Mbah Bayu

Mbah Bayu Konsultasi Spiritual

26/01/2026

Mengulas mustika Wilayatus Syahid (Syeikh Dimiyati Al Bateni)

Pada tahun 1995, saya bersama kakakku datang ke Banten, tepatnya di ponpes Roudhotul 'Ulum, milik Syeikh Dimiyati Al Bantani. Dalam acara mengikuti beat Thoreqot Syadaliyyah. Dari perjalanan ini (satu) tahun kemudian 1996, saya datang kembali dengan kakakku kesana, namun setelah bertemu, Syeikh Dimiyati, memintaku untuk bermuqim dulu selama (7) bulan di pondoknya.

Maka hari itu juga saya di tinggal oleh kakakku dan mulai mengabdi kepadanya. Tapatnya pada bulan Dzulhijjah 1417, atau bulan April 1997. Kakakku datang kembali setelah hampir delapan bulan saya berada disana, beliau mengabarkan bahwa ibuku sakit keras dan ingin berjumpa denganku.

Sehabis jamaah sholat asyar, saya menghadap ke Syeikh Dimiyati, untuk ijin pulang dikarenakan ibuku ingin bertemu denganku. Beliau awalnya diam saja. Namun setelah beberapa menit kemudian, beliau hanya bilang:

"Tunggu disini dulu!"

Lalu beliau pergi ke kamarnya. Dan setelah datang kembali, beliau langsung menarik tanganku (seperti orang mau ijab qobul) dan entah apa yang beliau bacakan saat itu, terlalu lirih dan sangat pelan sekali. Lalu beliau mengeluarkan wadah dari saku bajunya dan menyerahkannya kepadaku.

Dari sini beliau langsung menulis pada secarik kertas dan berkata padaku:

"Ini wasilah syahid, cukup kamu pegang dan bacakan tulisan ini (sambil beliau memberi kertas yang barusan di tulisnya) minumkan airnya atau bisa juga lewat pijatan halus pada ibumu atau siapa saja yang membutuhkan pertolongan bathinmu, insya Allah banyak di ijabah".

Setelah saya pulang diantar kakakku dan menemui ibuku, beliau lagi terbaring sakit dan badanya sangat kurus sekali. Setelah melihatku datang, beliau langsung memelukku dengan tangisan rindu, namun lemah sekali suaranya.

Setelah suasana mulai tenang, saya bikinkan air doa sesuai anjuran dari Syeikh Dimiyati, dan sesudahnya diminumkan ke ibuku. Kurang dari setengah jam, ibuku mendadak bangun dan ingin makan. Padahal kata kakakku sudah hampir puluhan hari beliau terbaring lemah dan hanya minum air saja, itupun harus dibantu oleh anak- anaknya.

Dari wasilah mustika ini akhirnya esoknya ibuku sudah bisa duduk dan berbincang ria dengan anak- anak lain. Nah dari kisah ini akhirnya mustika ini selalu kupakai disaat ada orang yang datang butuh ikhtiarku.

Mustika Wilayatus Syahid manfaat Multifungsi.

Bagi yang berminat bisa langsung japri/wa : 081280320803

24/01/2026

Mustika anak Yatim.
Mengapa ini disebut mustika anak Yatim? Inilah kisahnya.

Pada tgl 10 Januari kemarin kami mengadakan milad ke- 11 rutinitas anak yatiman dan pada malam itu disaat lagi dipanggung, dari kejauhan terlihat cahaya kemilau jatuh dari atas tepat berada di samping rumahku. Berhubung saat itu diriku lagi sibuk, maka ku indahkan kejadian tadi hingga selesainya acara.

Mungkin karena masih sibuk dan banyak tamu, akhirnya kejadian semalam benar- benar lupa dari ingatan. Baru (dua) hari kemudian disaat menjemur sarung, tepat dibawah pohon kelengkeng, saya melihat batu ini dan setelah ku ambil ternyata di dalamnya ada 2 batu. Disini aku baru ingat akan kejadian malam milad kemarin.

Nah kemarin malam saya di mimpiin didatangi wanita muda sangat cantik jelita, beliau mengaku bernama Rengganis, memberi batu ini dengan menyebutkan asma' nya:

Bismillahirrohmanirrohiim. Sir banyu putih, rijki soko segoro agung. Timbakno ingkang dadi mulio, saking kersaning gusti Allah.

Rupanya mustika ini kalau dilihat dari bahasanya untuk wasilah kerejekian. Adapun hitungannya beliau tidak menyebutkan sama sekali.

Bagi yang berminat bisa langsung japri.
Wa : 081280320803

22/01/2026

Mustika Pribadi Ibu Ratu Kidul.

Dunia ghoib itu susah di prediksi,dulu saya ngefans banget dengan yang namanya cincin Pryrus putih. Apalagi setelah melihat langsung bentuknya dari temanku pak Ahmad, yang saban hari selalu memakainya di jemari manis.

Suatu hari saya bertanya kepadanya:

"Beli disiapa cincin pyrus putih ini?" Tanyaku.

Beliau hanya menjawab ringan:

"Dikasih ibu Ratu Kidul" terangnya...

Mengetahui asal usulnya akhirnya saban malam saya selalu menutup diri dikamar, bertirakat dengan menyambungkan diri dengan kanjeng ibu Ratu Kidul.

Tepatnya malam ke- 7 beliau datang dan memberi 2 paket kendit (kantong) dan saat saya menerimanya. Dalam hatiku berkata.

" Kok beda dengan punya pak Ahmad temanku".

Mungkin beliau tahu isi hatiku saat itu hingga sebelum beliau pergi, sang ibu berkata:

"Kamu jodohnya mustika. Karena dibaliknya ada manfaat buat membantu orang lain. Sedangkan temanmu (mungkin yang dimaksud beliau adalah pak Ahmad) jodohnya perhiasan, karena dari perhiasan ini bisa membantu keluarganya dalam memberi nafkah" jelasnya.

Inilah penampakkan dua mustika asihan dan duniawiyyah.

Bagi yang ingin memiliki bis langsung japri.

21/01/2026

Mengenal Tasbeh Pangeran Panjunan.

Pada zaman Walisongo, ada salah satu Waliyulloh yang sangat masyhur namanya Syeikh Abd, Rahman atau Pangeran Panjunan. Beliau adalah pengrajin ceramik dan Gucci, tempat acecoris kerathon dan tempat minum para bangsawan. Beliau juga pembuat tasbih dan aneka batu cincin dari bahan Composite, campuran tanah liat dan serbuk batu gunung yang diambil dari bukit jaran (Bobos).

Kisah kerajinan beliau sangat masyhur sampai mancanegara hingga sampai saat ini namanya masih dikenang dengan sebutan (daerah Panjunan).

Pada suatu hari kanjeng Sunan Kalijaga, memesan tasbih darinya untuk dihadiahkan kepada para santrinya saat itu, maka pangeran Panjunan membuatnya dengan teliti lewat bahan terbaik, namun sayang dalam versi lain, sebelum tasbih itu dibagikan, semua terhanyut akibat banjir bandang sewaktu beliau sedang melaksanakan bertapa di pinggir sungai kalijaga.

Dari kisah ini ada beberapa tasbih garapan pangeran Panjunan masih terselamatkan dan disulam ulang dengan benang nilon akibat aus di telan waktu dan batunya sebagian pecah atau rusak. Nah dari salah satu keturunannya masih menyimpan beberapa butiran tasbih yang dirangkai berjumlah 33 butir.

Dari beberapa koleksinya saya membelinya 1 tasbih darinya dan memang hawanya berbeda sewaktu digunakan untuk berdzikir, apalagi kalau sudah membaca asma' kunci dari dzikiran pangeran Panjunan sendiri masa itu. Anda akan terasa ditemani oleh bangsa tak kasat mata mengikuti dzikir bersama dengan kita.

Bagi yang berminat bisa langsung japri.
Wa : 081280320803

08/01/2026

MENGULAS KEDIGJAYAAN KI BUYUT MANGUNTAPA.

Legenda ki Buyut Manguntapa, menjadi cerita rakyat bagi masyarakat Pesawahan dan sekitarnya, beliau tokoh sakti yang mengabdi pada keluarga susuhan Sunan Gunung Jati. Pada masa 90- an, nama Ki Buyut Manguntapa, sangat masyhur dibelahan Indinesia seiring tayangan kolosal sandiwara Nini Pelet diputar seluruh radio Nusantara.

Lalu dimanakah pesarean ki Buyut Manguntapa, berada?.

Disini banyak versi, sebab dibeberapa daerah, mereka juga mengklaim, memiliki makam dari sang tokoh legendaris, seperti di Tasik dan Indramayu. Hanya saja bila kita meruntut pada sejarah, ki Buyut Manguntapa, pada masa hidupnya lebih banyak bertapa di gunung Ciremai, dan paling dekat dengan areal tersebut adalah Pesawahan.
Desa Singkup, Kec, Pesawahan, Kab, Cirebon, salah satu kaki bukit gunung Ciremai, disini terdapat pesarean (makam) ki Buyut Manguntapa, yang setiap saat banyak peziarah datang berkunjung. Tempat ini sangat wingit bagi pemula pecinta olah bathin tapi di s**ai bagi pecinta ilmu Hikmah yang hatinya sudah tidak memiliki rasa takut.

Kenapa tempat ini sangat wingit?

Karena diatas pesarean ki Buyut Manguntapa, ada satu hutan yang sama sekali tidak pernah di jamah manusia, disana ada satu goa sebagai pemuja pesugihan.
Kembali ke cerita awal, dulu pada tahun 2009, saya dan kang Rosyadi, pernah bertirakat lama disana, pada waktu itu areal pemakaman belum tersalurkan aliran listrik hingga bila malam tiba, suasana bak hutan belantara. Hanya cahaya lampu tanah yang kami bawa, itupun sesekali mati bila tertiup angin kencang.
Sebelum saya dan kang Rosyadi, datang, disana sudah ada (dua) orang yang lagi menjalankan tirakat, mereka datang dari Demak Jateng. Namun malam itu salah satu dari mereka terjadi kesurupan dengan berprilaku seperti se ekor harimau. Pagi harinya keduanya ampun- ampunan dan langsung pulang kampung. Konon mereka tidak kuat dengan gangguan bangsa goib yang ada disekitar pesarean.

Hari- hari berikutnya hanya kami berdua yang saban malam selalu berdzikir ditemani cahaya kecil dari lampu minyak tanah. Suasana disini memang berbeda dengan tempat wingit lain, suara kuntilanak yang setiap saat terdengar nyaring, auman harimau yang kerap menggema diantara pepohonan hutan. Belum lagi penampakkan mayit dan dedemit yang selalu datang silih berganti menampakkan diri.
Penampakkan semacam ini bagi kami berdua sudah tidak berarti sama sekali, mereka sama- sama makhluk Allah, yang memiliki kelemahan dan rasa takut juga. Yang saya khawatirkan saat itu adalah datangnya ular berbisa dari hutan yang bisa membahayakan nyawa kami berdua.

Setelah mengarungi lebih dari 7 malam, perubahanpun mulai terasa, mereka para penunggu pesarean banyak memberi mustika, dari yang bersifat asihan hingga tahta. Namun bukan ini yang kami cari!
Tepatnya dimalam ke- 21, sosok arif, bijak dan penuh kharisma, datang menjumpai kami, mereka seperti orang yang sudah berumur 80 tahunan, beruluk salam dengan lembut, mengajak dzikir bersama, mengajarkan ilmu bangsa ke Tauhidan dan memberikan beberapa cindramata, beliau inilah yang kami tunggu, di datangi langsung oleh tokoh legendaris ki Buyut Manguntapa.

Banyak pengalaman yang kami terima dari penuturannya, banyak ilmu bathin yang kami serap dari keluasan ilmunya. Banyak pengenalan mustika yang masya Allah, dari pembedarannya, salah satunya adalah mustika tingkat tertinggi Sulthonul Alam, dari jalur Derajat. Mustika ini sebagai wasilah Penakluk semua bangsa ghoib.

Inilah penampakkan mustika Sulthonul Alam Derajat. Ki Buyut Manguntapa.

Bagi yang berminat dengan mustika ini bisa langsung japri..

07/01/2026

Mustika mengait di dalam batu.
Mustika ini bersifat alami, bukan dari hasil tirakat maupun puasa lain, tapi diawali dari petunjuk bisyaroh (mimpi) yang menjadi satu kenyataan.

Kisah ini terjadi pada tahun 2011, dimana saat itu saya sedang menjalankan Hizib Iqbal, suatu malam saya bermimpi bertemu seorang pangeran tampan rupawan, beliau mengaku sebagai putra Mbah Kuwu Cakra Buana, bernama Pangeran Arya Kemuning. Dalam mimpiku beliau menunjuk pada satu aliran sungai yang saya tahu itu adalah Cipaniis, diantara pusaran air terlihat cahaya merah menyala hingga menutupi aliran sungai.

"Itu hadiah buatmu" jelasnya.

Pagi harinya saat terbangun, mimpi semalam tak sedikitpun kupercaya, mungkin itu sebatas kembang tidur. Namun malam kedua saya bermimpi yang sama, berada di pengairan Cipaniis kembali dan bertemu dengan Pangeran Arya Kemuning.

Lagi- lagi saya mengindahkannya dan tidak sedikitpun menjadi beban atau tuntutan diri dan malam ke (tiga) saya tidak bermimpi. Namun pagi harinya saya dipanggil kakakku untuk datang menemuinya.

Tanpa ada beban pagi itu saya pergi kesana. Setelah menemui beliau, kakakku bercerita kalau tadi malam di mimpikan bertemu pangeran Arya Kemuning, menyerahkan mustika untukmu, jelasnya.

Merasa tidak enak hati, hari itu juga ditemani sahabatku kang Agus, saya kesana, mencari lokasi bisyaroh yang saya terima dan setelah kutemukan pusaran air yang sesuai dalam mimpi. Ternyata diantara bebatuan lain, terdapat mustika ini. (Persis dengan penampakkan dalam mimpi).

Dari kejadian ini ( 4 ) hari kemudian, saya dimimpikan lagi bahwa mustika itu sifatnya untuk wasilah penyerang musuh. Alasan dalam mimpi yang kuterima, beliau selama ini melihatku sebagai seorang spiritual yang pastinya ada saja yang tidak s**a hingga memiliki niat mencelakakan diri lewat bathin. Nah dengan wasilah ini bisa dijadikan tameng dan penyerangan, khsususnya.

Pada tahun 2013, saya terkena hujatan luar biasa dari berbagai lapisan masyarakat dan para penghujat dan sewaktu mustika ini digunakan, banyak orang yang menghinaku menjadi tumbang, baik dalam ekonomi, keluarga maupun pangkat kedudukannya.

Mustika ini sungguh sangat mengerikan dalam membalikkan penghinaan dan pembenci, apalagi yang sampai berani menyerang secara bathin, dampaknya puluhan tahun sulit berdiri dalam kemapanan, yang ada selalu tertipu dan terhina.

Bagi yang berminat dengan mustika ini bisa langsung japri.

05/01/2026

Perjalanan Spiritualku bersama Dewi Ratu Lanjar.

Jiwa muda dan tirakat lepas (tanpa makan minum) itulah kesenangan perjalanan hidupku ditahun 2008, dimana waktu itu tidak ada sedikitpun rasa takut sewaktu ditempatkan di areal wingit, kecuali hanya satu, selalu ingin bertemu dengan tokoh yang dituju. Kisah ini terjadi pada bulan Asyuro atau Desember 2008.

Pada masa kekosonganku, dimana bulan itu pabrik yang kusandarkan untuk mencari nafkah sedang libur , maka tak kusia- siakan waktuku untuk bertandang ke pantai Slamaran Pekalongan Jawa Tengah, yang konon pada bulan Asyuro banyak membawa berkah bagi para tirakat.

Setelah ijin ke juru Kuncen H. Hasan, malam itu saya ditemani oleh beliau tabur bunga dan mengadakan umbu rampe dipantai Slamaran, dua malam dan seterusnya saya datang sendiri ke tempat ritual, mendekatkan diri kepada Allah, lewat wasilah penghubung Dewi Lanjar.

Seperti pada tirakat umumnya, saban malam hingga subuh, saya tidak mengalami hal- hal aneh, namun di hari ke 5, saat tertidur di komplek milik H. Hasan, saya di mimpikan bertemu Dewi Lanjar, beliau membawaku ke dalam istananya dengan menaiki kereta kencana. Namun sayang baru saja memasuki istana yang begitu megah, saya dibangunkan oleh Juru Kuncen, katanya saya menggigau terus.

Malam ke- 6 hujan deras sejak sore tiada berhenti, ingin rasanya ke pantai, namun ombak laut lagi pasang. Akhirnya kita melaksanakan dzikiran di komplek tempat kita menginap. Malam itu entah faktor apa? Pikiran dan hatiku selalu resah.

Ingin sekali malam itu datang ke kepantai, namun rasa was- was karena hujan belum juga reda, menjadikanku tetap bertahan di komplek. Tepat pukul 03 dini hari, hatiku tidak kuat lagi untuk pergi kesana.

Dengan tekad baja akhirnya saya keluar dari bilik komplek menuju pesisir pantai. Sampai disana gemuruh suara ombak memecah keheningan malam. Ternyata air laut benar- benar lagi pasang.

Setelah mengamati suasana akhirnya saya mencari tempat agak jauh dari pesisir dan mulai melaksanakan rutinitas dzikiran. Namun baru saja kita melepaskan diri dari hal- hal duniawi dan menata satu kekhusu'an kepada Allah, tiba- tiba dari arah depan terdengar suara bergemerincing sangat keras, seperti deretan rantai besi saling bergesekkan. Lambat laun terlihat cahaya kemilau terang benderang dan akhirnya saya hanya bisa terdiam tanpa bisa berkata- kata tatkala dari kejauhan air laut, muncul satu kereta beserta sais dan seorang ratu mendatangiku.

Semakin dekat akalku laksana terkunci sesaat, hanya bisa bengong dan terus menatap siapa yang mendatangiku. Lalu setelah dekat sang Ratu melemparkan beberapa buah kelapa kehadapanku sambil tersenyum dan setelah itu beliau berbalik arah menyelam kembali ke dalam pantai.

Setelah aku tersadar dengan apa yang terjadi barusan, ternyata dihadapanku sudah ada 2 buah kelapa muda yang semuanya memiliki ruas tangkai (tumbuh daun), dengan langkah tergesa- gesa kedua kelapa tadi aku bawa ke komplek dan disana rupanya juru kuncen H. Hasan, sudah menungguku.

"Sudah ditemui ibu Ratu" jelasnya.

"Kok dia tahu?" Terang bathinku.

Lalu saya dibawanya masuk dan beliau bertanya seputar dua kelapa tadi. Setelah semuanya saya ceritakan. Beliau langsung masuk ke dapur dan mengambil sebilah golok.

"Coba tepas kedua kelapa itu!" Jelasnya.

Lalu aku mengikutinya dan ternyata disetiap buah kelapa terdapat beberapa mustika.

Setelah juru kuncen mengambil beberapa mustika, beliau berkata padaku:

" Kamu sungguh beruntung ini mustika Bluluk (kelapa) yang sifatnya buat duniawi/ kerejekian dan penakluk bangsa manusia dan ghoib. Ini kalau bukan mustika sudah harganya miliaran. Karena batunya bernama Cat Eye, namun karena ini jenis mustika, maka urat batunya hilang berganti dengan manfaat atau faedah".

Inilah penampakkan mustika Bluluk atau Kelapa.

Bagi yang berminat bisa langsung japri

31/12/2025
MINYAK KELAPA NUNGGALSejak zaman Sanghyang hingga kini, buah kelapa Nunggal (tunggal) masih diburu kalangan Spiritual ka...
29/12/2025

MINYAK KELAPA NUNGGAL

Sejak zaman Sanghyang hingga kini, buah kelapa Nunggal (tunggal) masih diburu kalangan Spiritual karena manfaatnya yang begitu besar, khususnya dalam hal pengasihan maupun penarik langgan (kerejekian).

Di era sekarang, tidak sedikit dari suami yang memanfaatkan sarana yang satu ini buat berpoligami, tanpa istri tua marah. Sedangkan wanita nakal kebanyakan memanfaatkannya buat pencari dana besar dari si hidung belang.

Manfaat minyak kelapa Nunggal tidak usah di ragukan, asal dipakai dan dijalankan apa adanya, tanpa dipikirkan atau dihayalkan (dituju) yang menjadikan tertutupnya hizab kita, fainsya Allah, banyak membawa kemudahan dan faedah besar lainnya.

Hanya saja minyak kelapa Nunggal, tidaklah banyak stock dikarenakan sulitnya mendapatkan buah yang hanya ada satu pada pohon kelapa.

Membahas minyak kelapa Nunggal, sarana ini disebut piranti nikah bagi bangsa Ghoib, karena mereka menganggap minyak kelapa nunggal (asli) bagian dari benda/piranti yang sangat dimuliakan.

Bagi ahli bathin, minyak kelapa Nunggal, piranti asihan dan pendongkrak duniawi terbaik sepanjang masa dan bagi anak muda, wasilah ini laksana anak panah yang membuat siapapun menjadi s**a.

NB.
- Minyak Kelapa Nunggal, tidak memiliki pantangan sama sekali dan bisa dipakai oleh siapapun tanpa terkecuali, baik dari jalur putih maupun hitam.
- Power kekuatan minyak ini tidak mengalami susut atau berkurang, setiap waktu akan stabil, kecuali dari badan kita sendiri yang drop karena sebab lain.
- Kami garansikan 1 bulan penuh setelah barang diterima, bila dirasa tidak memiliki manfaat sama sekali, 100% mahar akan kami kembalikan utuh, kecuali sudah diatas masa garansi (lebih dari sebulan pemakaian)

Minyak kelapa nunggal kami bikin 2 jenis, Umum dan Khusus.

Minyak kami bikin sesuai dengan prosedur ilmu hikmah dan bisa di cek ke asliannya.

Konsultasi pribadi dan produk..
Wa : 081280320803

27/12/2025

KISAH BATU LUMBUNG SUNAN KALIJAGA

Dimusium Kasepuhan Cirebon, terdapat artefak asli milik kanjeng sunan Kalijaga, berbentuk batu lumbung (batu berlobang) yang dulu digunakan buat menghaluskan bumbu atau kunyit.

Namun batu lumbung milik sunan Kalijaga yang berada di musium, berbeda dengan kebiasaan lumbung milik rakyat kala itu, lumbung ini dulunya adalah pusaka pusar bumi, dimana lumbung ini ditempatkan, sifatnya menyuburkan pertanian, penderes rejeki dan kemakmuran rakyat. Bahkan dulu pada masa paceklik melanda kota Cirebon, Mbah Kuwu Cakra Buana, meminta kepada sunan Kalijaga, untuk meminjamkan lumbung tersebut agar ditaruh disamping kerathon.

Sejak adanya lumbung tersebut, kota Cirebon diguyur hujan besar hingga tanaman subur kembali dan rakyat menjadi makmur penuh kemudahan, khususnya digampangkan dalam urusan rijki.

Kisah ini menjadi inspirasiku, bagaimana sebuah batu menjadi wasilah agung pada masa itu sehingga sifat paceklik dan penderitaan rakyat bisa di tangani oleh sebuah batu lumbung, milik sunan Kalijaga?

Hampir 10 harian saya meneliti sejarah ini dan beberapa kali saya mendatangi musium, bertemu dengan raja Kasepuhan P. Nusantara dan pembesar istana lain, seperti Ca Unus, Ca Iwank dan lainnya. Bertanya banyak hal tentang artefak yang berada di dalam musium, walau hatiku tetap saja tidak bisa dibohongi. Ingin mengetahui lebih detail tentang sejarah batu lumbung, namun hal itu tidak bisa di uraikan secara fulgar didepan mereka.

Suatu malam saya melaksanakan dzikiran rutin di masjid sang Cipta Rasa Kasepuhan, namun malam itu tiba- tiba terpikir dalam benakku akan batu Lumbung milik sunan Kalijaga. Maka lewat temanku orang kerathon, malam itu saya ditemani masuk lingkup istana dan istirahat di joglo depan masjid alit.

Dari sini saya mulai dzikiran dan entah dari mana asalnya, tiba tiba ada cahaya merah kebiruan melesat dan mengitari areal joglo yang saya tempati, lalu cahaya tadi terbang ke arah timur dan masuk ke dalam musium.

Dua malam dari kejadian itu saya bermimpi datang ke musium dan mendekati batu lumbung, disana seolah- olah kanjeng sunan Kalijaga masih hidup dan memberikan wejangan amalan kepada semua yang hadir, diantara amalan yang diberikan......................

Karena asiknya mendengarkan tausiyyahnya tanpa sadar istriku membangunkanku karena aku terus menggigau, katanya. Dari sinilah aku baru tahu ternyata disampingku sudah ada beberapa mustika lumbung.

Inilah penampakkan mustika LUMBUNG.

25/12/2025

Mustika yang ikut ke bapak dan kakeknya.
(Sanghyang Parikesit dan Sanghyang Angka Wijaya)

Dunia ghoib memang sulit dinalar akal, dicari tambah menjauh, dibiarkan tambah mendekat. Itulah yang terjadi pada mustika Pandawa, keduanya tanpa terduga datang sendiri dan tergeletak tidak jauh dari mustika Arjuna dan Semar.

Untuk jelasnya saya beberkan sedikit tentang kedatangan kedua mustika Pandawa.

Pada malam senin, kedua mustika alam Sanghyang Arjuna dan Semar, sudah kami dapatkan (bisa dibaca di artikel sebelumnya). Nah malam selasanya badanku agak ambruk mungkin kelelahan, malam itu diriku lebih banyak tidur.

Antara pukul 02 dini hari, kamarku laksana ada angin besar (mirip suara baling helikoter) saya terbangun dan diantara dinding kamar, terlihat aneka cahaya melesat kesana kemari dan akhirnya jatuh diantara kedua mustika alam Sanghyang Arjuna dan Semar.

Mungkin karena badanku lagi drop hingga saya melanjutkan tidur kembali tanpa menggubris mustika- mustika yang baru datang.

Ditengah terlelapku saya bermimpi di datangai para Pandawa, bernama Parikesit dan Angka Wijaya, memberikan satu buntalan terbuat dari kantong kulit dan saat mereka memperlihatkan isi di dalamnya, ternyata mustika yang barusan datang.

"Aku tindak nunut" artinya. "Aku ikut" sambil menuding pada mustika alam Sanghyang Arjuna dan Semar. Lalu beliau memperlihatkan secarik daun lontar yang memiliki aksara Hanacara, yang mungkin sebagai asma' kuncinya.

Bagi yang berminat dan mau memaharkan mustika Pandawa, kami beri mahar murah...

Wa : 081280320803

Address

Jalan Syech Bayanillah
Cirebon
1542

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mbah Bayu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram