17/12/2025
Konsumsi Brokoli Guna Mencegah K4nker Pr0stat
Meski tak semua orang s**a rasanya, ada banyak sekali manfaat brokoli untuk kesehatan tubuh. Hal ini tak lain karena kandungannya yang kaya nutrisi. Semangkuk brokoli tumis atau kukus, misalnya, terdapat 3,8 gram karbohidrat dan 0,72 gram lemak.
Sebagian besar kandungan lemak yang terdapat di dalam sayuran hijau ini merupakan lemak tak jenuh rantai ganda yang baik untuk jantung dan pembuluh d4rah. Terlebih lagi, meski terdapat lemak, brokoli tak mengandung kolesterol.
Sayuran dengan nama Latin Brassica oleracea ini juga mengandung 2,5 gram serat dan 1,1 gram protein per 100 gram brokoli yang sudah dimasak.
Di sisi lain, Brokoli juga mengandung berbagai protein. Di antaranya, vitamin A dalam bentuk beta karoten, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, asam folat, vitamin C, vitamin E, dan juga vitamin K.
Di antara semua jenis vitamin tersebut, yang paling banyak kandungannya dalam brokoli adalah vitamin K, vitamin C, dan vitamin A. Meski tak dalam jumlah besar, brokoli juga memiliki kandungan mineral berupa mangan, kalsium, magnesium, kalium, fosfor, tembaga, selenium, seng, dan besi.
Mencegah K4nker Pr0stat dengan Brokoli
Dalam percobaan laboratorium, senyawa sulforaphane terbukti memiliki efek antik4nker. Sulforaphane dapat menghambat pertumbuhan sel k4nker. Selain itu, jika ada sel k4nker yang sudah telanjur berkembang, sulforaphane akan merangsang sel k4nker tersebut untuk mematikan dirinya sendiri.
Penyebab k4nker pr0stat adalah terjadinya mutasi genetik pada sel di dalam kelenj4r pr0stat. Mutasi tersebut menyebabkan sel berkembang secara 4bnormal dan membentuk sel k4nker. Sulforaphane dapat berperan untuk menghambat proses ini.
Senyawa ini ditemukan 20-100 kali lebih tinggi pada brokoli muda, dibandingkan ketika sayuran ini sudah tumbuh besar.
Untuk membuktikan khasiat brokoli, berbagai studi dilakukan pada pria berusia 50 tahun ke atas. Salah satu studi yang dipublikasikan oleh PubMed menunjukkan bahwa meningkatkan konsumsi brokoli dari satu porsi per minggu menjadi lebih dari tiga porsi per minggu akan menurunkan risiko terjadinya k4nker pr0stat hingga sebesar 41%.
Sebenarnya tak hanya brokoli, senyawa sulforaphane juga terkandung dalam sayuran cruciferous lainnya, seperti pakcoy, kembang kol, kol merah, kale, dan juga lobak.
Meski brokoli dan sayuran cruciferous lainnya memiliki efek mencegah k4nker, cara memasak menentukan seberapa besar manfaat brokoli. Cara memasak yang tidak tepat diyakini akan dapat menghilangkan senyawa sulforaphane sehingga brokoli tidak memberi manfaat optimal.
Demi mengoptimalkan manfaat brokoli untuk mencegah k4nker pr0stat, sayuran hijau ini sebaiknya dimasak dengan cara dikukus selama lima menit. Hindari mengukus brokoli terlalu lama supaya nutrisinya tetap terjaga.
Selain dengan metode kukus, menumis brokoli dalam waktu singkat juga bisa Anda lakukan. Sementara itu, merebus brokoli tidaklah dianjurkan karena akan membuat sulforaphane berkurang drastis jumlahnya.
Agar manfaat brokoli optimal untuk mencegah k4nker pr0stat, kaum pria dianjurkan untuk mengonsumsi brokoli masak lebih dari 3 mangkuk per minggu. Kombinasikan hal ini dengan pola hidup sehat lainnya, seperti berolahraga secara teratur, makan sehat dan seimbang, tidak mer0kok, serta menghindari stres.
Sumber: https://www.klikdokter.com/info-sehat/kanker/konsumsi-brokoli-guna-mencegah-kanker-prostat?srsltid=AfmBOooGRL50jKzMnsTDvs24G20jR95rR-dJROkSzFLs2acotPg1wGuS