Tsabitha Bekam

Tsabitha Bekam Layanan Terapi Bekam & Terapi Lintah

19/08/2019

BISAKAH BERBICARA DENGAN TUBUH ANDA MENJADI JAWABAN KELUHAN KESEHATAN ANDA?

Oleh: Carolanne Wright, Kontribusi penulis utk Wake Up World

Jangan bimbang, pikiran dapat menjadi alat penyembuhan yang kuat. Dan ilmu pengetahuan mulai mengakui apa yang telah dikenal oleh para penyembuh, para intuitif, shaman dan guru spiritual selama ribuan tahun. Peneliti seperti Bruce Lipton, Ph.D. telah menunjukkan bahwa pikiran kita, baik secara sadar atau tidak, memiliki dampak yang mendalam pada tubuh kita - sampai ke tingkat sel dan DNA kita.

Dari waktu ke waktu, telah menunjukkan bahwa ketika kita memperlakukan diri kita dengan buruk melalui pikiran dan percakapan serta keyakinan, kesehatan pada akhirnya akan menderita. Untungnya, sebaliknya juga benar. Ketika kita berada dalam keadaan cinta murni tanpa syarat - mukjizat terjadi sebagai hal yang biasa.

Mengambil cerita dari seorang wanita yang menderita kanker stadium IV. Tubuhnya hancur dari terapi konvensional - ia telah kehilangan rambutnya dan berat badan, menua dengan cepat dan kesakitan. Dia pada dasarnya sekarat. Pada suatu malam, saat dia berdiri di depan cermin, melihat tubuh kurus, dia sangat terpukul dan timbul kasih sayang sepenuh hati untuk dirinya sendiri. Dia mulai berbicara dengan penuh kasih kepada tubuhnya, layaknya ia berkata kepada anak kecil yang ketakutan, mengatakan kepada dirinya sendiri/tubuhnya betapa dia sangat mencintainya. Dia juga menyatakan penyesalannya karena ia selama ini tidak menunjukkan cinta sejati dan hormat terhadap tubuhnya. Percakapan berlangsung untuk beberapa waktu. Kemudian dia tidur dan merasa damai dan puas dimana selama bertahun-tahun tidak pernah dia rasakan. Sebagaimana ia ceritakan, ini adalah awal dari pemulihan yang mencengangkan.

SETIAP PIKIRAN BERARTI Biasanya kita tidak memberikan banyak perhatian pada pikiran-pikiran yang berputar di kepala kita – dan ini merupakan kesalahan besar. Berikut ini alasannya. Kata-kata negatif bersenandung di latar belakang otak kita dan sedang didengar oleh sel-sel kita sepanjang hari. Sebagaimana Ian Brown telah menunjukkan pada bukunya “Kata-kata Berguna Untuk Sel Anda: "Sel adalah penimbun - emosi, pikiran, dan pengalaman-pengalaman sebelumnya - dan tidak ada yang dapat dihentikan kecuali Anda memberitahu pikiran dan emosi untuk pergi." Kabar baiknya adalah bahwa sel-sel kita juga menyerap penuh kasih sayang, semangat, pikiran dan kata-kata positif.

Saya masih ingat mendengar seorang Rinpoche Tibet terkenal, mengatakan bahwa setiap pikiran – satu pikiran sangat berarti. Pada saat itu saya berpikir: "Ah masa sih?." Sekarang saya paham. Bahkan para ilmuwan kini menyadari bahwa DNA dapat di program dengan kata-kata dan frekuensi. Alih-alih membombardir sel-sel kita dengan pikiran dan keyakinan yang tidak begitu bermanfaat, kita bisa mulai menyembuhkan diri dengan pemahaman pertama bahwa kita tidak hanya otak yang didukung oleh tubuh yang signifikan - orientasi buruk di sebagian masyarakat Barat saat ini. Sesungguhnya kami ini merupakan sistim yang sangat cerdas di mana masing-masing bagian memiliki kesadaran yang unik yang memberikan kontribusi untuk keseluruhan.

KATA-KATA POSITIF KEPADA TUBUH UNTUK PENYEMBUHAN Praktisi Medis intuitif Caroline Myss ingat saat dia menerima "pesan" yang kuat dari hati (liver) seorang klien, yang menyatakan bahwa ia sedih dan bingung. Ketika Caroline mempertanyakan wanita tentang hal itu, klien malu-malu mengakui bahwa ia kesal terhadap hatinya karena tidak "bekerja sama" menjadi sehat. Hal yang sama berlaku untuk setiap organ dan sel dalam tubuh - semua mendengarkan (dan menanggapi) pikiran kita. Ketika kita mengakui saling ketergantungan yang luar biasa ini dalam diri kita, kita dapat mengembangkan hubungan yang penuh kasih dan hormat dengan tubuh, organ-organ dan sel-sel kita. Menenangkan pikiran melalui meditasi dan mendengarkan tubuh kita adalah langkah pertama yang baik. Anda akan terkejut akan informasi yang muncul ke permukaan. Kami kemudian bisa mengatakan dengan suara keras kata sederhana dengan niat tulus: Aku mencintaimu. Beberapa mulai dengan area spesifik yang bermasalah, orang lain menyelimuti seluruh tubuh dengan kata-kata penyembuhan.

Therese Wade, MSc menawarkan tips tambahan yang ada pada bukunya “Sel Anda Mendengarkan: Bagaimana Berbicara dengan Tubuh Anda Dapat Menyembuhkan”: • Sapalah tubuh Anda dengan kasih sayang yang tulus, memahami bahwa tubuh terdiri dari sel-sel yang memiliki kesadaran dan mengalami emosi. • Membangun kepercayaan dengan melibatkan tubuh Anda dalam percakapan mental yang positif tentang keinginan Anda untuk Anda berdua bekerja sama dan mengatasi penyakitnya. • Memungkinkan perubahan dalam percakapan dengan menggunakan pikiran dan kata-kata berbeda yang menimbulkan emosi yang tinggi secara spontan.

Dengan tujuan yang sama, pemimpin spiritual Osho menambahkan: "Setelah Anda mulai berkomunikasi dengan tubuh Anda, hal-hal menjadi sangat mudah. Tubuh tidak perlu dipaksa namun dapat dibujuk. Seseorang tidak perlu bertarung dengan tubuh – itu sangat buruk, kekerasan, agresif, dan konflik apapun akan menciptakan lebih banyak ketegangan. Jadi Anda tidak perlu berada dalam kondisi yang menimbulkan konflik (tegang) - biarkan kenyamanan menjadi penguasa". Osho mengingatkan kita bahwa penyakit yang berulang dan kronis dapat mengindikasikan penyakit serius, sehingga harus bijaksana untuk berkonsultasi dengan praktisi kesehatan berpengalaman untuk di evaluasi. Selain itu, jangan menyebutkan ketidak-nyamanan atau rasa sakit/penyakit, namun Anda harus berbicara langsung kepada otak / tubuh. Di bawah ini Osho memberikan dua contoh bagaimana menyambut ketidak seimbangan dalam tubuh:

Berat badan: "Pertama beritahukan otak bahwa Anda mengirim pesan ke tubuh, dan bahwa otak harus menyebarkannya. Kemudian beritahukan tubuh bahwa 5 pound atau kilo yang berkurang akan ideal dan bahwa Anda mencerna secara normal. Jangan melibatkan cara makan sama sekali. Hanya memberitahu tubuh bahwa penurunan beberapa kilo diperlukan. Dan ketika Anda sampai di sana, beritahu tubuh untuk tetap berada pada berat ideal, tidak ada kebutuhan untuk kehilangan berat badan lagi atau naik.

Migrain: “Berbicaralah kepada tubuh dengan dua cara. Pertama berbicara ke seluruh tubuh, mengatakan bantuan diperlukan untuk menghilangkan rasa sakit ini dalam otak. Jelaskan kepada tubuh bahwa sakit ini bukan alami. Tidak perlu berada pada rasa sakit ini. Kemudian berbicara ke otak secara langsung, melalui kata-kata Anda sendiri mengatakan, "Aku mencintaimu tapi rasa sakit ini bukan bagian dari alam, dan sekarang saatnya untuk mengembalikan ke tatanan semula." Dan pada saat migraine hilang ingatkan otak agar tidak kembali. "

Pada akhirnya ia yakin bahwa "Manusia perlu diajarkan bagaimana berteman dengan tubuh" agar dapat benar-benar sembuh dan sehat.
bit.ly/kacamatadepok

Repost Sonny Sumarsono Wuryadi

11.5k Followers, 682 Following, 256 Posts - See Instagram photos and videos from KACAMATA DAN FRAME FASHION ()

09/08/2019

Baru-baru ini dokter-dokter di dunia dikejutkan oleh pernyataan seorang ilmuwan muslim yang berasal dari Damaskus, Muhammad Amin Syaikhu tentang perbandingan hasil laboratorium antara darah yang berada dalam pembuluh darah dengan darah yang keluar karena bekam (hijamah).

Menurutnya, rahasia tentang mekanisme kesembuhan yang diperoleh dari praktik bekam terletak pada dibersihkannya tubuh dari darah rusak yang menghambat berjalannya fungsi-fungsi dan tugas-tugas tubuh secara sempurna. Sebuah tim laboratorium telah meneliti darah yang keluar dari titik-titik bekam, yaitu dari tengkuk dan mengomparasikannya dengan darah pembuluh biasa.

Dari penelitian tersebut, diperoleh beberapa kesimpulan.

1. Darah bekam mengandung 1/10 kadar sel darah putih (lekosit) yang ada dalam darah biasa. Hal ini cukup mengagetkan para ilmuwan, bagaimana darah bisa keluar tanpa disertai leukosit (sel-sel darah putih) yang banyak.

Artinya terapi bekam tetap melindungi sekaligus menguatkan unsur-unsur sistem kekebalan. (Lihat Tabel Perbedaan Darah Bekam dengan darah hasil donor darah)

2. Bekam membuang eritrosit (darah merah) yang sudah tidak aktif lagi. Semua sel darah merah memiliki bentuk yang aneh. Artinya bahwa sel-sel tersebut tidak mampu melakukan aktivitas, disamping juga menghambat sel-sel lain yang masih muda dan aktif.

3. Kapasitas ikatan zat besi dalam darah bekam tinggi sekali (550-1.100).

Suatu hal yang menunjukkan bahwa bekam mempertahankan zat besi yang ada di dalam tubuh dan tidak ikut keluar bersama darah yang dikeluarkan melalui bekam, sebagai awal penggunaan zat besi tersebut dalam pembentukan sel-sel muda yang baru.

Perbedaan Darah Bekam dengan darah dari donor darah. (foto: ist/palontaraq)
Perbedaan Darah Bekam dengan darah dari donor darah. (foto: ist/palontaraq)

4. Peningkatan sel darah putih dan sel darah merah yang terjadi pada bekam.

Hal ini menunjukkan bahwa proses bekam berhasil mengeluarkan semua kotoran, sisa dan endapan darah sehingga mendorong kembali aktifnya seluruh sistem organ tubuh.

Marilah kembali menghidupkan Sunnah Rasulullah dalam bidang pengobatan (Thibbun Nabawi), khususnya Bekam atau Hijamah yang dapat menyembuhkan 72 penyakit.

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Barangsiapa menghidupkan sunnahku di kala umatku sudah rusak, maka baginya 100 pahala syahid” dan sabda beliau yang berbunyi, “Barangsiapa yang menghidupkan sunnahku sesungguhnya dia mencintaiku, barangsiapa yang mencintaiku sesungguhnya dia bersamaku dalam syurga”. (HR Abu Dawud)

Wallahu ‘alam bish-shawab. (*)

Sumber: palontaraq.id

Terapi BekamTerapi Lintah
24/07/2019

Terapi Bekam
Terapi Lintah

22/07/2019
10/07/2019

Tsabitha Bekam come back...😆
17/06/2019

Tsabitha Bekam come back...😆

16/05/2019

binatang yang disinggung pertama kali tersirat dalam Al Quran yaitu Lintah di surat Al Alaq (surat Iqro’) SQ: 96: ayat 2.ng>(segumpal darah*)ng> Awal pembentukan manusia menggantung pada rahim ibunya memancangkan akar dan menghisap darah ibunya seperti Lintah Dan zat-zat utama yaitu zat antikoagulan (anti pembekuan darah / anti pengentalan darah) yang menyembuhkan ketika dia mengambil darah mangsanya, selain mengandung juga zat2 seperti yang terdapat di putih telur dan vitamin2, yang bermanfaat mengencerkan darah yang pada akhirnya dapat membuka saluran2 pembuluh yang tersumbat dan menyempit, sehingga bagian badan yang sedikit teraliri darah menjadi normal kembali dan syaraf di sekitarnya akan aktif lagi.

Sumber :https://hardianimalscience.wordpress.com/

04/05/2019

Kandungan dalam Air Liur Lintah
Apa keunggulan lintah yang membuatnya dapat digunakan sebagai metode penyembuhan? Apa benar manfaat lintah untuk tubuh manusia bisa diandalkan? Jawabannya, terletak pada air liurnya. Air liur lintah mengandung berbagai zat yang dipercaya mampu membantu menjaga kesehatan tubuh. Zat-zat tersebut antara lain:

1. Hirudin
Zat yang mengandung 65 asam amino ini biasa digunakan pada operasi saraf-saraf kecil. Fungsinya adalah untuk menghambat pembekuan darah dan mengurangi tersumbatnya aliran darah.

2. Histamine
Zat histamine atau juga dikenal dengan sebutan bioamina ini pertama kali ditemukan oleh Dale dan Laidlaw pada 1910. Fungsi zat histamine dalam air liur lintah ini adalah untuk memperlebar pembuluh darah untuk menyalurkan zat hirudin, serta meningkatkan volume darah yang dihisap di area tersebut.

3. Enzim Calin
Enzim ini berfungsi untuk mencegah infeksi dan menyembuhkan luka. Dalam tubuh, enzim ini banyak terdapat pada darah, yang berfungsi sebagai penghambat pembekuan darah.

4. Carboxypeptidase A Inhibitor
Zat ini berfungsi untuk melancarkan aliran darah pada area gigitan. Ketika lintah mengisap darah, zat ini akan membantu menghambat pengentalan darah di sekitar bagian tubuh yang digigit ketika melakukan terapi lintah.

5. Kolagen
Zat yang biasa dijumpai pada produk-produk kecantikan wajah ini juga terdapat pada air liur lintah. Fungsinya adalah untuk mengendalikan dan merawat trombosit. Jika diaplikasikan pada wajah, zat ini mampu menghambat penuaan dini dan mencegah kerutan.

Manfaat Terapi Lintah untuk Kesehatan
Sebagai metode pengobatan, terapi lintah dipercaya dapat membawa banyak manfaat. Berikut beberapa di antaranya:

1. Mengatasi Hipertensi
Air liur lintah mengandung zat yang mampu memperlancar sekaligus menyeimbangkan tekanan darah. Sebagai pengobatan hipertensi, terapi lintah dilakukan pada beberapa titik yang dapat langsung bekerja pada pembuluh vena.

2. Mengobati Diabetes
Pengidap diabetes selalu diintai oleh kematian jaringan, yang dapat berujung pada proses amputasi. Terapi lintah dipercaya mampu meningkatkan aliran darah dalam tubuh dan membuat sirkulasi darah menjadi lebih lancar, sehingga risiko kematian jaringan pun berkurang.

3. Mempercepat Penyembuhan Luka
Zat bdellins yang terdapat pada air liur lintah dapat membantu mengatasi peradangan dalam tubuh, seperti peradangan saluran pencernaan, pankreatitis, dan hepatitis. Cara kerja lintah dalam penyembuhan luka atau peradangan ini adalah dengan menghisap darah, lalu mengeluarkan air liur yang mengandung senyawa peptide. Senyawa tersebut berfungsi untuk mengatasi pembekuan darah dan melancarkan peredaran darah.

4. Menyembuhkan dan Menjaga Kesehatan Kulit
Zat kolagen yang terkandung dalam air liur lintah dapat menjadi solusi untuk berbagai masalah kesehatan kulit. Terapi lintah pun kini banyak dilakukan pada banyak klinik kecantikan, karena dipercaya mampu mencegah penuaan dini dan kerutan pada wajah sehingga manfaat lintah untuk kecantikan memang benar-benar terasa.

Tsabitha terapi lintah
03/05/2019

Tsabitha terapi lintah

26/04/2019

Tsabitha Profesional Bekam
23/04/2019

Tsabitha Profesional Bekam

Address

Cilangkap, Tapos
Depok

Opening Hours

Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

+6289608794349

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tsabitha Bekam posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram