31/03/2019
KOMBINASI OBAT DAPAT MENINGKATKAN RISIKO GANGGUAN JANTUNG YANG FATAL – CATAT PENELITIAN
Beberapa kombinasi obat yang umum diresepkan dapat membahayakan, meskipun aman untuk dikonsumsi secara tunggal.
Para peneliti di Columbia University Medical Center dan Data Science Institutedi Columbia University menemukan interaksi obat yang berpotensi berbahaya melalui data ilmiah.
Banyak interaksi yang sudah diketahui dokter, perusahaan obat-obatan dan pasien, namun banyak juga yang belum diketahui.
Identifikasi kombinasi obat berisiko sangat penting dilakukan karena banyak pasien menggunakan lebih dari satu jenis obat saat ini.
Setelah melakukan investigasi database FDA tentang efek samping obat yang dilaporkan dan arsip rumah sakit Columbia dari catatan pasien, para peneliti menemukan empat kombinasi obat yang berhubungan dengan risiko tinggi terhadap kondisi jantung yang fatal.
Salah satu kombinasi obat – antibiotik ceftriaxone dan obat sakit maag lansoprazole – diuji pada sel jantung manusia di laboratorium dan ditemukan bahwa kombinasi ini dapat mengganggu aktivitas listrik jantung normal pada beberapa pasien.
Saat digunakan secara tunggal, masing-masing obat aman, namun bila digunakan bersamaan, keduanya akan meningkatkan risiko berkembangnya sindrom QT panjang, yang menyebabkan abnormalitas irama jantung dan dalam kasus yang jarang terjadi dapat berakibat fatal.
Peneliti menemukan bahwa pasien yang menggunakan kombinasi obat memiliki kemungkinan 1,4 kali lebih besar mengalami interval QT berkepanjangan dibandingkan pasien yang menggunakan salah satu obat saja.
Pendekatan "tunggu dan lihat" sudah kuno
"Dokter harus sering melakukan pendekatan 'tunggu dan lihat' untuk memantau keamanan ketika pasien menggunakan beberapa jenis obat sekaligus," tutur Nicholas Tatonetti, asisten profesor di departemen informatika biomedis di Columbia University dan salah satu peneliti studi tersebut.
"Yang paling mengejutkan adalah Anda dapat melihat database dari miliaran poin data untuk memprediksi bahwa dua molekul bersama-sama dapat mengubah fungsi protein dalam satu sel jantung. Artinya, algoritma ini sangat berguna dalam penelitian medis."
Tatonetti bekerja dengan Raymond Woosley, seorang ahli sindrom QT panjang yang diinduksi obat, yang menyediakan daftar obat yang diketahui menyebabkan perpanjangan QT dan berbagai efek samping lainnya.
Tatonetti membuat sebuah algoritma untuk mencari database efek samping obat FDA dari kombinasi obat yang cocok dengan berbagai efek samping yang memicu perpanjangan QT – ditemukan ratusan kombinasi obat yang dicurigai.
Para peneliti kemudian beralih ke database Columbia dari catatan pasien untuk mencari kombinasi obat signifikan yang menimbulkan efek terukur pada jantung.
Robert Kass, PhD, ketua departemen farmakologi Columbia mempersempit daftar itu menjadi empat pasang kombinasi obat.
Jangan berhenti meresepkan obat kombinasi terlebih dahulu
Efek paling umum dari kombinasi ceftriaxone dan Iansoprazole adalah memblokir sinyal listrik saluran hERG yang bertanggung jawab untuk interval QT yang normal.
Para peneliti telah mempresentasikan temuan mereka kepada FDA dan perusahaan yang mengembangkan obat-obatan tersebut, selanjutnya mereka akan menguji kombinasi obat lainnya.
"Interaksi obat sering terjadi, namun sering tidak diketahui, sehingga kami membutuhkan metode deteksi yang lebih baik," kata Woosley, ketua pendiri ACZERT, sebuah organisasi nirlaba di Arizona yang fokus pada keamanan obat.
"Teknik [seperti itu] membuka jalan baru untuk eksplorasi data bagi peneliti medis."
Dan Roden, MD dari Vanderbilt University Medical Center, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, menyebutkan bahwa temuan itu tidak cukup meyakinkan bagi dokter untuk menghentikan peresepan kombinasi obat untuk pasien, namun ia mendukung pendekatan tersebut dan menyarankan uji klinis kecil untuk mengonfirmasi kebenaran interaksi obat.
Tidak ada masalah etika yang timbul dari uji klinis tersebut.
Sumber:
https://eurekalert.org/pub_releases/2016-10/acoc-bda100616.php
http://medicalxpress.com/news/2016-10-common-pair-drugs-linked-fatal.html
https://www.laboratoryequipment.com/news/2016/10/big-data-uncovers-dangerous-drug-interactions
http://www.managedcaremag.com/news/ceftriaxonelansoprazole-combo-linked-potentially-fatal-heart-condition
https://today.mims.com/kombinasi-obat-dapat-meningkatkan-risiko-gangguan-jantung-yang-fatal
Coupling data mining of adverse event reports and electronic health records with targeted laboratory experiments, researchers found a way to identify and confirm previously unknown drug interactions, according to a study published today in the Journal of the American College of Cardiology.