30/09/2025
Jangan ber 'mental' korban
By Yank
Page Solusi lambung sehat
Grup solusi lambung sehat
Jangan sekali kali punya sikap ini ya kalo mau sembuh .
Bermental korban artinya kamu selalu MERASA MENJADI KORBAN atas kejadian yang menimpa hidupmu...
Kamu merasa bahwa kamu lah yg selalu di kambing hitamkan atas terjadinya suatu hal buruk dalam hidup orang lain..
Kamu merasa teraniaya ,terfitnah,terzolimi,
Mereka adalah PENJAHAT dalam kisah mu ,dan kamu adalah sang KORBAN nya
Mungkin ada benarnya,tapi tidak selalu bgtu kejadiannya,bisa saja kebalikannya..
Bukan tidak mungkin di kaca mata orang lain,kamu lah pelaku dan mereka korbannya,terkadang perlu keberanian untuk melihat secara netral tanpa keberpihakan ,siapa yang salah dalam hal tsb sehingga tidak ada saling tuding menuding dan mengklaim sebagai korban.
Bermental korban juga biasanya membuat mu terdengar seperti IRI dan membandingkan kehidupanmu dengan orang lain,terutama orang terdekatmu..
Dengan beribu pertanyaan
"kenapa dia
bisa bgtu,kok saya tidak bisa?
Kenapa dia mendapatkan yang saya inginkan??? Kenapa bukan saya???
Harusnya itu punya saya!!!
Harusnya begini ... harusnya begitu "
Mungkin begitulah kata kata dalam hatimu menggambarkan betapa TIDAK ADIL nya perlakuan yang kamu terima dari orang sekitar mu,atau betapa kurang beruntungnya nasibmu di banding orang yang selalu Kamu merasa terintimidasi oleh kesuksesannya, kepandaiannya, kebahagiaan nya dll yang tidak setara dengan kamu
Bahkan terkadang Kamu merasa minder dan mengatakan
"Apalah dayaku hanya remah rengginang"
Hanya seorang yang tidak mampu,tidak seperti dia yang serba bisa,tidak seperti dia yg memiliki smua nya..
Tidak seperti dia yang sehat,yang cantik,yang tampan,yang kaya dll
Dan kamu merasa di perlakukan buruk,merasa cepat tersinggung dengan ucapan orang lain,terlalu baper dan sensitif nya kamu sehingga kamu merasa smua orang benci sama kamu,kamu merasa smua orang adalah musuhmu..
Kamu selalu menyalahkan orang lain ...
Mungkin itu bisa saja benar...
Tapi tidak menutup kemungkinan itu juga bisa saja cuma kamu yang berprasangka buruk terhadap orang lain.
Kamu berpikir dia bgni,dia bgtu terhadapmu...tapi itu belum tentu sama dengan yang kamu pikirkan.
Dan kamu akhirnya bersikap defensif,menjaga jarak agar tidak menjadi korban.
Itu suatu tindakan yang baik sebenarnya,jika memang posisi mu di tempat yang benar..
Tapi bagaimana jika kamu yang salah tapi kamu tidak merasa bersalah?? Atau Kamu tidak tahu bahwa yg kamu lakukan itu suatu kesalahan?
Mungkin karena kebiasaan melakukan nya jadi merasa itu suatu hal yg wajar/normal
Tapi hal normal di Kamu itu belum tentu normal bagi orang lain.
Tergantung bagaimana cara pandang masing masing.
Sehingga smua merasa benar...smua merasa korban.
Dan akhirnya saling menunggu permintaan maaf..
Yaaa ..
Jangan berharap permintaan maaf dari orang yang mungkin juga tidak merasa bersalah padamu ...
Entah dia emang ga salah atau emang dia benar tapi kamu yg bermental korban yg menyalahkan dia..
Dan mengharapkan permintaan maaf darinya..
Dan hal itu tak kunjung Tiba!!!
Makin sakitlah hatimu..makin terluka batinmu karena merasa terabaikan,merasa tidak di anggap ada...
Padahal di sisi lain dia tidak minta maaf karena merasa ga ada yg salah dengan yg dia lakukan..
Apalgi jika dia seorang NPD,jangan mimpi untuk mendapatkan permintaan maaf!!!
Kamu akan sakit dan terluka tanpa dia tahu apa yg kamu rasakan..
Kamu terluka karena harapanmu sendiri..
Kamu terluka karena ekspektasi mu terhadap orang lain..
Bukan orang lain yang melukai mu sedalam itu..tapi kamu !!!!
Yaaa...kamu!!
Kamulah pelakunya,kamulah yang menyakiti dirimu dengan segala prasangka mu terhadap orang lain yang kamu anggap memusuhi mu.
Yang bahkan orang itu ga tau apa yg kamu rasakan,dia ga tau kalo kamu benci sama dia.
Kamu hidup dalam kebencian mu ,hidup dalam perasaan teraniaya dan sakit hati... kemudian kamu mendendam ..
Perlahan namun pasti rasa dendam itu...
Rasa sakit itu..
Melukaimu makin dalam..makin dalam...sampai Kamu merasa terlalu berat bahkan hanya untuk menghela nafas...
Kamu tertekan karena prasangkamu!
Anggap saja misal memang lah kamu ini seorang korban yg sudah terbukti dan bukan hanya sekedar prasangka mu..
Jika kamu korbannya..kamu boleh marah.
Kamu boleh bilang tidak s**a...boleh bilang tidak mau..boleh mengutarakan apa isi hatimu ,kamu boleh nangis..tapi hanya pada hari itu saja...pada saat kejadian itu saja kamu tumpahkan smua nya...ingat !!! Hanya pada hari itu saja
Tidak boleh sampai berkarat bertahun tahun di hatimu ...
Menumpuk di sudut hati yang selalu ingin meledak kanmu..
Pikiran mu di penuhi dendam dan amarah yg bahkan sulit kamu utarakan kepada yang bersangkutan.
Kamu menyimpan perasaan buruk bertahun tahun ..
Itu ga akan ada baiknya buat mental dan kesehatan mu ..
Kamu "sakit"
Sakit secara mental dan pastinya fisik juga akan berdampak.
Ikhlaskan lah ..
Lepaskanlah...segala hal yang kamu simpan di hatimu selama ini..utarakan pada yang bersangkutan atau lepaskan Dengan mengikhlaskannya, mengembalikannya kepada tuhan
Maafkan lah
Orang yang kamu anggap pernah menyakiti hatimu agar hatimu merdeka dari rasa sakit hati..
Ingat ...
Tidak semua orang itu benci sama kamu..
Tidak smua orang adalah musuh mu..
Tidak smua yang kamu anggap salah itu beneran salah...cobalah mencari tahu kebenaran jika ada masalah...jangan hanya menduga duga..harus bertabayyun alias mencari tahu kebenaran,meluruskan kebenaran..
Itulah salah satu jalan agar kamu tidak merasa jadi korban.
Karena masih banyak orang yang sayang sama kamu,yang baik sama kamu...
Memaafkan itu akan memerdekakan hatimu yang di penjara oleh rasa benci dan kemarahan mu selama ini
Percayalah kamu akan pulih..
Kamu akan sembuh.
Selamat berjuang salam sehat selalu