07/01/2026
Waspadai 8 Ciri-Ciri K4nker Kulit dan Cara Deteksinya
Penyebab k4nker kulit bisa terjadi akibat paparan sinar matahari yang berlebihan, terutama saat mengalami kulit terbakar dan melepuh. Kondisi ini dapat menyebar ke jaringan atau bagian tubuh lainnya apabila tidak terdeteksi sejak dini.
Jenis k4nker kulit terdiri dari karsinoma sel basal, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma. Karsinoma sel basal memiliki ciri khas benj0lan lunak yang mudah berd4rah sedangkan karsinoma sel skuamosa biasanya muncul di bagian tubuh tertentu, seperti tangan, leher, dan area kaki. Beberapa orang juga mengalami melanoma yang ditandai dengan gangguan sel pemberi warna kulit.
Gejala K4nker Kulit
1. Muncul T4hi Lalat
Ciri-ciri k4nker kulit wajah biasanya muncul t4hi lalat. Kondisi ini sering dialami oleh banyak orang dan cenderung tidak berb4haya.
Pada dasarnya, t4hi lalat tidak menular dan tidak menyebabkan rasa sakit, gatal, atau berd4rah. Namun, Anda perlu waspada apabila t4hi lalat berubah ukuran, bentuk, warna, atau sampai berd4rah. Perubahan ini bisa jadi tanda adanya k4nker kulit.
2. Bintik Besar Berwarna Kecoklatan
Melanoma bisa menyerang siapa saja tanpa memandang warna kulit apa pun. Kondisi ini sering muncul di telapak kaki atau bawah kuku jari tangan.
Salah satu ciri k4nker kulit melanoma berupa bintik besar berwarna kecoklatan dengan bintik-bintik yang lebih gelap.
3. Timbul Benj0lan pada Kulit
Karsinoma sel basal adalah jenis k4nker kulit yang ditandai dengan benj0lan di area wajah, leher, dan kepala. Kondisi ini terjadi akibat paparan radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari dalam waktu lama.
Pada orang dengan kulit putih, benj0lan ini biasanya berwarna merah muda atau mirip seperti warna kulit. Sementara pada orang dengan kulit cokelat atau hitam, benj0lan tanda k4nker kulit cenderung mengkilap dengan tepi bergulung.
4. Lvka Bersisik dan Berkerak
Ciri awal k4nker kulit jenis karsinoma sel skuamosa ditandai dengan lvka bersisik dan berkerak. Kondisi ini terjadi pada area tubuh yang sering terpapar sinar matahari, seperti wajahh, telinga, dan tangan.
Selain paparan sinar matahari, faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko k4nker kulit yaitu memiliki riwayat penyakit keluarga, sistem imun lemah, dan paparan zat kimia tertentu.
5. Lvka yang Tidak Kunjung Sembuh
Jenis k4nker karsinoma sel basal lebih umum terjadi di kepala dan leher. Ciri-ciri k4nker kulit kepala berupa lvka yang tidak kunjung sembuh atau sudah sembuh tetapi muncul kembali.
Stadium kanker kulit berkisar dari 0 hingga 4 tingkatan. Semakin tinggi angkanya, semakin luas penyebaran k4nker dan sulit untuk mengobatinya.
Oleh sebab itu, penting untuk melakukan pemeriksaan dini ke dokter agar gejala tidak semakin parah.
6. Kulit Gatal
Rvam kulit yang gatal bisa jadi tanda kanker kulit yang perlu Anda waspadai. Gejala ini menimbulkan rasa tidak nyaman dan sering mengganggu aktivitas sehari-hari.
Gatal k4nker kulit biasanya disertai dengan keluhan lainnya, seperti pertumbuhan kulit atau lesi baru dan perubahan pada t4hi lalat. Anda bisa mencegah k4nker kulit dengan mengoleskan tabir surya saat berpergian ke luar rumah.
7. Nodul Merah yang Keras
Karsinoma sel skuamosa pada kulit biasanya tidak memb4hayakan nyawa. Namun, jika tidak mendapatkan pengobatan segera mungkin, kondisi ini bisa menyebabkan k0mplikasi serius.
Anda bisa mengenali gejala karsinoma sel skuamosa, seperti nodul merah dengan tekstur keras. Gejala ini bisa muncul di bagian tubuh mana pun, termasuk kulit kepala, punggung tangan, telinga, atau bibir.
8. Lvka Kulit Terasa Nyeri
Rasa nyeri termasuk salah satu hal yang dirasakan jika terkena k4nker kulit. Kondisi ini umum terjadi pada jenis k4nker kulit karsinoma sel skuamosa.
Pada beberapa kasus, karsinoma sel skuamosa juga dapat memengaruhi area kulit yang tidak terpapar sinar matahari. Hal ini sering dialami oleh orang dengan warna kulit gelap.
Cara Mengetahui Jika Terkena Kanker Kulit
1. Biopsi Kulit
Biopsi kulit adalah prosedur pengambilan sampel jaringan dari permukaan tubuh untuk diuji di laboratorium. Prosedur ini terdiri dari beberapa jenis, seperti biopsi cukur, tusuk, dan eksisi dengan metode yang berbeda-beda.
Prosedur biopsi kulit sangat penting untuk mendiagnosis atau mengobati penyakit kulit, termasuk keratosis aktinik, gangguan kulit melepuh, dan k4nker kulit. Tim medis mampu menganalisis sampel jaringan selama beberapa hari hingga hitungan bulan, tergantung pada jenis biopsi yang dilakukan.
2. CT Scan
Dokter dapat melakukan pemeriksaan CT scan apabila k4nker kulit mulai menyebar ke kelenj4r get4h bening. Pemindaian CT atau CAT adalah singkatan dari Computed tomography.
Ini termasuk tes yang menggunakan sinar-X dan komputer untuk menghasilkan gambar terperinci dari bagian dalam tubuh. CT scan juga berguna untuk mendeteksi k4nker kulit non-melanoma yang telah memengaruhi tulang.
3. Pemeriksaan MRI
MRI (Magnetic Resonance Imaging) adalah pemeriksaan yang menghasilkan gambar menggunakan magnet dan gelombang radio. Pemeriksaan ini dapat memberikan gambar yang sangat jelas dari berbagai sudut bagian tubuh, termasuk jaringan lunak.
MRI juga berguna untuk menunjukkan k4nker yang telah memengaruhi bagian tubuh di sekitarnya. Pemeriksaan ini mampu mendiagnosis k4nker kulit non-melanoma yang sudah menyebar area mata atau kelenj4r lvdah.
Sumber: https://ciputrahospital.com/ciri-ciri-kanker-kulit/