30/10/2025
HERBAL AZTEC 7x LEBIH KAYA DARI YUNANI—TAPI MENGAPA KITA KEHILANGAN SEMUA ITU?
Di sebuah perpustakaan tua, dua ilmuwan duduk merenung. Dr Santosh membuka manuskrip kuno dan berkata, “Herbal Aztec tujuh kali lebih banyak daripada yang tercatat dalam tradisi Yunani kuno.”
Dr J mengangguk, “Tapi bukan sekadar angka, Santosh. Itu adalah kisah tentang alam, ilmu, dan keserakahan manusia.”
💚 Alam: Anugerah yang Bisa Jadi Kutukan
Tanah Aztec yang subur melahirkan ribuan tanaman obat. Mereka hidup selaras dengan alam, menjadikannya apotek hidup. Yunani, dengan iklim Mediterania yang keras, memiliki lebih sedikit herbal—namun justru memicu ketekunan dalam pencatatan dan pemahaman.
📜 Ilmu: Rapuh Tanpa Tulisan
Aztec mencatat pengetahuan mereka dalam kodeks bergambar. Tapi penjajahan membakar warisan itu. Yunani menulis dengan sistematis, dan karya mereka bertahan hingga kini. Penulisan adalah jembatan antar generasi—tanpa tinta, ilmu bisa lenyap.
🔥 Keserakahan: Musuh Pengetahuan
Kolonialisme tak hanya merampas emas, tapi juga ilmu. Kebun botani Aztec dihancurkan, diganti tanaman komersial. Pengetahuan lokal dianggap tak berharga. Ini pelajaran pahit: ketika nafsu menguasai akal, ilmu pun ikut terkubur.
🌱 Keterbatasan yang Menyelamatkan
Kelimpahan bisa membuat lalai. Keterbatasan bisa memicu ketekunan. Yunani membuktikan bahwa dari sedikit, bisa lahir warisan abadi. “Kurang itu lebih,” kata Dr Santosh.
✨ Pesan untuk Kita Hari Ini
Mari kita jaga warisan herbal dan pengetahuan tradisional. Dokumentasikan, pelajari, dan sebarkan. Karena ilmu bukan hanya untuk hari ini—ia adalah benih untuk masa depan.
(edited by Alfian Muin)