Oikonomics

Oikonomics OPENPO is a digitally-driven, Social-Economics Ecosystems OPENPO by Oikonomics Ecosystems

WHEN YOUR "GLORY DAYS" ARE GONE... WHAT'S NEXT? πŸ“‰πŸ’” Pernah ngerasa hancur banget karena proyek gagal atau kehilangan posi...
31/03/2026

WHEN YOUR "GLORY DAYS" ARE GONE... WHAT'S NEXT? πŸ“‰πŸ’”

Pernah ngerasa hancur banget karena proyek gagal atau kehilangan posisi yang selama ini dibanggakan? πŸ“‰ Ratapan 1 menceritakan Yerusalem yang dulu jaya tapi sekarang sepi. Di dunia kerja, kegagalan itu nyata dan menyakitkan. Tapi kabar baiknya: Tuhan nggak nyuruh kita pura-pura kuat.

Yuk, belajar cara memproses "Career Grief" dan nemuin titik balik bareng Tuhan di renungan hari ini di sini:
https://shorturl.at/5CB3V

Atasi kegagalan karier dan krisis identitas melalui renungan Ratapan 1. Belajar memproses duka profesional secara jujur dan menemukan harapan baru di tengah kehancuran rencana.

✨ JANGAN DIBAWA SENDIRI, TUMPAHKAN SAJA! ✨Pernah merasa duniamu lagi "runtuh" dan nggak tahu harus cerita ke siapa? Seri...
31/03/2026

✨ JANGAN DIBAWA SENDIRI, TUMPAHKAN SAJA! ✨

Pernah merasa duniamu lagi "runtuh" dan nggak tahu harus cerita ke siapa? Seringkali kita merasa harus terlihat kuat di depan orang lain, bahkan di depan Tuhan. Tapi, tahukah kamu kalau Tuhan justru rindu kejujuranmu? πŸ’§

Ratapan 2:19 mengingatkan kita: "Curahkanlah isi hatimu seperti air di hadapan Tuhan!" 🌊

Tuhan nggak butuh kata-kata puitis. Dia pengen kamu apa adanya. Kalau lagi sedih, tumpahkan. Kalau lagi buntu, alirkan. Sama seperti air yang ditumpahkan nggak bisa kembali lagi, biarlah bebanmu pun lepas saat kamu serahkan pada-Nya malam ini. πŸŒ™πŸ™

Jangan biarkan malammu berlalu dengan sesak. Bangun, angkat tangan, dan biarkan Dia memulihkanmu dari dalam.

Baca Renungan Online Selengkapnya di sini:
https://shorturl.at/UWJ0n

Jangan pendam bebanmu sendiri. Simak renungan Ratapan 2:19 tentang rahasia kelegaan jiwa dengan mencurahkan isi hati secara jujur di hadapan Tuhan di saat

😭 NGGAK APA-APA BUAT MENANGIS DI HADAPAN TUHAN...Pernah merasa duniamu runtuh dan nggak ada satu pun orang yang mengerti...
31/03/2026

😭 NGGAK APA-APA BUAT MENANGIS DI HADAPAN TUHAN...

Pernah merasa duniamu runtuh dan nggak ada satu pun orang yang mengerti rasanya? Di Ratapan 1, Yerusalem digambarkan seperti seorang janda yang menangis sendirian di tengah malam. Nggak ada kemegahan, nggak ada teman, yang ada cuma reruntuhan. πŸ›‘

Tuhan sengaja taruh kitab Ratapan di Alkitab supaya kita tahu: Tuhan itu dengerin jeritan kita. Dia nggak minta kita selalu tampil hebat. Dia mau kita JUJUR.

Kalau hari ini hatimu lagi berat, jangan lari dari Tuhan. Menangislah di depan-Nya. Karena pemulihan nggak dimulai dari kepura-puraan, tapi dari hati yang hancur namun berani ngaku: "Tuhan, aku butuh Engkau!" βœ¨πŸ™Œ

Baca Renungan Online Selengkapnya di sini:
https://shorturl.at/bvk0u

Pelajari cara mengolah kesedihan melalui Renungan Ratapan 1. Temukan kekuatan dalam kejujuran di hadapan Tuhan saat Anda merasa kehilangan segalanya dan butuh penghiburan sejati

πŸ›‘ JANGAN LARI KE "MESIR" SAAT MASALAH DATANG!Pernah nggak sih kamu minta saran ke orang atau doa ke Tuhan, tapi pas jawa...
30/03/2026

πŸ›‘ JANGAN LARI KE "MESIR" SAAT MASALAH DATANG!

Pernah nggak sih kamu minta saran ke orang atau doa ke Tuhan, tapi pas jawabannya nggak sesuai harapan, kamu malah marah dan bilang "Ah, itu nggak bener!"? πŸ›‘

Di Yeremia 43, orang-orang Yehuda melakukan hal yang sama. Mereka nggak s**a jawaban Tuhan, lalu menuduh Nabi Yeremia berbohong. Mereka akhirnya lari ke Mesir, mengira bakal aman di sana. Padahal, lari dari masalah tanpa ketaatan itu cuma pindah tempat buat ketemu masalah yang lebih besar.

Seringkali kita pikir "pindah kerjaan", "pindah lingkungan", atau "pindah cara" (yang nggak jujur) bakal nyelesaiin masalah. Tapi sebenernya, perlindungan kita itu bukan soal lokasi, tapi soal KETAATAN. Jangan jadi orang congkak yang nutup telinga buat suara Tuhan! βœ¨πŸ™Œ

Baca Renungan Online Selengkapnya di sini:
https://shorturl.at/GEWfU

Pelajari bahaya kecongkakan dan pelarian semu dalam Renungan Yeremia 43. Temukan mengapa ketaatan jauh lebih penting daripada mencari perlindungan duniawi di saat krisis melanda hidup Anda

Capek Berjuang Tapi Gak Ada Hasil? Baca Ini:Lagi ngerasa "burnout" karena ekspektasi nggak sesuai kenyataan? Barukh juga...
28/03/2026

Capek Berjuang Tapi Gak Ada Hasil?

Baca Ini:
Lagi ngerasa "burnout" karena ekspektasi nggak sesuai kenyataan? Barukh juga pernah ngerasain hal yang sama. Di saat semuanya runtuh, Tuhan kasih pesan yang jleb banget buat kita semua.
Tuhan nggak panggil kita untuk jadi "Besar" di mata dunia, tapi untuk jadi "Setia" di mata-Nya. Barukh diajarin kalau nyawa dan penyertaan Tuhan itu udah lebih dari cukup. Mari kita evaluasi lagi ambisi kita hari ini.

Yuk, cek renungan hari ini tentang kenapa kita harus berhenti ngejar "hal besar" buat diri sendiri dan mulai fokus sama penyertaan-Nya, di sini:
https://shorturl.at/xaLOf

Renungan Yeremia 45: Temukan makna kesetiaan di tengah ambisi pribadi dan dunia yang kacau. Pelajari cara Barukh melepaskan ego demi rencana Tuhan yang lebih besar.

TIRED OF CHASING "GREAT THINGS"? READ THIS! πŸ›‘πŸ“ˆPernah ngerasa sudah kasih 100% di kantor tapi kok kayaknya nggak dapet ap...
28/03/2026

TIRED OF CHASING "GREAT THINGS"? READ THIS! πŸ›‘πŸ“ˆ

Pernah ngerasa sudah kasih 100% di kantor tapi kok kayaknya nggak dapet apa-apa? πŸ“‰ Barukh di Yeremia 45 ngerasain hal yang sama. Dia lelah, sedih, dan ngeluh. Tapi Tuhan kasih "reminder" keras: "Masakan engkau mencari hal-hal besar bagi dirimu sendiri?" Kadang, sukses bukan soal seberapa tinggi jabatan kita, tapi seberapa setia kita di posisi yang Tuhan kasih. Yuk, reset ambisi kita bareng-bareng hari ini! πŸ’‘πŸ’Ό

Baca renungan lengkapnya di sini:
https://shorturl.at/KGMs8

Atasi kekecewaan karier dan ambisi berlebih melalui renungan Yeremia 45. Belajar melakukan aspiration reset dan menemukan kepuasan sejati dalam penugasan Tuhan bagi profesional muda.

πŸ—‘οΈ MUSUH TERBERAT BUKAN YANG DI LUAR, TAPI YANG DUDUK SEMEJA DENGANMU!​Pernah merasa hubungan atau pelayananmu yang baru...
22/03/2026

πŸ—‘οΈ MUSUH TERBERAT BUKAN YANG DI LUAR, TAPI YANG DUDUK SEMEJA DENGANMU!

​Pernah merasa hubungan atau pelayananmu yang baru mau pulih tiba-tiba hancur karena masalah sepele atau orang dalam? Di Yeremia 41, kita belajar dari tragedi di Mizpa. Gedalya mau membangun, tapi Ismael datang menghancurkan karena cemburu. πŸ›‘

​Rekan-rekan, satu "Ismael" (sifat sombong, cemburu, atau haus jabatan) dalam hati kita bisa merusak seluruh rencana indah yang Tuhan sedang siapkan. Jangan biarkan ego kita membunuh harapan orang lain.

​Yuk, belajar jadi pelayan yang tulus dan waspada. Jangan kasih celah buat perpecahan di tengah masa pemulihan kita! βœ¨πŸ™Œ

​Baca Renungan Online Selengkapnya di sini: [Link di bawah]

​

Renungan Yeremia 41 mengajarkan kewaspadaan rohani terhadap pengkhianatan dan bagaimana hikmat Tuhan melindungi kita di masa sulit.

πŸ”“ BELENGGUMU SUDAH DILEPASKAN! SEKARANG MAU KE MANA?Pernah merasa hidupmu hancur berantakan dan nggak tahu harus mulai d...
21/03/2026

πŸ”“ BELENGGUMU SUDAH DILEPASKAN! SEKARANG MAU KE MANA?

Pernah merasa hidupmu hancur berantakan dan nggak tahu harus mulai dari mana? Di Yeremia 40, Yeremia justru dibebaskan dari rantainya pas kotanya lagi hancur-hancurnya. πŸ›‘

Tuhan kasih dia pilihan: Mau ikut ke Babel yang mewah, atau tetap tinggal di negerinya yang hancur tapi dekat dengan umat-Nya? Yeremia pilih buat membangun kembali. βœ¨πŸ™Œ

Rekan-rekan, kadang Tuhan izinin "kehancuran" terjadi supaya kita bisa benar-benar bebas dari keterikatan masa lalu. Jangan cuma fokus sama apa yang hilang, tapi lihatlah "seluruh negeri ada di depanmu". Tuhan kasih kamu kesempatan buat mulai lagi. Pertanyaannya: Apakah kamu mau membangun kembali bersama-Nya?

Baca Renungan Online Selengkapnya di sini:
https://shorturl.at/w9bcg

Merasa segalanya hancur? Simak Renungan Yeremia 40 tentang cara menemukan harapan baru dan membangun kembali hidup di atas puing-puing kegagalan. Harapan di Tengah Puing: Kesempatan Baru di Mizpa dan Kedaulatan Tuhan bagi Si Terbuang | Yeremia 40

Pernah terjebak di antara "ngomong jujur tapi risiko" atau "ngomong manis biar aman"? 😬Raja Zedekia manggil Yeremia seca...
16/03/2026

Pernah terjebak di antara "ngomong jujur tapi risiko" atau "ngomong manis biar aman"? 😬

Raja Zedekia manggil Yeremia secara diam-diam cuma buat nanya: "Ada firman Tuhan nggak?" Yeremia bisa aja bohong biar bebas dari penjara, tapi dia pilih buat tetap jujur. Di dunia kerja, kredibilitas kita dibangun dari kejujuran kita di momen-momen sulit seperti ini.

Yuk, belajar jadi profesional yang nggak bisa "dibeli" prinsipnya! πŸ’‘βœ¨
Read the full devotion here:
https://guebanget.online/blog/integrity-lab-77/uncompromising-voice-tetap-relevan-tanpa-gadaikan-prinsip-527

Renungan Yeremia 37 untuk profesional muda: Belajar keteguhan integritas di tengah politik kantor dan ketidakpastian karier. Menjadi suara kebenaran yang tidak berkompromi.

πŸ›‘οΈ TETAP SETIA, MESKIPUN NGGAK ADA YANG BELA!Pernah nggak sih kamu sudah kasih yang terbaik di pelayanan, tapi malah dit...
16/03/2026

πŸ›‘οΈ TETAP SETIA, MESKIPUN NGGAK ADA YANG BELA!

Pernah nggak sih kamu sudah kasih yang terbaik di pelayanan, tapi malah dituduh yang nggak-nggak? Difitnah, atau bahkan dikucilkan? Nabi Yeremia ngerasain itu di Yeremia 37. Dia dipenjara padahal nggak salah sama sekali! πŸ›‘

Tapi yang luar biasa: pas diajak ngomong rahasia sama Raja, dia nggak "cari aman". Dia tetap ngomong apa yang Tuhan mau, bukan apa yang Raja pengen dengar.

Rekan pelayan, integritas kita nggak diukur pas kita lagi di atas panggung dan dipuji-puji, tapi pas kita lagi di "bawah" dan nggak ada yang bela. Tuhan tetap lihat kesetiaanmu di tempat yang tersembunyi sekalipun. Jangan menyerah! βœ¨πŸ™Œ

Baca Renungan Khusus Pelayan Tuhan di sini:
https://shorturl.at/Cb3VU

Lelah karena difitnah dalam pelayanan? Simak Renungan Yeremia 37 tentang cara menjaga integritas saat niat baik kita disalahartikan oleh sesama.

πŸ›‘οΈ KESETIAAN ITU SOAL "AKAR", BUKAN CUMA "GAYA"!Sering merasa sulit buat konsisten dalam pelayanan? Kadang semangat, kad...
10/03/2026

πŸ›‘οΈ KESETIAAN ITU SOAL "AKAR", BUKAN CUMA "GAYA"!

Sering merasa sulit buat konsisten dalam pelayanan? Kadang semangat, kadang suam-suam kuku? Di Yeremia 35, Tuhan puji satu keluarga bernama kaum Rekhab karena mereka setia banget sama prinsip leluhur mereka selama ratusan tahun! πŸ›‘

Tuhan mau ingetin kita para pelayan-Nya: Jangan cuma jago melayani di depan orang, tapi miliki "akar" ketaatan yang kuat. Kalau perintah manusia saja bisa ditaati dengan sebegitu hebatnya, apalagi perintah Tuhan yang sudah kasih nyawa-Nya buat kita?

Yuk, jadi pelayan yang nggak gampang goyah. Pelayan yang prinsip imannya nggak bisa "dibeli" sama kenyamanan sesaat. Tetap setia, tetap konsisten! βœ¨πŸ™Œ

Baca Renungan Online Selengkapnya di sini:
https://shorturl.at/WpXFq

Lelah dalam komitmen? Simak Renungan Yeremia 35 tentang kaum Rekhab yang mengajarkan rahasia kesetiaan tanpa syarat bagi para pelayan Tuhan.

πŸ“ž ADA "SALURAN KHUSUS" SAAT KAMU TERJEPIT!Nabi Yeremia lagi di penjara pas dia dapet janji ini. Dia nggak bisa ke mana-m...
07/03/2026

πŸ“ž ADA "SALURAN KHUSUS" SAAT KAMU TERJEPIT!

Nabi Yeremia lagi di penjara pas dia dapet janji ini. Dia nggak bisa ke mana-mana, tapi dia diingetin: "Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab." πŸ›‘

Kadang Tuhan izinin kita di posisi "nggak bisa ke mana-mana" supaya kita sadar kalau satu-satunya jalan adalah "ke atas". Tuhan nggak cuma janjiin jawaban biasa, tapi Dia mau tunjukin hal-hal besar yang NGGAK PERNAH terpikirkan oleh kita sebelumnya. βœ¨πŸ™Œ

Jangan biarkan masalahmu bikin kamu diam. Makin terjepit, makin harus berseru! Karena jawaban Tuhan seringkali lebih besar dari masalah kita.

Baca Renungan Online Selengkapnya di sini:
https://shorturl.at/UaZPF

Terjepit masalah? Simak Renungan Yeremia 33:3 tentang kuasa berseru kepada Tuhan dan janji-Nya untuk menunjukkan hal-hal besar yang tak terpahami.

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Oikonomics posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Oikonomics:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram