09/01/2026
*Keajaiban Bekam di tanggal Sunnah*
Aris Setyawan
Majelis Pakar PTNI
Direktur RSH IN CARE
Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa yang berbekam pada tanggal 17, 19, atau 21, maka ia menjadi obat bagi segala macam penyakit” [Diriwayatkan oleh Abu Daawud no. 3861; dihasankan oleh Al-Albaaniy dalam Shahiih Sunan Abi Daawud, 2/463].
Rasulullah ﷺ memilih hari-hari setelah pertengahan bulan, yaitu hari ke 17, ke 19 atau ke 21, sebab dalam hari tersebut terdapat hikmah.
Imam As-Sindi berkata, bahwa darah itu merekah banyak di awal bulan dan menjadi sedikit di akhir bulan, maka berbekam di pertengahannya adalah lebih utama. _“Dan janganlah darah mengalahkanmu“_, menurut Ibnul Qoyyim maksudnya adalah kadar darah jangan sampai meluap, sehingga berdampak buruk bagi kesehatan.
Penulis buku berjudul Al-Qanoon, Sina (980–1037 SM) mengatakan: _“Bekam tidak disukai di awal atau akhir bulan. Lebih disukai di tengah bulan saat zat beracun dalam tubuh terkumpul”_.
Hal ini terjadi karena adanya hubungan antara fase fase bulan dengan kondisi tubuh manusia. Fase bulan dapat mempengaruhi kinerja jantung, aliran darah serta system hormonal manusia . Selain itu, pada saat bulan purnama terdapat peningkatan kematian mendadak pada epilepsi, gangguan perilaku akut, gangguan psikotik non-afektif, depresi, perdarahan gastrointestinal, dan infark miokard akut. Terjadinya aborsi spontan dan serangan fibrilasi atrium juga mungkin terkait dengan fase bulan.
Bekam lebih efektif dalam mengobati migraine saat dilakukan setelah tanggal 14 (kalender islam) atau setelah bulan purnama dari pada dilakukan di hari sebelumnya.
Hal ini terjadi karena efek medan magnet dan intensitas cahaya bulan saat purnama memiliki pengaruh langsung pada tingkat melatonin yang diproduksi oleh kelenjar pineal.
Hormon melatonin berpengaruh terhadap kejadiaan migraine.
Melatonin adalah hormon neurotropik yang diproduksi oleh kelenjar pineal didalam otak. Senyawa ini sangat berperan dalam ritme biologis, regulasi tekanan darah, sistem imunitas dan sebagai anti oksidan yang penting.
Produksinya dikendalikan oleh reseptor pada retina mata yang peka terhadap cahaya. Pada keadaan lingkungan yang gelap, sekresinya akan meningkat. Sebaliknya, sintesisnya akan terhambat bila terpapar oleh cahaya.
Cahaya bulan purnama mungkin menjadi salah satu faktor terhambatnya sintesis melatonin.
Saat kadar melatonin menurun akan beresiko terjadinya masalah pada sirkulasi darah. Maka perlu sebuah treatmen yang mampu menjaga sirkulasi darah, insyaAllah bekam menjadi solusinya, karena tusukan saat bekam mampu menstimulus arginin yang sebagai prekusor Nitric Oxide (NO), sehingga akan memberikan efek vasodilatasi pembuluh darah.
Copypaste Bekam Ruqyah Purworejo 081314970376