15/04/2025
Miris.. 🤬🤬🤬
Antara percaya tidak percaya saat melihat berita pelecehan yang dilakukan oleh oknum dokter spesialis kandungan, ya oknum.. Karena diluar sana masih banyak dokter kandungan laki-laki yang "terhormat".
Dokter spesialis kandungan memang banyak laki-laki, hal ini karena meskipun yang diurusin adalah perempuan, tapi tugasnya 24 jam, harus siap dipanggil dalam kondisi gawat kapan saja, dan jam berapa saja, ga ada hari libur, belum lagi harus berurusan dengan darah dan pisau bedah, sehingga beban kerjanya memang berat, sehingga lebih banyak diminati oleh laki-laki dari pada perempuan. Waktu sekolah residen kemaren pun dari 8 orang yang diterima, hanya 3 perempuan, 5 lagi laki-laki..
Pertanyaan apakah melihat organ wanita dari pusat ke selangkangan, karena yang diurus oleh dokter kandungan memang sekitaran itu, akan memancing nafsu sebagai seorang laki-laki pernah saya tanyakan kepada rekan residen yang laki-laki..
Walaupun memang yang diurus adalah daerah sensitif, becandaan sesama residen juga biasanya lebih banyak "kekiri".. Tapi jawaban semua dokter laki-laki yang saya tanya sama : ga kok, biasa aja (alias tidak bikin nafsu), karena sudah memandang perempuan yang datang adalah sebagai pasien, jadi tidak ada perasaan apa2..
Jadi rasanya manusia bejat apa yang sampai memanfaatkan gelarnya untuk melakukan hal-hal tidak senonoh seperti ini.. Rasanya semua sumpah serapah mau sy tumpahkan pada oknum dokter satu ini.. 🤬🤬
Sebagai dokter kandungan perempuan pun, saya selalu ada meminta ada bidan yang mendampingi sy saat pemeriksaan, dan biasanya pun pasien selalu didampingi suami/keluarganya 1-2 orang.. Tujuannya jelas, agar jangan ada kesalahpahaman pada saat pemeriksaan, apalagi kalo dokternya laki-laki, pasti akan lebih berhati-hati biasanya..
Memang saya agak membatasi yang mendampingi diruang pemeriksaan agar tidak terlalu ramai, tapi bukan berarti tidak boleh didampingi, tujuannya agar tidak terlalu ramai, dan bisa lebih fokus saat pemeriksaan dan menjelaskan ke pasien..
Untuk semua bunda-bunda yang melakukan pemeriksaan, juga harus di ingat, bahwa bunda punya hak untuk menolak suatu pemeriksaan atau tindakan saat tidak nyaman, dan pastikan selalu ada yang mendampingi terutama jika akan melakukan pemeriksaan di area sensitif..
Terakhir, jangan takut untuk melakukan pemeriksaan USG kedokter kandungan ya Bun, saya pastikan masih banyak diluar sana dokter yang menjunjung tinggi etika kedokteran.. Sehat-sehat selalu Bunda semua..