29/11/2013
TIPS memiliih stroller bayi
Perhatikan beberapa hal berikut saat ingin berburu stroller.
1 Bukan Barang Recall. Juvenile Products Manufacturers Association (JPMA) mengeluarkan sertifikasi untuk stroller yang memenuhi standar keamanan. Jadi carilah stroller dengan sertifikasi JPMA jika Anda berburu stroller impor. Selain itu, ada baiknya Anda mengecek dulu ke ke situs milik Consumer Product Safety Commission (CPSA) untuk mencari tahu stroller merek dan jenis apa yang ternyata seharusnya sudah ditarik dari pasaran karena faktor keamanan.
2 Rangka Kokoh. Cek material stroller, pastikan rangkanya kokoh dan engsel-engselnya bisa mengunci dengan benar saat digunakan. Mekanisme stroller idealnya mudah dilipat dan dibuka kembali, tapi juga bisa mengunci dengan kokoh saat digunakan. Ini sangat penting karena jika longgar, anak bisa berisiko terjepit saat stroller yang tiba-tiba terlipat sendiri digunakan.
3 Cek Setiap Celah. Teliti saat membeli bukan omong kosong belaka. Cek setiap celah sekecil apapun yang ada saat stroller dalam keadaan digunakan (bukan pada saat dilipat). Celah yang bisa dimasuki jari mungil bisa berbahaya karena menjepit tangan anak, Hindari stroller dengan model celah untuk kaki yang terlalu lebar, karena anak bisa merosot ke bawah.
4 Sabuk Pengaman. Ini jelas bukan hanya aksesoris dan jangan pernah meremehkannya. Sabuk pengaman adalah elemen wajib pada stroller incaran Anda. Sabuk pengaman yang bagus memiliki lima titik simpul yang membungkus pinggang bayi, sela-sela pangkal paha, dan area bahu. Pastikan juga buckle sabuk mudah dibuka oleh orang dewasa tapi nyaman dan aman untuk anak. Sabuk pengaman ini juga harus bisa disesuaikan panjang pendeknya untuk memastikan pas atau tidaknya dengan tubuh bayi.
5 Rem. Siapa bilang hanya kendaraan yang perlu rem pakem? Stroller pun demikian. Anda bisa mengetes langsung rem stroller di toko. Rem yang bagus seharusnya membuat roda terkunci dan tak bergerak sama sekali begitu Anda memfungsikannya.
6 Sandaran kursi yang Bisa Disesuaikan. Ini penting tidak hanya untuk kenyamanan, tapi juga untuk tumbuh kembang bayi. Bayi yang baru lahir membutuhkan stroller dengan sandaran kursi yang bisa diatur untuk posisi rebah sampai akhirnya bayi kuat menopang kepalanya sendiri atau bisa duduk. Kursi yang bisa diatur ini juga membuat bayi berusia 6 bulan ke atas duduk lebih nyaman karena tertopang dengan baik.
7 Tudung. Tidak ingin si kecil kepanasan atau silau? Stroller bertudung adalah pilihan tepat. Pilih dengan model tudung yang bisa dilepas atau disesuaikan tinggi rendahnya. Tidak hanya bisa menghalangi si kecil dari pajanan sinar matahari, tapi juga dari angin, dan percikan air hujan.
8 Bisa Dicuci. Benda apapun yang berhubungan dengan bayi idealnya harus bebas kuman, tapi di sisi lain, stroller bisa menjadi sarang kuman jika Anda tidak rajin membersihkannya. Pilih stroller dengan bahan yang bisa dilepas untuk dicuci. Selain akan lebih enak dipandang karena stroller akan bebas bekas tumpahan susu dan bercak ompol, hati Anda pun tenang karena mencuci berarti juga memastikan stroller tidak menjadi sarang kuman.
Happy stroller hunting, Moms!
Sumber : Yahoo