01/05/2018
from by .app
・・・
Lagi gend**g anak, eh dia ketiduran. Yang ada di pikiran pasti langsung pelan-pelan melipir ke kamar, terus pelan-pelannnn banget mindahin anak ke tempat tidur, kadang sampai tahan nafas segala. Eh begitu mendarat di kasur, si kecil langsung bangun dan minta digend**g lagi. Buyar deh niat mau bersih2 rumah 😥
Siapa yang sering ngalamin itu? Seberapa kali pun kita mencoba atau seberapa akuratnya kita mengira kalau si kecil lagi deep sleep, kejadian seperti di atas pasti terjadi dan terjadi lagi. Kenapa ya?
Ada dua alasannya:
❤ Pertama, siklus tidur bayi itu nggak seperti orang dewasa. Dia butuh 20 menit untuk mencapai fase deep sleep dan akan mudah terbangun.
Tapi kadang ada yang gend**g bayi agak lama sebelum dipindah ke tempat tidur, tapi kok anaknya masih kebangun juga?
❤ Ini karena alasan kedua, yaitu bayi bisa langsung tahu begitu ia terpisah dari ibu atau pengasuhnya. Saat dipindah ke tempat tidur, dia bisa langsung merasa ada sesuatu yang hilang, seperti kehangatan tubuh ibu, sentuhan ibu, bau ASI, dll.
Itulah yang bikin bayi selalu terbangun saat dipindah ke tempat tidur dari gend**gan. Ini perilaku normal bayi di bulan-bulan pertamanya. Karena otak si kecil tidak sama dengan kita.
Di pikirannya, ia merupakan satu bagian dengan ibunya. Saat terpisah, ia langsung waspada dan merasa dalam bahaya. Tapi lama kelamaan si kecil ngerti kok kalau ia dan ibunya adalah dua individu yang berbeda, biasanya di usia 6-9 bulan saat separation anxitey mulai muncul.
Terus harus gimana d**g? Ingat mantra ini aja Mom, "this too shall pass". Semuanya akan berlalu, nggak ada yang permanen. Sedikit tips di gambar mungkin juga bisa membantu.
Yuk ah tag si Ayah biar bisa gantian gend**g si kecil 😉
Thanks to
**gbayi