YukitaSehat

YukitaSehat Jual Brainking Plus.. Brainking Plus adalah Nutrisi Otak yang dapat menyembuhkan DIABETES,STROKE,ASAM URAT dan AUTIS pada anak.

Jual Brainking Plus, 082123908860 Brainking Plus adalah Nutrisi otak yang dapat membantu untuk menyembuhkan penyakit DIABETES,ASAM URAT,AUTIS

Untuk Milenial, Berikut Tips Menjaga Imun Tubuh di Tengah Padatnya Aktivitas Luar...Manusia sebagai makhluk sosial, meru...
06/11/2022

Untuk Milenial, Berikut Tips Menjaga Imun Tubuh di Tengah Padatnya Aktivitas Luar...

Manusia sebagai makhluk sosial, merupakan faktor pendorong terjadinya budaya nongkrong dan aktivitas sosial lainnya.
Budaya ini semakin marak dilakukan oleh milenial masa kini, apalagi ditambah dengan adanya media sosial yang mendukung motivasi mereka dalam aktivitas bepergian.
Hasil sejumlah penelitian menyebutkan, para milenial menjadikan nongkrong dan aktivitas sosial lainnya sebagai suatu hal yang wajib dilakukan.
Mereka akan menghabiskan banyak waktunya untuk bepergian ke sana kemari, tetapi yang bikin khawatir, terkadang lupa untuk menjaga kesehatannya.
Di balik budaya milenial tersebut, mereka sering melupakan pentingnya menjaga kesehatan dan menjaga tubuh agar tetap imun.
Apalagi dengan aktivitas sosial yang sering dilakukan, imun pun menurun dan mudah terserang oleh penyakit yang ada . Imun atau sistem kekebalan tubuh, lanjutnya adalah jaringan kompleks nan canggih yang terdiri dari sel, protein, organ, serta zat lainnya.
Fungsinya untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit, yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, dan parasit.
Selain menerapkan pola hidup sehat, membuat imun tubuh terjaga dapat dilakukan dengan memenuhi asupan nutrisi penting, seperti vitamin C dan zinc. Kandungan vitamin C dan zinc bisa disebut sebagai 'pasangan terbaik' untuk memainkan peran sentral sehingga imun tubuh terjaga, karena zinc dapat membantu penyerapan vitamin C dengan baik, jika keduanya dikonsumsi secara bersamaan.

Berikut 6 tips ini akan membantu agar tetap sehat tanpa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.1. Belilah Makanan yang Se...
20/01/2020

Berikut 6 tips ini akan membantu agar tetap sehat tanpa mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

1. Belilah Makanan yang Sehat untuk Dimakan

Berbelanja kelontong setiap minggu adalah suatu keharusan karena jika Anda ingin makan sehat, Anda harus membeli makanan sehat.

Ingatlah untuk memasukkan salad, yoghurt, buah-buahan, dan camilan sehat seperti kacang almond saat berbelanja, karena barang-barang tersebut berkontribusi pada makanan sehat dan hemat waktu yang dapat dengan mudah disiapkan saat jam sibuk.

Ini lebih baik dan lebih murah daripada memesan pizza atau makanan goreng yang tersedia di pasar.

2. Menyiapkan Makanan Sendiri

Memasak makanan bergizi tidak hanya akan meningkatkan kesehatan Anda tetapi juga menjauhkan Anda dari penyakit.

Cara terbaik untuk mencapainya adalah dengan menyiapkan makanan sebelum memasak.
Misalnya, jika Anda harus terburu-buru di pagi hari, siapkan sarapan malam sebelumnya atau jika Anda terlambat bekerja di malam hari, siapkan di pagi hari.

Anda juga dapat memotong sayuran yang diperlukan sebelumnya dan menggunakannya saat memasak.

Baca Juga: Banjir Genangi Ratusan Rumah di Kabupaten Bandung, Tanggul Sungai Tarik Kolot Jebol

3. Ambil Makanan Tinggi Serat

Makanan berserat tinggi membuat Anda tetap kenyang untuk waktu yang lebih lama.

Mereka termasuk buah-buahan seperti stroberi, apel, alpukat, pisang dan blueberry bersama dengan wortel, buncis, gandum, almond dan coklat hitam. Makanan-makanan ini memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti mereka mencerna dengan sangat lambat, dan dengan demikian menjaga perut kenyang untuk waktu yang lama sehingga Anda dapat melakukan tugas-tugas Anda dengan baik.

4. Jangan Pernah Lewatkan Waktu Makan

Jika Anda adalah orang yang sibuk dan tidak pernah menemukan cukup waktu untuk sarapan, ingatlah bahwa melewatkan makan tidak akan bermanfaat bagi Anda, tetapi akan membuat Anda bertambah berat badan.

Menurut ahli gizi Kara Lydon, melewatkan makan hanya bisa membuat Anda makan berlebihan berikutnya.

Karena itu, sediakan waktu untuk makan tepat waktu. Jika tidak memungkinkan, gantilah dengan camilan berbasis protein yang sehat seperti yoghurt, buncis atau kacang almond.

5. Perubahan Kecil Dianggap Lebih Besar

Perubahan kecil dalam gaya hidup sangat berarti ketika Anda adalah orang yang sangat sibuk.

Misalnya, menukar minuman manis dengan jus buah alami, mengurangi 1 sdm gula dalam kopi dan menukar makanan luar dengan makanan rumahan.

Hal-hal ini terdengar kecil tetapi mereka dapat membuat dampak yang lebih besar pada kesehatan Anda.

6. Minumlah Air Sebelum Makan

Menurut sebuah penelitian, minum dua gelas air 30 menit sebelum setiap makan dapat menyebabkan penurunan berat badan sedang dalam 12 minggu.

Air minum juga dapat membuat Anda lebih bugar dengan membersihkan sistem pencernaan Anda, melawan sakit kepala dan melumasi sendi.

Dengan demikian, tetap terhidrasi dengan air minum secara berkala adalah yang termudah dari semua cara bagi orang sibuk untuk tetap sehat

03/10/2016

Semangat Pagi....

Buat para Sahabat Selamat beraktivitas....
Terus Jaga Konsumsi Makanannya Ya....

Terus Berusaha Untuk Hidup Sehat

Asti Brainking Plus
0821 2390 8860

Apa Kaitannya Tidur Siang dengan Diabetes?TIDUR sudah menjadi rutinitas keseharian. Namun, tidur siang yang panjang bisa...
01/10/2016

Apa Kaitannya Tidur Siang dengan Diabetes?

TIDUR sudah menjadi rutinitas keseharian. Namun, tidur siang yang panjang bisa meningkatkan risiko masalah jantung dan diabetes.

Hal ini menurut meta-analisis yang baru dipresentasikan pada American College of Cardiology ini (ACC).
Setelah menganalisis data lebih dari 300 ribu orang dari 21 studi yang berbeda, para peneliti menyimpulkan bahwa orang yang tidur siang lebih dari 60 menit sehari lebih mungkin mengembangkan diabetes, dibandingkan mereka yang tidur siang kurang dari satu jam sehari.
Gabungan dari tidur siang dan kelelahan juga meningkatkan risiko mengembangkan sindrom metabolik-konstelasi, faktor yang terkait dengan penyakit jantung.
Seperti pinggang besar, tekanan darah tinggi dan kadar trigliserida yang tinggi, sekitar 50 persen.
"Mungkin tidur siang panjang menandakan bahwa ada sesuatu yang mungkin tidak benar dengan tubuh Anda," kata anggota ACC dan asisten profesor kedokteran di University of Michigan, Peter Farrehi, MD, seperti dilansir laman Prevention, Rabu (28/9).
Merasa terlalu lelah di siang hari bisa berarti Anda telah terdiagnosis apnea tidur obstruktif, suatu kondisi di mana Anda berhenti bernapas selama tidur.
Itu berarti Anda tidak menerima cukup oksigen saat Anda sedang tertidur, sehingga tubuh Anda terus terbangun untuk mendapatkan udara.
Akibat kurangnya waktu tidur, maka pusat tidur di otak akan melepaskan hormon stres berlebih seperti kortisol.
Terlalu banyak kortisol bisa meningkatkan tekanan darah Anda, yang meningkatkan kesempatan untuk mengembangkan sindrom metabolik.
Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa kortisol juga bisa meningkatkan kadar gula darah Anda, risiko yang dikenal untuk diabetes tipe 2.
Sebaiknya Anda mendapatkan waktu 7 jam tidur berkualitas setiap malam. Jika Anda masih merasa lelah, bahkan setelah tertidur selama itu, sebaiknya konsultasi kepada dokter

Asti Jual Brainking Plus
082123908860

Dahulu, ahli media mengatakan, kalau diabetes merupakan penyakit keturunan. Namun, beberapa tahun lalu, hal ini diyakini...
06/09/2016

Dahulu, ahli media mengatakan, kalau diabetes merupakan penyakit keturunan. Namun, beberapa tahun lalu, hal ini diyakini sebagai penyebab utama diabetes melitus. Sekarang, sejumlah ilmuwan mengungkap faktor lain yang menyebabkan penyakit ini berkembang.
Diabetes melitus terbagi menjadi tiga jenis, tipe 1, tipe 2, dan diabetes gestasional. Anda bisa terkena diabetest, jika keluarga Anda pernah mengalaminya. Penyakit ini bisa disebabkan oleh faktor genetik.
Anda juga bisa terkena diabetest, jika gaya hidup Anda tidak sehat, seperti tidak mengontrol makan, tidak berolahraga, banyak mengalami stres, dan sebagainya. Sementara itu, diabetes gestasional adalah salah satu penyakit yang dialami wanita hamil.
Selain faktor di atas, berdasarkan penelitian terbaru, diabetes berkaitan langsung dengan lamanya Anda tidur siang. Demikian dilansir laman Boldsky.
Para peneliti mengklaim bahwa tidur siang tidak hanya berhubungan dengan munculnya diabetes, tetapi juga menyebabkan penyakit seperti jantung, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan peningkatan berat badan.
Tidur siang di sini adalah tidur siang lebih dari satu jam. Biasanya, orang yang sering mengeluh kelelahan di siang hari lebih rentan untuk tidur siang lebih dari satu jam.
Karena itu, disimpulkan bahwa orang yang tidur siang lebih dari satu jam mengalami kelelahan dan hal ini bisa dikaitkan dengan beberapa kondisi kesehatan yang dialami orang tersebut. Tidur siang bisa menjadi indikasi bahwa ada yang salah dengan tubuh orang tersebut.
Setelah penelitian mendalam, ditemukan bahwa orang yang tidur siang dan rentan menderita diabetes sebenarnya mengalami apnea tidur. Dalam kondisi ini, dia akan berhenti bernapas selama tidur. Akibatnya, orang-orang ini tidak mendapatkan tidur yang cukup saat malam.
Kondisi ini menyebabkan pelepasan hormon kortisol yang meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan meningkatnya kadar gula darah Anda. Inilah kenapa lamanya tidur siang Anda bisa menyebabkan diabetes.

5 Gejala Pradiabetes yang Sering Diabaikan     Sekitar 25 persen dari orang yang mengalami pradiabetes tidak menyadari k...
04/01/2016

5 Gejala Pradiabetes yang Sering Diabaikan

Sekitar 25 persen dari orang yang mengalami pradiabetes tidak menyadari kondisinya. Sama halnya yang dialami presenter TV di Amerika Serikat, Rob Kardashian, yang juga seorang model. Ia tidak mengetahui bahwa dirinya mengalami diabetes hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit setelah menderita sakit, akhir pekan lalu.

Maka dari itu, perlu perhatian khusus untuk menandakan pradiabetes agar Anda terhindar dari penyakit tersebut. berikut lima tanda seseorang telah mengalami pradiabetes.

1. Sering buang air kecil di malam hari

Terlalu sering buang air kecil di malam hari menjadi salah satu tanda bahwa diabetes telah berkembang. Hal ini dikarenakan kadar gula darah di tubuh meningkat.

"Jika hanya sekali tengah malam Anda buang air kecil itu tak masalah. Namun, jika sudah lebih dari 3 kali setiap malam maka perlu pemeriksaan lebih lanjut," kata Andrew Bremer, MD, Ph.D., direktur program di the National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases.

Selain itu juga, bagi laki-laki kondisi ini bisa juga merupakan gejala dari masalah prostat (seperti pembesaran prostat). Maka dari itu, cara terbaik adalah segera memeriksakan kondisi tersebut ke dokter Anda untuk melakukan pencegahan.

2. Kulit terlihat kotor

Memiliki bercak-cak hitam pada kulit di bagian belakang leher, namun jika digosok tidak menghilang? Mungkin itu tanda-tanda pradiabetes. Kondisi itu tersebut disebabkan oleh resistensi insulin yang menyebabkan acanthosis nigricans yang mungkin muncul saat pradiabetes.

Tidak hanya di belakang leher saja, bercak hitam tersebut bisa saja muncul di siku atau lutut. Namun, setelah kadar glukosa bisa dikontrol, bercak tersebut biasanya menghilang.

3. Kesulitan untuk membaca

Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang akan menyebabkan kerusakan pada pembuluh dara kecil di retina. Kondisi tersebut biasa disebut dengan retinopati diabetik.

Pada satu dekade lalu, para dokter hanya berpikir kondisi tersebut baru bisa berkembang jika seseorang mengalami diabetes tipe 2. Nyatanya, retinopati diabetik bisa berkembang lebih cepat lagi.

Bahkan, hampir delapan persen orang yang mengalami pradiabetes memiliki retinopati diabetik. Maka dari itu, perlu menjaga gula darah Anda agar tetap terkontrol sekaligus menjaga kondisi tersebut agar tidak semakin berkembang.

4. Berat badan turun drastis

Biasanya mereka yang mengalami penurunan berat badan secara drastis, akan merasa senang dan tetap mengonsumsi sebuah pizza dan minumam bersoda. Padahal, penurunan berat badan yang tidak jelas bisa jadi tanda-tanda diabetes.

Selain itu, hal tersebut juga menjadi tanda bahwa tubuh tidak memanfaatkan kalori secara efektif dan nutrisi hanya keluar melalui air seni.

5. Tekanan darah bertambah tinggi

Apabila tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg, maka ada kemungkinan lebih tinggi untuk terkena darah tinggi. Selain itu juga, memiliki tekanan darah yang tinggi dapat mengembangkan diabetes.

Apabila dibiarkan saja, kedua hal ini mampu merusak ginjal dari waktu ke waktu. Maka dari itu, apabila tekanan darah cukup tinggi cobalah untuk memeriksakannya ke dokter.

Beras Merah Turunkan Risiko Terkena Diabetes  Konsumsi beras putih menjadi bagian penting dalam makanan masyarakat Indon...
01/01/2016

Beras Merah Turunkan Risiko Terkena Diabetes

Konsumsi beras putih menjadi bagian penting dalam makanan masyarakat Indonesia, namun kini tak ada salahnya jika Anda ingin beralih ke beras merah. Studi menyatakan bahwa mengganti nasi putih dengan nasi merah dalam menu harian dapat mengurangi risiko terjadinya diabetes tipe 2.
Para peneliti di Harvard School of Public Health mengatakan bahwa makan dua porsi atau lebih beras merah dalam seminggu dikaitkan dengan risiko lebih rendah menderita diabetes tipe 2.
Di sisi lain, setelah disesuaikan dengan usia dan gaya hidup lainnya, orang yang mengonsumsi lima porsi atau lebih nasi putih per minggu mengalami peningkatan risiko diabetes sebanyak 17%.
Nasi putih memiliki indeks glikemik lebih tinggi dari beras merah. Makanan dengan indeks glikemik tinggi menaikkan kadar gula darah lebih banyak dibandingkan makanan dengan indeks glikemik rendah atau sedang. Indeks glikemik adalah ukuran pengaruh suatu makanan yang mengandung karbohidrat terhadap kenaikan kadar gula darah.

Diabetes Tingkatkan Risiko Terkena DemensiaHasil studi mendapati diabetes tampaknya meningkatkan risiko terkena demensia...
31/12/2015

Diabetes Tingkatkan Risiko Terkena Demensia

Hasil studi mendapati diabetes tampaknya meningkatkan risiko terkena demensia, yang mempengaruhi kesadaran dan ingatan.
Para periset Australia meninjau kembali hasil 14 studi yang melibatkan lebih dari dua juta orang. Analisis itu juga meliputi data mengenai 100 ribu pasien demensia.

Orang-orang yang mengidap diabetes tipe 2, 60 persen lebih mungkin terkena suatu bentuk demensia.

Para penyelidik mendapati perempuan penderita diabetes dua kali lebih besar kemungkinannya menderita demensia yang disebabkan kerusakan pembuluh darah. Jumlah penderita perempuan juga lebih tinggi daripada laki-laki yang menderita diabetes.

Penyebab paling umum demensia adalah penyakit Alzheimer, yang ditandai dengan penumpukan sisa-sisa protein dalam otak.

Demensia pembuluh darah disebabkan oleh pembuluh darah ke otak yang rusak, dan lebih umum terdapat pada penderita diabetes.

Penulis studi itu mengatakan bahwa perempuan lebih berisiko terkena demensia pembuluh darah karena mereka tidak dirawat sesering laki-laki yang menderita tekanan darah tinggi. Naiknya tekanan darah bisa menyebabkan penyakit jantung.

Para ahli sains mengatakan diperlukan lebih banyak riset untuk memahami bagaimana gula darah yang terlalu banyak bisa mempengaruhi pembuluh darah, terutama pada perempuan.

Mereka menekankan tetap berusaha sehat melalui olah raga dan diet, dan tidak merokok, dapat membantu mengurangi resiko demensia pembuluh darah pada penderita diabetes.

Ini jenis olahraga tepat untuk penderita diabetes        Bila kini Anda berada dalam situasi memerangi diabetes atau sed...
22/12/2015

Ini jenis olahraga tepat untuk penderita diabetes

Bila kini Anda berada dalam situasi memerangi diabetes atau sedang mengalami tanda-tanda diabetes awal, tentu Anda perlu berolahraga secara teratur. Sudah jelas bahwa aktivitas fisik merupakan cara terbaik untuk menjaga kadar gula darah dalam batas normal.

Namun kini, penelitian mengungkapkan berita yang lebih baik, Anda dapat melakukan olahraga yang berhubungan dengan kadar gula darah. Sehingga, membuat waktu dan tenaga yang dikeluarkan jauh lebih efektif.

1. Tak perlu lama-lama

Untuk mengendalikan gula darah, olahraga dalam waktu yang lama belum tentu lebih baik ketimbang olahraga singkat, begitulah isi penelitian terbaru dari Kanada University of Western Ontario. Untuk melihat efek jangka panjang, peneliti meminta orang-orang dengan diabetes tipe 2 untuk melakukan olahraga ringan selama 30 menit (65% dari target detak jantung).

Di kelompok lainnya, peserta diminta melakukan olahraga selama 10 menit saja dengan intensitas tinggi (85% dari target denyut jantung), seperti berlari sangat cepat. Masing-masing dilakukan selama 5 hari seminggu selama 3 bulan.

1. Tak perlu lama-lama

Untuk mengendalikan gula darah, olahraga dalam waktu yang lama belum tentu lebih baik ketimbang olahraga singkat, begitulah isi penelitian terbaru dari Kanada University of Western Ontario. Untuk melihat efek jangka panjang, peneliti meminta orang-orang dengan diabetes tipe 2 untuk melakukan olahraga ringan selama 30 menit (65% dari target detak jantung).

Di kelompok lainnya, peserta diminta melakukan olahraga selama 10 menit saja dengan intensitas tinggi (85% dari target denyut jantung), seperti berlari sangat cepat. Masing-masing dilakukan selama 5 hari seminggu selama 3 bulan.
Hasilnya: olahraga 10 menit memiliki dampak yang lebih besar pada kesehatan penderita diabetes. Mereka mengalami peningkatan hemoglobin (penanda gula darah) dua kali lipat ketimbang kelompok lain. Mereka juga mengalami dua kali lipat penurunan LDL atau Kolesterol jahat seiring penurunan berat badan 3 kali lebih banyak.

2. Angkat beban

Otot yang kuat bisa membantu tubuh dalam mengatur gula darah lebih baik lagi. Itulah mengapa para pengidap diabetes tipe 2 disarankan untuk memasukkan latihan angkat beban dalam rutinitas olahraga.
Bila Anda rutin melakukan sesi kardio selama 5 hari dalam seminggu ditambah latihan beban sebanyak 2 kali, Anda akan menyukai hasil dari tingkat gula darah, di samping berat badan yang makin ideal. (Ayunda Pininta)

Sudah tahu? Ini bedanya diabetes tipe 1 dan tipe 2Merdeka.com - Banyak orang membuat asumsi terkait dengan diabetes dan ...
21/12/2015

Sudah tahu? Ini bedanya diabetes tipe 1 dan tipe 2

Merdeka.com - Banyak orang membuat asumsi terkait dengan diabetes dan bahkan terkadang itu terlihat sangat masuk akal. Kebingungan yang paling sering muncul terkait dengan dua jenis diabetes, yaitu diabetes tipe 1 dan 2. Banyak orang berpikir bahwa kedua jenis diabetes itu mirip. Faktanya, kedua jenis diabetes ini memiliki perbedaan yang menonjol.
Meskipun secara mendasar, keduanya memang berkaitan dengan kadar insulin dalam tubuh. Untuk lebih memahami tentang perbedaan kedua jenis diabetes tersebut, melansir dari prevention.com berikut ini merupakan empat hal yang membedakan diabetes tipe 1 dan tipe 2.
1.Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimmun
Diabetes terjadi ketika tubuh seseorang memiliki masalah dengan kadar insulin. Hormon yang membantu mengubah gula dari makanan yang dikonsumsi menjadi energi ini yang disebut dengan insulin . Ketika tubuh kekurangan kadar insulin, gula akan menumpuk dalam aliran darah dan dapat membuat seseorang sakit.
Kondisi inilah yang dihadapi oleh orang-orang dengan diabetes, baik tipe 1 ataupun tipe 2. lalu, bagaimana keduanya bisa menjadi begitu berbeda? Orang-orang dengan diabetes tipe 1 berada dalam kondisi di mana tubuh tidak membuat insulin sama sekali. Penyebabnya adalah diabetes tipe 1 merupakan penyakit autoimun.
Ini adalah kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel yang membuat insulin dalam pankreas. Belum ada yang tahu persis apa yang menyebabkan hal itu terjadi. Hingga saat ini, genetika diduga paling memainkan peran dalam hal ini.
Pada sisi lain, orang dengan diabetes tipe 2 tetap menghasilkan insulin. Hanya saja tubuh belum mampu memproduksi jumlah yang cukup untuk membuatnya bekerja secara efisien. Faktor risiko utama bagi orang dengan diabetes tipe 2 adalah obesitas. Kelebihan berat badan ini bisanya juga diiringi dengan perut buncit. faktor riwayat keluarga memiliki peran dalam meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes.

2.Pengobatan bervariasi bagi diabetes tipe 2
Merdeka.com - Pada orang-orang dengan diabetes tipe 1, mendapatkan suntikan insulin bisa dikatakan telah menjadi suatu keharusan. Ini karena orang dengan diabetes tipe 1 tidak membuat insulin, maka mereka perlu mendapatkan bantuan insulin melalui suntikan setiap hari atau memakai p***a insulin yang melekat pada tubuh mereka.
Hal yang berbeda terjadi pada orang dengan diabetes tipe 2. Mereka memiliki rentang pilihan pengobatan yang lebih besar. Orang-orang dengan diabetes tipe 2 mungkin akan disarankan untuk memantau makanan yang dikonsumsi, melakukan lebih banyak olahraga, dan menurunkan berat badan.
Tetapi, kebanyakan orang dengan diabetes tipe 2 juga mengonsumsi pil yang membantu tubuh untuk memproduksi lebih banyak insulin dan menurunkan kadar gula darah. Jika upaya yang dilakukan ini tidak bekerja dan penyakit semakin memburuk, maka orang-orang dengan diabetes tipe 2 mungkin memerlukan suntikan insulin.
3.Bahaya gula darah rendah umum terjadi pada diabetes tipe 1
Tingginya kadar gula darah memang berbahaya, begitu p**a halnya dengan kadar gula darah sangat rendah atau dikenal dengan istilah hipoglikemia. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa lemah, pusing, berkeringat, dan tubuh terasa goyah. Dalam kasus yang parah, ini bahkan dapat membuat seseorang pingsan dan bahkan bisa mengancam nyawa.
Sebenarnya setiap orang dapat mengalami kadar gula darah rendah, hanya saja ini jauh lebih umum terjadi pada orang-orang dengan diabetes tipe 1. Oleh karena itu, kamu perlu berhati-hati dalam menghitung berapa banyak insulin yang dibutuhkan (melalui injeksi atau p***a) berdasarkan asupan makanan dan tingkat aktivitas yang dilakukan.
Mengambil lebih banyak insulin dari yang kamu butuhkan dapat membuat kadar gula darah menurun. Selain itum, dalam beberapa hal, olahraga juga dapat memicu kadar gula darah yang rendah. Jika kamu merasa mengalami gejala hipoglikemia, kamu harus mengambil tindakan cepat untuk meningkatkan gula darah kamu. Kamu bisa mengatasinya dengan mengonsumsi segelas jus, mengonsumsi permen, atau mengonsumsi tablet atau gel yang mengandung glukosa.
4. Diabetes tipe 1 biasanya didiagnosis pada anak-anak
Meskipun kemungkinan tidak tertutup untuk mengembangkan diabetes tipe 1 pada usia dewasa, tetapi jenis diabetes ini lebih umum dimulai pada masa kanak-kanak. Ini jugalah yang menjadi alasan diabetes ini juga disebut sebagai diabetes anak-anak). Sedangkan pada sisi yang berseberangan, diabetes tipe 2 lebih mungkin terjadi saat usia semakin bertambah. Risiko seseorang semakin meningkat setelah mencapai usia 45.
Banyak orang berpikir bahwa diabetes tipe 1 adalah diabetes yang lebih buruk dibandingkan diabetes tipe 2. Sedangkan diabetes tipe 2 hanya menimbulkan ketidaknyamanan kecil. Padahal keduanya dapat menyebabkan komplikasi serius seperti kebutaan, amputasi, dan bahkan gagal ginjal.

Address

Jakarta
13950

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Telephone

+6281212300707

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when YukitaSehat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to YukitaSehat:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram

Our Story

Jual Brainking Plus, 081212300707 Brainking Plus adalah Nutrisi otak yang dapat membantu untuk menyembuhkan penyakit DIABETES,ASAM URAT,AUTIS