Klinik Herbal

Klinik Herbal Solusi Sehat Bersama Kami

6 Manfaat Bersepeda Bagi KesehatanOleh Novi Sulistia Wati  Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. T...
20/02/2019

6 Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Oleh Novi Sulistia Wati
Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum .

Anda pasti tahu hadiah apa yang sering kali diberikan oleh Presiden Jokowi di setiap kuis yang beliau berikan? Ya, sepeda. Kendaraan beroda dua ini dapat ditemui saat Car Free Day untuk berolahraga. Namun, apakah Anda tahu apa saja manfaat bersepeda terhadap kesehatan?

Jika belum, berikut adalah beberapa manfaat bersepeda terhadap kesehatan yang perlu Anda tahu.

1. Mengendalikan berat badan

Bersepeda adalah cara yang baik untuk mengendalikan atau menurunkan berat badan, karena bersepeda dapat meningkatkan tingkat metabolisme, membangun otot, dan membakar lemak tubuh. Bersepeda membantu Anda untuk memastikan bahwa pengeluaran energi Anda lebih besar daripada asupan energi, karena Anda membakar kalori saat sedang bersepeda.

Jika Anda mencoba untuk menurunkan berat badan, Anda perlu mengombinasikan antara aktivitas bersepeda dengan pola makan yang sehat. Berapa banyak kalori yang Anda bakar saat bersepeda akan bergantung pada berapa lama, berapa jauh, dan berapa cepat Anda bersepeda. Namun sebuah studi telah menemukan bahwa bersepeda setengah jam setiap hari akan membakar hampir lima kilogram lemak lebih dari setahun.

2. Mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah

Bersepeda secara teratur dapat merangsang dan memperbaiki jantung, paru-paru, sirkulasi darah, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Bersepeda akan memperkuat otot jantung dan mengurangi kadar lemak dalam darah. Hal ini dibuktikan dalam studi di Denmark yang menunjukkan bahwa orang yang bersepeda secara rutin akan terpelihara dari penyakit jantung di usia tua.

3. Mengurangi risiko kanker

Jika Anda mempertahankan pola makan yang sehat dan bersepeda secara teratur, maka hal tersebut akan membantu Anda dalam mengurangi risiko kanker. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menunjukkan bahwa orang yang memiliki tubuh bugar, bahkan di usia tua, berisiko lebih rendah untuk terkena kanker paru dan kanker kolorektal. Studi lain juga menunjukkan bahwa bersepeda secara teratur dapat mengurangi risiko kanker usus dan payudara.

4. Mengurangi risiko diabetes

Kurangnya aktivitas fisik merupakan salah satu penyebab diabetes. Bersepeda adalah salah satu cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi risiko diabetes. Sebuah studi di Finlandia menunjukkan bahwa bahwa orang yang bersepeda lebih dari 30 menit per hari memiliki risiko lebih rendah untuk terkena diabetes.

5. Meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan koordinasi otot tubuh

Bersepeda dapat mencegah Anda mengalami patah tulang akibat jatuh. Meskipun bersepeda tidak secara khusus membantu osteoporosis, namun, bersepeda merupakan bentuk latihan yang ideal bagi penderita osteoporosis, karena bersepeda adalah latihan ringan yang hanya akan memberikan tekanan sedikit kepada sendi.

Sebuah studi juga menemukan bahwa setelah mulai bersepeda, kondisi pasien lansia dengan nyeri lutut dan osteoartritis semakin membaik.

6. Mengurangi stres

Melakukan aktivitas fisik, termasuk bersepeda, akan membuat tubuh Anda memprodukdi hormon dopamin yang dapat meningkatkan rasa bahagia sehingga dapat mengurangi stres, atau bahkan depresi yang Anda alami.

Anda pasti tahu mengayuh sepeda tentunya lebih sehat dibanding naik mobil. Tapi, apa sebenarnya manfaat bersepeda bagi kesehatan tubuh kita?

18/02/2019

9 Kebiasaan yang Wajib Diterapkan Mulai Hari Ini untuk Menjaga Kesehatan Jantung
Oleh dr. Elita Mulyadi

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum .

Mencegah penyakit jantung

Penyakit kardiovaskuler adalah penyakit non-menular penyebab kematian terbesar di hampir seluruh bagian dunia. Menerapkan gaya hidup sehat dapat sangat membantu mencegah penyakit jantung.

Berikut adalah 9 kebiasaan sehat yang wajib Anda terapkan mulai hari ini untuk menjaga kesehatan jantung. Semua tips ini pun masih bisa dilakukan oleh orang-orang yang sudah memiliki penyakit jantung.

Yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit jantung

Berdasarkan data WHO, penyakit kardiovaskuler merenggut 17,7 juta nyawa setiap tahun. Dari total angka kematian ini, lebih dari setengahnya disebabkan oleh penyakit jantung koroner dan stroke. Kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung diperkirakan akan terus meningkat mencapai 23,3 juta jiwa pada tahun 2030. Begini caranya mencegah penyakit jantung mulai dari sekarang.

1. Perhatikan gejala yang mungkin timbul

Tidak hanya untuk orang-orang yang berisiko terkena penyakit jantung, mewaspadai setiap perubahan dalam tubuh pada dasarnya wajib dilakukan oleh setiap orang untuk berjaga-jaga.

Salah satu cara mudah untuk melakukannya adalah dengan menuliskan perubahan atau sensasi bati yang timbul setiap kali Anda merasakannya. Misalnya kesulitan menarik napas, sesak saat berbaring atau saat beraktivitas, timbul bengkak pada kaki dan tangan, dan gejala lainnya. Beritahu dokter jika Anda merasakan gejala tersebut.

Berikut kami lampirkan sejumlah artikel yang memuat beragam gejala terkait penyakit jantung yang harus Anda waspadai lebih lanjut:

2. Rutin olahraga

Olahraga rutin dapat membantu meningkatkan kebugaran jantung dan parum menurunkan kolesterol dan tekanan darah, hingga menjaga berat badan tetap sehat. Olahragalah setidaknya 30 menit sehari, minimal 5 hari seminggu. Tidak ada batasan jenis olahraga apa yang bisa dan harus dilakukan untuk mencegah penyakit jantung. Semua olahraga pada dasarnya baik. Anda dapat berjalan kaki, jogging, naik sepeda, berenang, yoga, atau bahkan tinju.

Jika Anda tak biasa berolahraga, cek dulu dengan dokter untuk melihat apakah ada batasan tentang apa yang boleh dan tak boleh Anda lakukan.

Aktivitas fisik pun tak terbatas hanya dengan olahraga. Saat Anda berada di kantor, jadwalkan istirahat pendek untuk bangkit, gerakkan kaki dan tangan Anda, dan lakukan pemanasan ringan untuk memompa jantung Anda. Pergi makan siang ke tempat yang agak jauh dengan jalan kaki, jangan melulu hanya makan di meja kerja.

3. Rutin cek tensi

Rutin mengecek tekanan darah setiap hari dapat mencegah penyakit jantung. Pada umumnya, tekanan darah bisa dibilang normal ketika menunjukkan angka di bawah 120/80 mmHg. Saat angka sistolik (angka atas) Anda berada di antara 120-139, atau jika angka diastolik (angka bawah) berkisar di 80-89, ini artinya Anda memiliki “prehipertensi”.

Meskipun angka ini belum bisa dianggap hipertensi, tetap saja ini di atas angka normal. Semakin tinggi nilai tensi darah, semakin Anda berisiko hipertensi di kemudian hari. Hipertensi itu sendiri membuat Anda berisiko terkena serangan jantung dan stroke.

Gunakan obat hipertensi yang diresepkan dokter apabila tekanan darah Anda sudah lebih tinggi dari seharusnya. Segeralah ke dokter jika tekanan darah Anda berubah.

4. Batasi asupan kolesterol

Cara ideal untuk menjaga tekanan darah adalah dengan mengendalikan asupan lemak jenuh dan kolesterol selalu dalam batas wajar. Jika kadar kolesterol LDL Anda sudah lebih dari 200 mg/dL, sebaiknya Anda berhati-hati. Kadar kolesterol jahat LDL yang terlalu tinggi dapat menyebabkan masalah jantung. Jika Anda sudah mengalami serangan jantung, targetkan LDL Anda menjadi 70 mg/dL atau di bawahnya.

Hindari atau batasi makanan yang dapat meningkatkan kolesterol darah Anda, seperti daging berlemak, sosis dan daging burger, mentega, krim, hingga kue, biskuit, cokelat, dan permen. Intinya, batasi garam, lemak, dan gula yang Anda makan. Perbanyak makan makanan berserat dan ikan.

Terkadang diet dan olahraga saja tidak cukup untuk menurunkan kolestrol pada beberapa orang. Dokter dapat meresepkan obat penurun kolesterol seperti statin untuk kasus seperti ini.

5. Perbanyak minum air putih

Rajin minum air putih dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

Jika Anda mengidap penyakit jantung, Anda perlu menanyakan kepada dokter apakah Anda perlu membatasi jumlah cairan yang Anda dapatkan setiap hari. Perlu diingat, bukan hanya berapa banyak yang Anda minum. Sumber cairan lain juga perlu diperhitungkan, seperti es krim, agar, dan sup.

Jika Anda perlu membatasi cairan, timbanglah diri Anda setiap pagi. Peningkatan berat badan yang cepat bisa menjadi pertanda bahwa cairan menumpuk di dalam tubuh Anda.

6. Perbanyak makan buah dan sayur

Makanan tinggi serat dapat membantu menurunkan kolesterol serta tekanan darah. Makanan berserat juga membantu anda mengelola berat badan yang sehat. Anda bisa mendapatkan asupan serat dari sayuran, buah-buahan, gandum, dan kacang-kacangan.

Alpukat, apel, pir, dan pisang termasuk kelompok buah-buahan yang tinggi serat. Sementara itu, brokoli, wortel, dan bayam termasuk dalam sayuran yang tinggi kandungan seratnya. Gandum utuh, kacang merah, kacang kedelai, dan beras merah juga termasuk bahan pangan kaya serat. Susu rendah lemak atau bebas lemak juga baik untuk kesehatan.

Anda masih boleh makan daging dan seafood, namun pilih daging yang tidak berlemak sebagai sumber protein hewani Anda.

7. Belajar mengelola stres

Stres adalah hal yang wajar terjadi. Masalahnya bukanlah apa yang menyebabkan stress, tapi bagaimana kita meresponnya. Saat kita sedang berada di bawah tekanan, tubuh memproduksi adrenalin yang akan membuat jantung bekerja lebih keras. Tekanan darah bisa meningkat sebagai akibatnya.

Stres kronis dapat berujung pada serangan jantung jika tidak dikelola dengan baik. Untuk mencegah penyakit jantung yang dipicu oleh stres, Anda harus pintar-pintar mengelola emosi. Jika stress Anda sudah dirasa berlebihan, curhatlah pada seseorang, baik orang terdekat maupun konselor profesional.

Anda juga dapat mencoba meditasi, yoga, atau teknik pernapasan dalam.

8. Berhenti merokok

Jika Anda seorang perokok, Anda harus mulai berusaha untuk berhenti merokok. Merokok dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak pembuluh darah. Oleh karena itu, berhenti merokok dan/atau menghindari paparan asap rokok dapat membantu pencegah penyakit jantung.

9. Konsumsi obat secara teratur (bagi yang sudah punya penyakit jantung)

Terkadang, perubahan gaya hidup saja tidak cukup mencegah penyakit jantung. Anda mungkin harus minum obat penurun tekanan darah atau kolesterol untuk mengurangi risiko serangan jantung. Jika dokter Anda sudah memberikan obat-obatan yang harus Anda konsumsi, Anda harus patuh dengan meminumnya secara teratur sesuai dengan petunjuk dokter Anda.

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4429493/5-gaya-hidup-sehat-yang-dianjurkan-untuk-pasien-kankerJakarta - Pa...
15/02/2019

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4429493/5-gaya-hidup-sehat-yang-dianjurkan-untuk-pasien-kanker

Jakarta - Pasien kanker harus terus menerapkan pola hidup sehat saat menjalani pengobatan agar proses pemulihan tetap berjalan dengan baik. Sebab, banyak pasien kanker yang setelah pulih mengalami beberapa kondisi kesehatan seperti obesitas, masalah jantung bahkan diabetes.

Untuk itu, sangat disarankan agar menjaga tubuh tetap dalam kondisi yang baik meski sedang sakit. Pasien kanker dapat membantu mencegah terjadinya komplikasi tentu dengan saran dari tim perawat kesehatan.

Terdapat gaya hidup sehat yang dianjurkan untuk pasien kanker. Berikut di antaranya dikutip detikHealth dari berbagai sumber.

1. Makan makanan yang sehat

Nutrisi yang baik sangat penting bagi pasien kanker. Konsumsi makanan yang tepat dapat membuat tubuh merasa lebih baik dan kuat melawan infeksi. Jenis makanan yang sehat yang dianjurkan adalah mengonsumsi banyak jenis sayur, buah, protein, ikan dan kurangi makanan olahan, kudapan manis dan gorengan.

2. Jaga kesehatan emosi dan mental

Meluangkan waktu dengan teman dan sahabat atau sekedar bersantai melakukan hobi mampu mempercepat pemulihan. Kesehatan mental bagi pasien kanker juga sangat penting untuk dijaga agar terhindar dari kecemasan dan depresi yang berlebihan.

3. Tetap pertahankan berat badan ideal

Hindari perubahan berat badan selama menjalani pengobatan kanker. Perhatikan jika terdapat perubahan berat badan baik menurun atau bertambah. Jika overweight, konsultasikan langsung ke ahli kesehatan untuk mengembalikan berat badan ke posisi ideal.

4. Aktif secara fisik

Beberapa penelitian menunjukkan berolahraga aman ketika sedang menjalani pengobatan kanker, bahkan hal tersebut dapat meningkatkan kondisi kesehatan seperti menghilangkan lelah dan depresi.

Beraktifitas fisik saat menjalani pengobatan juga dapat mengurangi risiko kanker muncul kembali. Seperti kanker payudara, usus, prostat dan ovarium.

5. Lindungi kulit dari paparan sinar matahari

Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 setiap hari. Kenakan pakaian pelindung matahari, sebab terdapat beberapa obat yang membuat tubuh lebih sensitif terhadap sinar matahari langsung. Paparan sinar matahari dapat membuat kulit menjadi iritasi dan menyebabkan terjadinya komplikasi lainnya.

Pasien kanker harus terus menerapkan pola hidup sehat saat menjalani pengobatan agar proses pemulihan tetap berjalan dengan baik.

15/02/2019

JIKA ANDA MEMPUNYAI GEJALA INI.
● ͏Kesemutan atau kebas pada kaki dan tangan
● ͏Se͏s͏a͏k ͏n͏a͏f͏a͏s
● ͏Nyeri ͏dibagian d͏a͏d͏a ͏s͏e͏b͏e͏l͏a͏h ͏k͏i͏r͏i
● ͏Se͏r͏i͏n͏g ͏s͏a͏k͏i͏t ͏k͏e͏p͏a͏l͏a
● ͏ Tera͏s͏a ͏b͏e͏r͏a͏t ͏d͏a͏n ͏t͏e͏g͏a͏n͏g ͏d͏i ͏b͏e͏l͏a͏k͏a͏n͏g ͏l͏e͏h͏e͏r
● ͏Ce͏p͏a͏t ͏l͏e͏t͏i͏h dan ͏m͏e͏n͏g͏a͏n͏t͏u͏k ͏

Silahkan balas dikomentar. Kami akan membantu ANDA!!!

Address

Jalan Monumen Emmy Saelan, Komp. Cokonuri No. 23
Makassar
90221

Telephone

+628114101030

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Klinik Herbal posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram