11/04/2016
sayangi keluarga dan diri kita sendiri jika bkan kita yg menyangi'a siapa lagi...???
Sejak menjelang usia 40 tahun, saya sering merasakan gejala tekanan darah tinggi (hipertensi). Sewaktu diperiksa, ternyata tekanan darah saya 220/120 mmHg. Namun hal itu tidak menghalangi aktifitas saya sebagai seorang ibu rumah tangga.
Pada 25 Desember 1999, jam 00.15, setelah saya selesai melaksanakan ibadah Natal dengan keluarga, secara mendadak saya tidak dapat berdiri dan hanya duduk saja, untuk berbicara saja sulit apalagi bergerak. Suami dan anak-anak segera membawa saya ke ruang gawat darurat di salah satu rumah sakit di kota Bogor. Disana, tekanan darah saya kembali diperiksa, hasilnya 240/140 mmHg, dan gula darah sewaktu 340 mg/dl. Saya dirawat di ICU selama 4 hari dan 3 hari diruang rawat biasa. Setelah itu, baru diijinkan pulang dan tetap melakukan rawat jalan dengan membawa berbagai obat-obatan yang harus dikonsumsi.
Pada 4 Agustus 2000, saya kembali dirawat di RS Cikini, Jakarta, karena sakit yang serupa (stroke) selama 14 hari. Setelah itu, saya harus menjalani rawat jalan di RS itu, 2 kali sebulan selama 6 bulan, selanjutnya harus berkonsultasi 1x setiap bulan di Klinik penyakit dalam dan klinik syaraf. Pada Oktober 2002, karena tidak ada kemajuan saya mencoba menjalani perawatan di RSAL Mintoharjo, Jakarta sebanyak 28x di klinik Chamber. Dimana, saya berada dalam kapsul bersama pasien-pasien lainnya selama 1 jam untuk terapi oksigen. Konsultasi dengan dokter di RS Cikini pun tetap saya jalani.
Berat badan saya turun dari 62 kg menjadi 43 kg. Sejak tahun 2000 saya menjadi sangat bergantung pada suami. Berjalan saja harus dituntun, bahkan mandi pun harus dibantu oleh suami. Saya terus mengonsumsi obat-obat dari dokter yang diperoleh sebagai peserta ASKES, jadi obat-obat tersebut gratis.
Puji Tuhan, pertengahan Oktober 2003 saya mengenal produk High-Desert dari Saudara Sigit Armanto di Gereja Zeboath Bogor. Dalam waktu 2 minggu setelah mengonsumsi HDI Dynamic Trio (HDI Pollenergy 520, HDI Bee Propolis Tablet dan HDI Royale Jelly Lliquid), saya sudah mulai bisa berjalan sendiri. Saya menjadi semakin yakin dengan HDI Dynamic Trio, sambil terus mengonsumsi obat dokter.
Setelah mendengarkan penjelasan, tanpa ragu-ragu lagi saya mulai mengonsumsi HDI Clover Honey secara rutin. Saat ini, kondisi tubuh saya sudah cukup prima, walaupun tidak sesempurna sebelum terkena stroke. Terima kasih Tuhan, saya boleh diperkenalkan dengan produk High-Desert.