13/08/2020
🌾30hari pertama sang bayi mampu menyehatkan bayi sampai dewasa🌾
Lakukan bedong mulai usia 0-30 hari pertama sang bayi lahir k dunia, mampu menegakkan tulang punggung dan memperbaiki tulang ekor
Cukup lakukan hanya d waktu malam aja, inshaAlloh hal ini mampu menghindarkan anak2 dari penyakit akut yg selama ini terjadi
Bagaimana jika anak meronta?...memang itu biasa terjadi, dan baik untuk anak, dengan meronta itulah akan memperbaiki dan menguatkan tulang punggung sang anak
🍂🌷 Bedong Bayi Menurut Ulama 🌷🍂
Beberapa hari yang lalu saya bertemu dengan PAZTroper senior, mas Taufik, kami berbincang seputar keluhan-keluhan penyakit klien terbaru dan cara penanganannya. Kemudian mas Taufik meminta saya untuk menerjemahkan sebuah teks berbahasa Arab. Konteksnya mengenai gedong/bedong bayi, yang dalam PAZ, gedong bayi adalah terapi paling utama untuk menguatkan tulang belakang, dan tulang ekor, sehingga bayi tercegah dan terbebas dari berbagai macam penyakit ringan sampai yang (dianggap) berat seperti jantung bocor dan lain-lain, atas izin Allah.
Saat saya baca, saya tidak tahu arti kata قماط dalam teks tersebut. Saya mencoba mencarinya via google. Seketika di sampingnya muncul (atas saran google) padanan kata أطفال (anak-anak). Langsung saja saya klik, dan yang muncul adalah gambar-gambar bayi dibungkus kain, yang tidak lain itu adalah gedong bayi. Kami merasakan kemerindingan, karena gedong bayi yang dilakukan oleh orang-orang tua kita dulu, ternyata telah dibahas oleh ulama besar sekaliber Al ‘Allamah Ibnu Al Qoyyim Al Jauzy –rahimahulllah- dalam kitabnya Tuhfaul Maurud bi Ahkamil Maulud.
Berikut teks dan terjemahannya:
تحفة المودود بأحكام المولود (1 / 232)
فصل
وَيَنْبَغِي أَن لَا يهمل أَمر قماطه ورباطه وَلَو شقّ عَلَيْهِ إِلَى أَن يصلب بدنه وتقوى أعضاؤه وَيجْلس على الأَرْض فَحِينَئِذٍ يمرن ويدرب على الْحَرَكَة وَالْقِيَام قَلِيلا قَلِيلا إِلَى أَن يصير لَهُ ملكة وَقُوَّة يفعل ذَلِك بِنَفسِهِ
Pasal: “Hendaknya seseorang tidak meremehkan perkara gedong dan bedung bayi, walau hal itu berat/tidak disukai bayi, hingga kokoh fisiknya, dan organ-organ tubuhnya menguat, sampai ia mampu duduk di atas tanah. Pada saat itulah ia perlu dilatih untuk bergerak sedikit demi sedikit, sampai ia memiliki kemampuan untuk melakukannya sendiri” (hlm 232, Al Maktabah As-Syamilah)
Sekilas tentang sebab ditulisnya kitab Tuhfatul Maudud,
وكان سبب تأليف ابن القيم لهذا الكتاب أن ابنه (برهان الدين) رُزِقَ مولودًا، ولم يكن عند ابن القيم في ذلك الوقت ما يقدمه لولده من متاع الدنيا، فصنّف هذا الكتاب وأعطاه إيّاه.
Sebab ditulisnya kitab ini ialah saat putranya yang bernama Burhanuddin dikaruniai seorang anak, Ibnu Al Qoyyim saat itu tidak memiliki apa-apa untuk membeli sesuatu sebagai hadiah untuk anaknya. Maka beliau pun menuliskan kitab ini sebagai hadiah untuknya. (http://www.qraatlak.com/).
Bagi yang ingin mendownload kitabnya bisa di link berikut
https://www.islamland.com/uploads/books/112712ps.pdf
___
Achmad Tito Rusady, Malang.
Silahkan disedot ilmu dari sejak dulu rupanya
MashaAlloh
حينما لا يكون لديك وقت للقراءة :)