21/04/2026
RRI.CO.ID, Denpasar - Penipuan online kini menjadi ancaman nyata di tengah meningkatnya aktivitas digital masyarakat Indonesia. Ketika seseorang menjadi korban, langkah paling penting adalah bertindak cepat dan terstruktur agar kerugian tidak semakin besar.
Menurut laporan Badan Siber dan Sandi Negara, tren kejahatan siber di Indonesia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital, sehingga literasi keamanan digital menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat. Sementara itu, studi dari Interpol juga menegaskan bahwa kecepatan pelaporan dan kelengkapan bukti merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penanganan kasus penipuan online lintas negara. Kedua referensi ini menegaskan bahwa selain tindakan reaktif, pencegahan melalui edukasi juga menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman kejahatan digital di era modern.
Dirangkum dari berbagai sumber, cara melaporkan penipuan online, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengamankan seluruh bukti digital, seperti tangkapan layar percakapan, nomor telepon atau WhatsApp pelaku, profil media sosial, hingga bukti transfer. Selain itu, menyimpan tautan (URL) toko online atau akun pelaku juga penting untuk memperkuat laporan.
Baca Selengkapnya
https://rri.co.id/denpasar/iptek/2335148/begini-cara-melaporkan-penipuan-online
Penipuan online kini menjadi ancaman nyata di tengah meningkatnya aktivitas digital masyarakat Indonesia. Ketika seseorang menjadi korban, langkah paling penting adalah bertindak cepat dan terstruktur agar kerugian tidak semakin besar.