GRIYA BEKAM

GRIYA BEKAM mengobati segala jenis penyakit melalui tehnik bekam

Manfaat bekam untuk kesehatan jantungDiantara manfaat terapi bekam untuk kesehatan jantung yang bisa dirasakan adalah se...
14/11/2018

Manfaat bekam untuk kesehatan jantung

Diantara manfaat terapi bekam untuk kesehatan jantung yang bisa dirasakan adalah sebagai berikut.

Membuat peredaran dan aliran darah ke jantung menjadi lancarMengurangi kadar kolesterol didalam darah yang menjadi sumber sumbatan pada pembuluh darah jantungMengurangi kadar lemak didalam darahMengurangi kadar gula didalam darahMeningkatkan kemampuan otot jantungMelebarkan pembuluh darah untuk kelancaran supplay darah ke jantungCepat menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensiMengurangi resiko terjadinya serangan jantung mendadak

Dan banyak lagi manfaat luarbiasa yang bisa dirasakan selain untuk kesehatan jantung dan masalah penyakit jantung secara umum.

Terapi bekam untuk mengobati penyakit jantung harus dilakukan oleh terapis bekam yang telah terlatih dan berpengalaman dalam menangani pasien dengan masalah jantung.

Selain terapi bekam yang dilakukan, jangan lupa untuk selalu menerapkan pola hidup sehat yang akan sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung dan kebugaran tubuh secara umum.

Tak hanya untuk mengobati penyakit jantung, manfaat terapi bekam juga sangat efektif untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit jantung dan penyakit mematikan lainnya.

Jadi bagi anda yang belum pernah mencoba terapi bekam, sudah saatnya untuk mencoba terapi ini dan mendapatkan berbagai manfaat luar biasa yang bisa anda peroleh dari metode pengobatan klasik ini.

14/11/2018

Manfaat bekam untuk kesehatan jantung
Diantara manfaat terapi bekam untuk kesehatan jantung yang bisa dirasakan adalah sebagai berikut.

Membuat peredaran dan aliran darah ke jantung menjadi lancar
Mengurangi kadar kolesterol didalam darah yang menjadi sumber sumbatan pada pembuluh darah jantung
Mengurangi kadar lemak didalam darah
Mengurangi kadar gula didalam darah
Meningkatkan kemampuan otot jantung
Melebarkan pembuluh darah untuk kelancaran supplay darah ke jantung
Cepat menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi
Mengurangi resiko terjadinya serangan jantung mendadak
Dan banyak lagi manfaat luarbiasa yang bisa dirasakan selain untuk kesehatan jantung dan masalah penyakit jantung secara umum.

Terapi bekam untuk mengobati penyakit jantung harus dilakukan oleh terapis bekam yang telah terlatih dan berpengalaman dalam menangani pasien dengan masalah jantung.

Selain terapi bekam yang dilakukan, jangan lupa untuk selalu menerapkan pola hidup sehat yang akan sangat bermanfaat untuk kesehatan jantung dan kebugaran tubuh secara umum.

Tak hanya untuk mengobati penyakit jantung, manfaat terapi bekam juga sangat efektif untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit jantung dan penyakit mematikan lainnya.

Jadi bagi anda yang belum pernah mencoba terapi bekam, sudah saatnya untuk mencoba terapi ini dan mendapatkan berbagai manfaat luar biasa yang bisa anda peroleh dari metode pengobatan klasik ini.

10 Titik Bekam Sunnah dan khasiatnyaMasuk ke pembahasan inti yang saya janjikan diawal artikel tadi, disini saya hanya s...
10/09/2018

10 Titik Bekam Sunnah dan khasiatnya
Masuk ke pembahasan inti yang saya janjikan diawal artikel tadi, disini saya hanya share 10 titik bekam sunnah yang menurut admin merupakan titik inti yang harus diketahui oleh setiap terapis bekam. Selain itu saya sertakan juga beberapa kasiat dan manfaat dari setiap titik bekam yang saya share agar bisa langsung anda pelajari dan fahami setiap nama dan fungsi dari titik bekam tersebut. Dan berikut ini titik bekam tersebut.


Nama dan Manfaat 10 Titik Bekam Sunnah
Titik Nomor 1 ‘Ala Ro’si (Ummu Mughits / Ibunya dari penyakit): Titik ini disebut juga titik pertemuan seratus penyakit, terletak di Puncak tengah kepala yang berfungsi untuk mengobati banyak penyakit seperti Sakit kepala secara umum, migrain, vertigo, darah tinggi, sinusitis, mimisan, radang hidung, glaukoma, gangguan mental dan emosional, sakit telinga secara umum, jerawat, mempertajam ingatan/hafalan dan kecerdasan otak dan banyak lagi manfaat lainnya.
Titik Nomor 2 dan 3 Al -Akhda’in Kanan dan kiri: Terletak di urat leher diakhir rambut belakang. Berfungsi untuk mengobati sakit pusing dikepala, sakit nyeri pada gigi, Nyeri Punggung, leher kaku, TBC Kelanjar limfe, Muka bengkak, Tuli mendadak, radang tenggorokan, rahang kaku, Telinga mendengung, Gondongan dan penyakit lainnya.
Titik Nomor 4 Al-Kahil: Terletak di punuk leher belakang pada ruas pertama tulang belakang. Menurut hadits shahih titik Al-Kahil mampu mengobati 72 jenis penyakit. Bermanfaat untuk mengobati Radang selaput otak, Asma, Bronkitis, TBC, Kejang dan sakit kepala, Batuk, flu atau pilek, leher kaku, punggung nyeri, peradangan pada tulang sendi, ayan, nyeri otot punggung dan pundak, gangguan pada mata, gangguan pada jantung, darah tinggi dan lainnya.
Titik nomor 5 dan 6 Al-Katifain Kanan dan kiri: Terletak di bahu kanan dan kiri. Pada titik ini dulu Rasulullah di bekam ketika diracun pada perang khaibar. Berfungsi untuk mengobati keracunan secara umum, strok, memperlancar peredaran darah ke kepala dan tangan serta untuk mengobati sakit nyeri pundak dan lainnya.
Titik nomor 7 dan 8 Al-Warik Kanan dan Kiri: Terletak di pinggang kanan dan kiri sejajar dengan pusar (Letak sesuai Standar Asosiasi Bekam Indonesia / ABI). Berfungsi untuk mengatasi masalah pada ginjal, sulit kencing, masalah usus, pankreas, organ reproduksi, haid tidak lancar serta memperlancar peredaran darah ke bagian bawah tubuh.
Titik nomor 9 dan 10 Dzohril Qodami Kanan dan kiri: Terletak pada betis kaki sebelah kanan dan kiri. Bermanfaat untuk mengobati masalah pada kandung kemih dan saluran kencing, mengatasi asam urat, sakit pada betis karena kecapekan serta memperlancar peredaran darah pada kaki.kontak wa bang jali 083808015310

BEKAM TIDAK MEMBATALKAN PUASAOlehSyaikh DR Muhammad Musa Alu Nashr1. Dari seseorang, dia bercerita, “Rasulullah Shallall...
19/05/2018

BEKAM TIDAK MEMBATALKAN PUASA

Oleh
Syaikh DR Muhammad Musa Alu Nashr

1. Dari seseorang, dia bercerita, “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

لاَيُفْطِرُ مَنْ قَاءَ أَوْ مَنِ احْتَلًمَ وَلاَ مَنِ احْتَجَمَ

“Tidak batal puasa orang yang muntah atau orang yang bermimpi (basah) dan tidak juga orang yang berbekam”. [1]

2. Dari Anas bin Malik Radhiyallahu ‘anhu, dia bercerita, awal dimakruhkannya bekam bagi orang yang berpuasa adalah ketika Ja’far bin Abi Thalib berbekam sedang dia dalam keadaan berpuasa, lalu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berpapasan dengannya, beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Kedua orang ini telah batal puasanya”. Setelah itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan keringan berbekam bagi orang yang berpuasa. Sementara Anas sendiri pun pernah berbekam ketika dia dalam keadaan berpuasa. [2]

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani mengatakan :
Ucapannya : “Bab Ayyatu Saa’atin Yahtajim (bab kapan waktu untuk berhijamah)”. Dalam riwayat Al-Kasymihani. Yang dimaksud dengan sa’ah dalam terjemahan adalah waktu yang tidak terikat (umum), bukan waktu yang khusus dan diketahui setiap waktu.

Ucapannya : “Abu Musa pernah berbekam pada malam hari” telah dikemukakan di dalam kitab Ash-Shiyaam (puasa). Di dalamnya disebutkan bahwa penolakannya untuk berbekam pada siang hari karena puasa, sehingga puasanya tidak rusak. Hal itu p**a yang menjadi pendapat Imam Malik. Di mana dia memakruhkan bekam bagi orang yang berpuasa sehingga puasanya tidak rusak. Alasannya juga bukan karena bekam akan membuat batalnya puasa seseorang

Pada pembahasan sebelumnya dalam hadits :

أَفْطَرَ الْحَا جِمُ وَالْمَحْجُوْمُ

“Telah batal puasa orang yang membekam dan yang dibekam”. (*)

Mengenai waktu-waktu bekam yang tepat telah dimuat di dalam beberapa hadits yang bukan termasuk suatu syarat sama sekali. Seakan-akan dia mengisyaratkan bahwa bekam itu bisa dilakukan kapan saja dibutuhkan dan tidak terikat waktu, karena dia menyebutkan pernah berbekam pada malam hari. Dia menyebutkan hadits Ibnu Abbas bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berbekam sedang beliau dalam keadaan puasa. Itu menunjukkan bahwa proses pembekaman terjadi pada siang hari.

Menurut pada dokter, bekam yang paling baik dilakukan adalah pada jam dua atau jam tiga siang. Tidak boleh dilakukan setelah berhubungan badan (jima) atau aktivitas berat lainnya, dan tidak boleh setelah kenyang atau ketika tidak lapar. Sebelumnya telah disampaikan hadits penentuan waktui-waktu bekam, yaitu di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah secara marfu.

Di dalamnya disebutkan : “Maka berbekamlah atas kehendak Allah pada hari Kamis, dan berbekamlah pada hari Senin dan Selasa. Hindarilah berbekam pada hari Rabu, Jum’at, Sabtu dan Ahad”. Dia meriwayatkan melalui dua jalan yang lemah. Ia memiliki jalan ketiga yang juga dinilai dha’if menurut Ad-Darauthni di dalam kitab Al-Afraad. Diriwayatkan dengan sanad jayyid dari Ibnu Umar secara mauquf. Al-Khallal menukil dari Imam Ahmad bahwasanya dimakruhkan berbekam pada hari-hari tersebut, meskipun hadits tersebut tidak tsabit. Diceritakan bahwasanya ada seorang laki-laki berbekam pada hari Rabu, maka dia pun terkena penyakit kusta. [3]

[Disalin dari buku Manhajus Salaamah Fiimaa Waradaa Fil Hijaamah, Edisi Indonesia Bekam Cara Pengobatan Menurut Sunnah Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam, Penulis DR Muhammad Musa Alu Nashr, Penerjemah M Abdul Ghoffar E.M, Penerbit Pustaka Imam Asy-Syafi’i]
________
Footnotes
[1]. Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 2376), Ibnu Khuzaimah (no. 1973 dan 1975). Dan sanadnya dinilai hasan oleh Syaikh Al-Albani. Lihat kitab Shahiihul Jaami (no. 7619). Dan Takhriij Al-Misykaat (2015)
[2]. Diriwayatkan oleh Ad-Daraquthni (II/182), Al-Baihaqi (no. 8086), Ad-Daraquthni mengatakan : “Para rawinya secara keseluruhan tsiqah dan saya tidak mengetahui adanya cacat baginya”. Di dalam kitab Fathul Baari, Ibnu Hajar mengatakan : “Perawinya secara keseluruhan merupakan perawi-perawi Imam Al-Bukhari”.

(*). Penjelasan di hal. 100 (-admin)
Jumhur ulama memberikan jawaban atas hadits tersebut dan makna yang terkandung didalamnya, bahwa hal itu telah mansukh (dihapus) dengan dalil-dalil yang mereka jadikan hujjah, yang secara jelas menyatakan adanya nasakh (penghapusan), dan menafikan beberapa jalan Syaddad bin Aus, bahwa hal itu berlaku pada masa pembebasan kota Makkah tahun kedelapan. Sementara Ibnu Abbas menemani Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika berihram pada haji Wada tahun kesepuluh.

Dan telah diriwayatkan p**a oleh Imam Muslim dari Ibnu Abbas : “Bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berbekam sedang beliau tengah berihram dan berpuasa”

[3]. Fathul Baari (X/149)

Sumber:

BEKAM TIDAK MEMBATALKAN PUASAOlehSyaikh DR Muhammad Musa Alu Nashr1. Dari seseorang, dia bercerita, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda :لاَيُفْطِرُ مَنْ قَا

Indahnya bisa berbagi sehat dengan teman2 lewat bekam sunnah
28/02/2018

Indahnya bisa berbagi sehat dengan teman2 lewat bekam sunnah

31/10/2017
29/10/2017

Diriwayatkan dari Said bin Jubair RA dari Ibnu Abbas RA dari Nabi SAW bahwa beliau bersabda:“Kesembuhan bisa diperoleh dengan tiga cara: minum madu, sayatan pisau bekam, dan sundutan besi panas, dan aku melarang umatku (menggunakan) pengobatan dengan besi panas”(HR. Al-Bukhari, dikeluarkan juga oleh Ibnu Majah, Ahmad dan Al-Bazzar)
Segala puji bagi Allah SWT, yang dengan kehendak-Nya Dia menurunkan penyakit dan juga obatnya. Shalawat dan salam kita haturkan kepada Rasulullah SAW yang telah mengajarkan kepada umatnya segala sesuatu yang bermanfaat, baik dalam perkara agama maupun dunia mereka, yang diantaranya adalah mengajarkan umatnya bagaimana cara menjaga kesehatan ruhani dan jasmani serta cara pengobatan dari beragam penyakit. Juga shalawat dan salam kita sampaikan kepada keluarga beliau, sahabat-sahabatnya serta siapa saja yang berjalan di atas jalan mereka hingga akhir zaman.
Dunia Pengobatan Umum
Dunia pengobatan semenjak dulu selalu berjalan seiring dengan kehidupan manusia. Karena, sebagai makhluk hidup, manusia amatlah akrab dengan berbagai macam penyakit ringan maupun berat.Keinginan untuk berlepas diri dari berbagai penyakit itulah yang mendorong manusia berupaya menyingkap berbagai metode pengobatan, mulai dari mengkonsumsi berbagai jenis tumbuhan secara tunggal maupun yang sudah terkontaminasi, yang diyakini berkhasiat menyembuhkan penyakit tertentu, atau sistem pemijatan, akupuntur, pembekaman hingga operasi dan pembedahan.
Namun seiring dengan perkembangan peradaban manusia, budaya konsumerisme dan materialisme menggiring manusia mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang dianggap praktis, lezat dan penuh variasi. Sayangnya kebanyakan mereka tidak menyadari bahwa produksi makanan semacam itu seringkali terpaksa menggunakan berbagai jenis bahan kimia berbahaya, sepertiborax,formalin, Rhodamin B dan Metanil Yellow(bahan pewarna sintetis), antibiotikkloramfenikol,dietilpirokarbonat,dulsin, nitrofurazondan berbagai bahan kimia yang amat merusak kesehatan. Orang yang sudah banyak mengkonsumsi berbagai jenis makanan berkomposisi kimia menjadi sering terserang penyakit komplikasi yang beragam. Sehingga obat-obatan yang diperlukan juga obat-obatan berkomposisi kimia berat.
Bukan rahasia lagi, pengobatan dengan bahan kimia sintetis (pengobatan barat/modern) mungkin dapat mengobati suatu penyakit, tetapi dapat juga menimbulkan penyakit bawaan yang lain sebagai bentukside effectburuk dari sifat bahan kimia. Satu penyakit dapat disembuhkan tetapi dapat muncul penyakit lain. Jadilah lingkaran setan yang tidak ada habisnya dalam dunia pengobatan modern. Ternyata mahalnya obat kimia sintetis bukan jaminan kesembuhan.
Pengobatan Ilahiyah danMisykat Nubuwah
Teknologi medis boleh saja merambati modernisasi danshopisticasiyang sulit diukur. Namun perkembangan jenis penyakit juga tidak kalah cepat beregenerasi. Sementara banyak manusia yang tidak menyadari bahwa Allah SWT tidak pernah menciptakan manusia dengan ditinggalkan begitu saja. Setiap kali penyakit muncul, pasti Allah SWT juga menciptakan obatnya. Sabda Rasulullah SAW: “Tidaklah Allah SWT menurunkan suatu penyakit, melainkan Dia turunkan penyembuhnya.” (HR. Al-Bukhari dan Ibnu Majah) Hanya saja ada manusia yang mengetahuinya dan ada yang tidak mengetahuinya. Kenyataan lain yang harus disadari oleh manusia, bahwa apabila Allah SWT secara tegas memberikan petunjuk pengobatan, maka petunjuk pengobatan itu sudah pasti lebihbersifat pastidanbernilai absolut. Dan memang demikianlah kenyataannya. Islam yang diajarkan oleh Rasulullah SAW, bukan saja memberi petunjuk tentang perikehidupan dan tata cara ibadah kepada Allah SWT secara khusus yang akan membawa keselamatan dunia dan akhirat, tetapi juga memberikan banyak petunjuk praktis dan formula umum yang dapat digunakan untuk menjaga keselamatan lahir dan batin, termasuk yang berkaitan dengan terapi atau pengobatan. Petunjuk praktis dan kaidah medis tersebut banyak sekali didemonstrasikan oleh Rasulullah SAW dan diajarkan kepada para sahabatnya. Bila kesemua formula dan kaidah praktis itu dipelajari secara seksama, tidak syak lagi bahwa kaum Muslimin dapat mengembangkannya menjadi sebuah sistem dan metode pengobatan yang tidak ada duanya. Disitulah akan terlihat korelasi yang erat antara sistem pengobatan Ilahi dengan sistem pengobatan manusia. Karena Allah SWT telah menegaskan: “Telah diciptakan bagi kalian semua segala apa yang ada di muka bumi ini.”Ilmu pengobatan berikut segala media dan materinya, termasuk yang diciptakan oleh Allah SWT untuk kepentingan umat manusia.
Camkanlah! Islam adalah agama yang sempurna, yang dibawa Rasulullah SAW bukan hanya kepada orang sehat tapi juga kepada orang yang sakit, maka syariatnya juga disediakan.
Untuk itu seyogyanya kaum Muslimin menghidupkan kembali kepercayaan terhadapberbagai jenis obat dan metode pengobatan yang diajarkan Rasulullah SAW sebagai metode terbaik untuk mengatasi berbagai macam penyakit.
Namun tentu semua jenis pengobatan dan obat-obatan tersebut hanya terasa khasiatnya bila disertai dengan sugesti dan keyakinan. Karena-demikian dinyatakan Ibnul Qayyim-keyakinan adalah doa. Bila pengobatan manusia mengenal istilahplacebo(semacam penanaman sugesti lalu memberikan obat netral yang sebenarnya bukan obat dari penyakit yang dideritanya), maka Islam mengenal istilah doa dan keyakinan. Dengan pengobatan yang tepat, dosis yang sesuai disertai doa dan keyakinan, tidak ada penyakit yang tidak bisa diobati, kecuali penyakit yang membawa kematian.Jabir RA membawakan hadits dari Rasulullah SAW: “Setiap penyakit ada obatnya. Maka bila obat itu mengenai penyakit akan sembuh dengan izin Allah SWT.” (HR. Muslim)
Al-Qur`an dan As-Sunnah yang shahih sarat dengan beragam penyembuhan dan obat yang bermanfaat dengan izin Allah SWT. Sehingga mestinya kita tidak terlebih dahulu berpaling dan meninggalkannya untuk beralih kepada pengobatan kimiawi yang ada di masa sekarang.
Karena itulah Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah berkata: “Sungguh para tabib telah sepakat bahwa ketika memungkinkan pengobatan dengan bahan makanan maka jangan beralih kepada obat-obatan kimiawi. Ketika memungkinkan mengkonsumsi obat yang sederhana, maka jangan beralih memakai obat yang kompleks. Mereka mengatakan: ‘Setiap penyakit yang bisa ditolak dengan makanan-makanan tertentu dan pencegahan, janganlah mencoba menolaknya dengan obat-obatan kimiawi’.”
Ibnul Qayyim juga berkata: “Berpalingnya manusia dari cara pengobatan nubuwwah seperti halnya berpalingnya mereka dari pengobatan dengan Al-Qur`an, yang merupakan obat bermanfaat.” Dengan demikian, tidak sepantasnya seorang muslim menjadikan pengobatan nabawiyyah sekedar sebagai pengobatan alternatif. Justru sepantasnya dia menjadikannya sebagai cara pengobatan yang utama, karena kepastiannya datang dari Allah SWT lewat lisan Rasul-Nya SAW. Sementara pengobatan dengan obat-obatan kimiawi (pengobatan cara barat) kepastiannya tidak seperti kepastian yang didapatkan denganthibbun nabawi. Pengobatan yang diajarkan Nabi SAW diyakini kesembuhannya karena bersumber dari wahyu. Sementara pengobatan dari selain Nabi SAW kebanyakannya dugaan atau dengan pengalaman / uji coba.
Namun tentunya, berkaitan dengan kesembuhan suatu penyakit, seorang hamba tidak boleh bersandar semata dengan pengobatan tertentu, dan tidak boleh meyakini bahwa obatlah yang menyembuhkan sakitnya. Seharusnya ia bersandar dan bergantung kepada Dzat yang memberikan penyakit dan menurunkan obatnya sekaligus, yakni Allah SWT. Seorang hamba hendaknya selalu bersandar kepada-Nya dalam segala keadaannya. Hendaknya ia selalu berdoa memohon kepada-Nya agar menghilangkan segala kemudharatan yang tengah menimpanya.
Bekam, Cara Pengobatan Terbaik
Dari Jabir RA, bahwa ada seorang wanita Yahudi dari penduduk Khaibar memasukkan racun ke dalam daging domba yang dipanggang, lalu menghadiahkannya kepada Rasulullah SAW. Beliau mengambil bagian kaki dan memakan sebagian darinya. Beberapa orang sahabat yang bersamanya juga ikut memakannya. Sebagian sahabat yang terlanjur memakannya ada yang meninggal. Lalu Rasulullah SAW melakukan pengobatan dengan hijamah di bagian pundaknya karena daging yang terlanjur beliau makan. Yang mengobatinya adalah Abu Hindun, dengan menggunakan tulang tanduk dan mata pisau.
Untuk pembinaan kesehatan rohani dan jasmani, Rasulullah SAW mengajarkan berbagai teknik pengobatan atau terapi sebagaimana terdapat dalam Shahih Bukhari dari Said Ibnu Jabir RA dari Ibnu Abbas RA dari Nabi SAW, bahwa Rasululllah SAW bersabda: “Kesembuhan itu ada dalam tiga hal, yaitu dalam minum madu, sayatan alat hijamah atau sundutan api. Namun aku melarang umatku melakukan sundutan.”
Bahkan Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya cara pengobatan paling ideal yang kalian pergunakan adalah hijamah (bekam).”(Muttafaq ‘alaihi) Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: “Jika pada sesuatu yang kalian pergunakan untuk berobat itu terdapat kebaikan, maka hal itu adalah bekam (hijamah).”(HR. Ibnu Majah, Abu Dawud) Sabda Rasulullah SAW: “Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah al hijamah.” (HR. Ahmad, shahih)
Beberapa Hadits tentang Hijamah (Bekam)
Para malaikat menyampaikan wasiat tentang hijamah. Dari Abdullah bin Mas’ud RA, dia berkata: “Rasulullah SAW pernah menyampaikan sebuah hadits tentang malam dimana beliau diperjalankan bahwa beliau tidak melewati sejumlah malaikat melainkan mereka semua menyuruh Beliau SAW dengan mengatakan: “Perintahkanlah umatmu untuk berbekam“” (Shahih Sunan at-Tirmidzi, Syaikh al-Albani (II/20), hasan gharib).Pada malam aku di-isra’kan, aku tidak melewati sekump**an malaikat melainkan mereka berkata:“Wahai Muhammad suruhlah umatmu melakukan bekam.” (HR Sunan Abu Daud, Ibnu Majah, Shahih Jami’us Shaghir 2/731) Dari Ibnu ‘Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah aku berjalan melewati segolongan malaikat pada malam aku diisra’kan, melainkan mereka semua mengatakan kepadaku: ‘Wahai Muhammad, engkau harus berbekam’.” (Shahih Sunan Ibnu Majah, Syaikh al-Albani (II/259)) Dari Ibnu Umar RA, Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah aku melewati satu dari langit-langit yang ada melainkan para malaikat mengatakan: ‘Hai Muhammad, perintahkan ummatmu untuk berbekam, karena sebaik-baik sarana yang kalian pergunakan untuk berobat adalah bekam, al-kist, dan syuniz semacam tumbuh-tumbuhan’.” (KitabKasyful Astaar ‘an Zawaa-idil Bazar, karya al-Haitsami (III/388))
Hukum Bekam
Imam Ghazali berpendapat, yang dinukilkan dalam kitabTasyirul Fiqih lil Muslimil Mu’ashiroleh Dr. Yusuf Qardhawi: “Al Hijamah adalah termasuk fardhu kifayah. Jika di suatu wilayah tidak ada seorang yang mempelajarinya, maka semua penduduknya akan berdosa. Namun jika ada salah seorang yang melaksanakannya serta memadai, maka gugurlah kewajiban dari yang lain. Menurut saya, sebuah wilayah kadang membutuhkan lebih dari seorang. Tapi yang terpenting adalah adanya jumlah yang mencukupi dan memenuhi seukuran kebutuhan yang diperlukan. Jika di sebuah wilayah tidak ada orang yang Muhtajib (ahli bekam), suatu kehancuran siap menghadang dan mereka akan sengsara karena menempatkan diri di ambang kehancuran. Sebab Dzat yang menurunkan penyakit juga menurunkan obatnya, dan memerintahkan untuk menggunakannnya serta menyediakan sarana untuk melaksanakannya, maka dengan meremehkannya berarti sebuah kehancuran telah menghadang.”
Apa itu Bekam?
Bekam merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah yang terkontaminasi toksin atau oksidan dari dalam tubuh melalui permukaan kulit ari. Dalam istilah medis dikenal dengan istilah ‘Oxidant Release Therapy’ atau ‘Oxidant Drainage Therapy’ atau istilah yang lebih populer adalah ‘detoksifikasi’. Cara ini lebih efektif dibandingkan dengan cara pemberian obat antioksidan (obat kimiawi) yang bertujuan untuk menetralkan oksidan di dalam tubuh sehingga kadarnya tidak makin tinggi. Tapi jika efek obat antioksidan sudah habis, oksidan akan tumbuh dan berkembang kembali. Karena itu, para dokter biasanya memberikan obat antioksidan secara kontinyu.
Untuk mengeluarkan oksidan dari dalam tubuh butuh ketrampilan khusus. Caranya dengan penyedotan menggunakan alat khusus yang sebelumnya didahului dengan pembedahan minor (sayatan khusus) secara hati-hati di titik-titik tertentu secara tepat dalam tubuh. Jika oksidan dapat dikeluarkan semua maka penyumbatan aliran darah ke organ-organ tertentu dalam tubuh dapat diatasi, sehingga fungsi-fungsi fisiologis tubuh kembali normal.
Penelitian Bekam
Pada saat ini di negeri-negeri barat (Eropa dan Amerika) melalui penelitian ilmiah, serius dan terus-menerus menyimpulkan fakta-fakta ilmiah bagaimana keajaiban bekam sehingga mampu menyembuhkan berbagai penyakit secara lebih aman dan efektif dibandingkan metode kedokteran modern. Sehingga bekam mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bermuncullah Ahli Bekam serta Klinik Bekam di kota-kota besar di Amerika dan Eropa.Bahkan pada tahun-tahun terakhir ini pengobatan dengan bekam telah dipelajari dalam kurikulum fakultas kedokteran di Amerika, walaupun mereka tidak pernah mau mengakui bahwa bekam adalah warisan Rasulullah SAW, dokter terbaik sepanjang zaman. Ironisnya, sekarang ini orang Islam sendiri masih memandang sinis terhadapthibbun nabawi, padahal kita semua mengakui secara lisan bahwa Rasulullah SAW adalahuswatun khasanah. Semoga Allah SWT menyelamatkan aqidah kita!
Berdasarkan laporan umum penelitian tentang pengobatan dengan metode bekam tahun 2001 M (300 kasus) dalam buku Ad Dawa’ul-Ajib yang ditulis oleh ilmuwan Damaskus Muhammad Amin Syaikhu didapat data sebagai berikut: 1) dalam kasus tekanan darah tinggi, tekanan darah turun hingga mencapai batas normal, 2) dalam kasus tekanan darah rendah, tekanan darah naik hingga batas normal, 3) kadar gula darah turun pada pengidap kencing manis dalam 92,5 % kasus, 4) jumlah asam urat di darah turun pada 83,68% kasus, 5) pada darah bekam yang keluar, didapati bahwa eritrosit yang didalamnya berbentuk aneh, tidak berfungsi normal, menganggu kinerja sel lain.
Renungan
Di tengah derasnya serbuan pengobatan modern dan pengobatan alternatif dari dalam atau luar negeri kedalam lingkungan kaum muslimin, tanpa jaminan kehalalan, memaksa kita menggunakan bahan dan cara yang haram, bahkan dapat membawa kita kepada perbuatan syirik, sangat mahal tapi tanpa jaminan kesembuhan secara sempurna, bahkan mungkin menimbulkan komplikasi yang lebih berat, maka kembali kepadathibbun nabawiadalah solusi yang tepat dan selamat. Keuntungan ganda akan kita peroleh, yaitu kesehatan tubuh dan terselamatkannya aqidah umat Islam.
Bekam menjadi pilihan terbaik untuk berobat, karena murah, aman, praktis dan sesuai sunnah Rasulullah SAW. Apabila bekam dilakukan secara baik dan benar sesuai kaidah medis, maka akan memberikan hasil yang luar biasa. Insya Allah!!! (7/10/2011-Kasmui)
Foto GRIYA BEKAM.
Foto GRIYA BEKAM.

Penelitian BekamPada saat ini di negeri-negeri barat (Eropa dan Amerika) melalui penelitian ilmiah, serius dan terus-men...
29/10/2017

Penelitian Bekam

Pada saat ini di negeri-negeri barat (Eropa dan Amerika) melalui penelitian ilmiah, serius dan terus-menerus menyimpulkan fakta-fakta ilmiah bagaimana keajaiban bekam sehingga mampu menyembuhkan berbagai penyakit secara lebih aman dan efektif dibandingkan metode kedokteran modern. Sehingga bekam mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bermuncullah Ahli Bekam serta Klinik Bekam di kota-kota besar di Amerika dan Eropa.Bahkan pada tahun-tahun terakhir ini pengobatan dengan bekam telah dipelajari dalam kurikulum fakultas kedokteran di Amerika, walaupun mereka tidak pernah mau mengakui bahwa bekam adalah warisan Rasulullah SAW, dokter terbaik sepanjang zaman. Ironisnya, sekarang ini orang Islam sendiri masih memandang sinis terhadapthibbun nabawi, padahal kita semua mengakui secara lisan bahwa Rasulullah SAW adalahuswatun khasanah. Semoga Allah SWT menyelamatkan aqidah kita!

Berdasarkan laporan umum penelitian tentang pengobatan dengan metode bekam tahun 2001 M (300 kasus) dalam buku Ad Dawa’ul-Ajib yang ditulis oleh ilmuwan Damaskus Muhammad Amin Syaikhu didapat data sebagai berikut: 1) dalam kasus tekanan darah tinggi, tekanan darah turun hingga mencapai batas normal, 2) dalam kasus tekanan darah rendah, tekanan darah naik hingga batas normal, 3) kadar gula darah turun pada pengidap kencing manis dalam 92,5 % kasus, 4) jumlah asam urat di darah turun pada 83,68% kasus, 5) pada darah bekam yang keluar, didapati bahwa eritrosit yang didalamnya berbentuk aneh, tidak berfungsi normal, menganggu kinerja sel lain.

Renungan

Di tengah derasnya serbuan pengobatan modern dan pengobatan alternatif dari dalam atau luar negeri kedalam lingkungan kaum muslimin, tanpa jaminan kehalalan, memaksa kita menggunakan bahan dan cara yang haram, bahkan dapat membawa kita kepada perbuatan syirik, sangat mahal tapi tanpa jaminan kesembuhan secara sempurna, bahkan mungkin menimbulkan komplikasi yang lebih berat, maka kembali kepadathibbun nabawiadalah solusi yang tepat dan selamat. Keuntungan ganda akan kita peroleh, yaitu kesehatan tubuh dan terselamatkannya aqidah umat Islam.

Bekam menjadi pilihan terbaik untuk berobat, karena murah, aman, praktis dan sesuai sunnah Rasulullah SAW. Apabila bekam dilakukan secara baik dan benar sesuai kaidah medis, maka akan memberikan hasil yang luar biasa. Insya Allah!!! TERIMA PANGGILAN BEKAM NO HP083808015310 ABI ROJALI VIA WA

Penelitian BekamPada saat ini di negeri-negeri barat (Eropa dan Amerika) melalui penelitian ilmiah, serius dan terus-men...
29/10/2017

Penelitian Bekam
Pada saat ini di negeri-negeri barat (Eropa dan Amerika) melalui penelitian ilmiah, serius dan terus-menerus menyimpulkan fakta-fakta ilmiah bagaimana keajaiban bekam sehingga mampu menyembuhkan berbagai penyakit secara lebih aman dan efektif dibandingkan metode kedokteran modern. Sehingga bekam mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan bermuncullah Ahli Bekam serta Klinik Bekam di kota-kota besar di Amerika dan Eropa.Bahkan pada tahun-tahun terakhir ini pengobatan dengan bekam telah dipelajari dalam kurikulum fakultas kedokteran di Amerika, walaupun mereka tidak pernah mau mengakui bahwa bekam adalah warisan Rasulullah SAW, dokter terbaik sepanjang zaman. Ironisnya, sekarang ini orang Islam sendiri masih memandang sinis terhadapthibbun nabawi, padahal kita semua mengakui secara lisan bahwa Rasulullah SAW adalahuswatun khasanah. Semoga Allah SWT menyelamatkan aqidah kita!
Berdasarkan laporan umum penelitian tentang pengobatan dengan metode bekam tahun 2001 M (300 kasus) dalam buku Ad Dawa’ul-Ajib yang ditulis oleh ilmuwan Damaskus Muhammad Amin Syaikhu didapat data sebagai berikut: 1) dalam kasus tekanan darah tinggi, tekanan darah turun hingga mencapai batas normal, 2) dalam kasus tekanan darah rendah, tekanan darah naik hingga batas normal, 3) kadar gula darah turun pada pengidap kencing manis dalam 92,5 % kasus, 4) jumlah asam urat di darah turun pada 83,68% kasus, 5) pada darah bekam yang keluar, didapati bahwa eritrosit yang didalamnya berbentuk aneh, tidak berfungsi normal, menganggu kinerja sel lain.
Renungan
Di tengah derasnya serbuan pengobatan modern dan pengobatan alternatif dari dalam atau luar negeri kedalam lingkungan kaum muslimin, tanpa jaminan kehalalan, memaksa kita menggunakan bahan dan cara yang haram, bahkan dapat membawa kita kepada perbuatan syirik, sangat mahal tapi tanpa jaminan kesembuhan secara sempurna, bahkan mungkin menimbulkan komplikasi yang lebih berat, maka kembali kepadathibbun nabawiadalah solusi yang tepat dan selamat. Keuntungan ganda akan kita peroleh, yaitu kesehatan tubuh dan terselamatkannya aqidah umat Islam.
Bekam menjadi pilihan terbaik untuk berobat, karena murah, aman, praktis dan sesuai sunnah Rasulullah SAW. Apabila bekam dilakukan secara baik dan benar sesuai kaidah medis, maka akan memberikan hasil yang luar biasa. Insya Allah!!! (7/10/2011-Kasmui)
Foto GRIYA BEKAM.

Address

Perumahan Griya Husada Asri Blok D4 No 12A SetU BEKASI
Bekasi
17510

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GRIYA BEKAM posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram