi pada sinyal

3. Jangan menelpon saat berkendara. Berbicara di ponsel sambil bergerak dengan cepat membuat ponsel Anda terus berusaha menciptakan sambungan (koneksi) berulang ke menara berikutnya, sehingga melepaskan energi dalam jumlah besar.

4. Batasi penggunaan ponsel. Bicara seperlunya dan sebisa mungkin kirimkan text daripada menelpon.

5. Saat ponsel menyala, jangan menyimpannya dekat bagian tubuh Anda. Badan kita dapat menyerap radiasi yang membahayakan, jadi jauhkan dari anggota badan (termasuk di saku). Terkadang saking besarnya kebutuhan berkomunikasi, sampai-sampai ponsel pun tidur di samping kita. Hal ini sebaiknya dihindari untuk mengurangi kemungkinan terkena radiasi.

6. Gunakan speakerphone. Jika Anda sendiri dan tidak ingin mengganggu orang lain, maka penggunaan speakerphone merupakan cara terbaik karena memiliki jarak aman dari kepala Anda.

7. Jika menggunakan bluetooth, alihkan dari satu sisi ke sisi lainnya. Cara ini adalah untuk menghindari radiasi yang terkonsentrasi di satu sisi. Radiasi Bluetooth tetap berisiko walau lebih rendah dari radiasi ponsel.

8. Gunakan headset ferrite bead. Ferrite bead adalah asesoris ponsel yang berfungsi untuk mengurangi radiasi. Kabel yang ada di alat pendengar di ponsel Anda juga dapat menyalurkan radiasi ke telinga. Dengan menggunakan ferrite bead, Anda dapat mengurangi radiasi tersebut.

9. Gunakan Airplane Mode. Kebanyakan ponsel sekarang ini memiliki fungsi utk digunakan di pesawat udara. Airplane mode meniadakan transmisi nirkabel dan menghentikan risiko radiasi! Jika Anda tidak menggunakan ponsel untuk waktu yang cukup lama, matikanlah atau pilih airplane mode, maka ponsel Anda akan mengonsumsi energi lebih rendah dan menghemat baterai sehingga penggunaannya lebih efisien.

10. Beli ponsel dengan radiasi rendah. Setiap telepon seluler memiliki tingkatan radiasi yang bervariasi, untuk itu Anda perlu mencari informasi produk ponsel beradiasi rendah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain itu, apapun model ponselnya, selalu patuhi cara penggunaannya dengan benar. Produsen ponsel selalu memberikan informasi mengenai cara menggunakan dan membawa ponsel agar konsumen bisa membatasi paparan radiasi.

✩══════════════★

19/06/2012

Prof.S.Ulfa

Sebaliknya, HDL (High Density-Lipoprotein) disebut sebagai lemak yang "baik" karena dalam operasinya ia membersihkan kel...
07/06/2012

Sebaliknya, HDL (High Density-Lipoprotein) disebut sebagai lemak yang "baik" karena dalam operasinya ia membersihkan kelebihan kolesterol dari dinding pembuluh darah dengan mengangkutnya kembali ke hati. Protein utama yang membentuk HDL adalah Apo-A (apolipoprotein). HDL ini mempunyai kandungan lemak lebih sedikit dan mempunyai kepadatan tinggi sehingga lebih berat.

LDL (Low Density-Lipoprotein) mengandung lebih banyak lemak daripada HDL sehingga ia akan mengambang di dalam darah. Pro...
07/06/2012

LDL (Low Density-Lipoprotein) mengandung lebih banyak lemak daripada HDL sehingga ia akan mengambang di dalam darah. Protein utama yang membentuk LDL adalah Apo-B (apolipoprotein-B). LDL dianggap sebagai lemak yang "jahat" karena dapat menyebabkan penempelan kolesterol di dinding pembuluh darah.

dr. Samuel Oetoro, MS, Sp.GK dari Departemen Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, menjelaskan, "Kole...
07/06/2012

dr. Samuel Oetoro, MS, Sp.GK dari Departemen Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, menjelaskan, "Kolesterol adalah suatu jenis lemak yang ada dalam tubuh dan dibagi menjadi LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida."

Dari hati, kolesterol diangkut oleh lipoprotein yang bernama LDL (Low Density Lipoprotein) untuk dibawa ke sel-sel tubuh yang memerlukan, termasuk ke sel otot jantung, otak dan lain-lain agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Kelebihan kolesterol akan diangkut kembali oleh lipoprotein yang disebut HDL (High Density Lipoprotein) untuk dibawa kembali ke hati yang selanjutnya akan diuraikan lalu dibuang ke dalam kandung empedu sebagai asam (cairan) empedu.

Apa sih kolesterol jahat dan baik itu?Tubuh membutuhkan kolesterol dalam jumlah tertentu agar dapat berfungsi dengan bai...
07/06/2012

Apa sih kolesterol jahat dan baik itu?

Tubuh membutuhkan kolesterol dalam jumlah tertentu agar dapat berfungsi dengan baik. Ironisnya, kita memasukan begitu banyak lemak jenuh dan kolesterol ke dalam tubuh lewat makanan yang kita konsumsi sehari hari. Kondisi ini akan menaikan kadar LDL (Low Density-lipoprotein) kolesterol atau kolesterol jahat di dalam tubuh. Timbunan LDL kolesterol di dalam pembuluh darah akan membentuk plak yang akan menyumbat saluran darah sehingga mengakibatkan terjadinya penyakit jantung. Sementara itu, HDL (High Density-lipoprotein) kolesterol atau kolesterol baik membantu membersihkan kolesterol jahat di dalam pembuluh darah. Maka dari itu, jika anda ingin menaikan kadar HDL kolesterol dan menurunkan LDL kolesterol, mulailah dari mengatur diet.

Raspberry
03/06/2012

Raspberry

03/06/2012
03/06/2012

A rare Full Performance of Heavy Rotation In their Music video outfits I Do Not own this Video

03/06/2012

お陰さまの300万再生! ありがとうございます。 ブロック回避の為、映像反転しています。 1・2ゆきりん&佐江のキス 3・4ゆきりん&きたりえのキス 5  ゆきりん&みぃちゃんのキス 6・7ゆきりん&まゆゆの胸揉み・胸タッチ まゆゆに胸を揉まれるゆきりん

Address

Jl.hudal Islam
Bekasi
17413

Telephone

02184998322

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Prof.S.Ulfa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram

Category