Ghurob Therapy

Ghurob Therapy Therapi Lintah Medicine

BismillahMurrayae Paniculatae Folium(Daun kemuning)----------------------------Spesies: Murraya paniculata (L.) Jack.Des...
08/07/2020

Bismillah

Murrayae Paniculatae Folium
(Daun kemuning)
----------------------------
Spesies: Murraya paniculata (L.) Jack.

Deskripsi
----------------
Tanaman berupa semak rendah dengan daun menyebar, majemuk menyirip gasal, anak daun 2-8 kebanyakan 4-7, remasan tidak berbau busuk, anak daun bentuk elips memanjang atau bulat telur terbalik, ujung meruncing pendek, pangkal runcing, miring, tepi rata atau beringgit tidak jelas, 3-10 x 1,5-5 cm.

Habitat
------------
Tumbuh liar di Jawa Tengah dan Jawa Timur pada ketinggian 400m dpi.

Nama daerah
----------------------
Kemuning, kamuning, kamunieng, kajeni, kemoning, kahabar, karizi, kayu gading, kayu haring, kamuni, ki garing, waring, garing, kayu charing, dinggota, kayu pondo, sukik.

Kandungan kimia
----------------------------
Flavonoid eksotisim, senyawa kumarin panikuiin, kumurin dan febalosin, minyak atsiri, alkaloid yuehchuken.

Efek farmakologi
----------------------------
Pemberian infusa daun pada tikus menunjukkan efek analgesik pada metode hot plate (Kristanti, 11>91). Ekstrak etanol dosis 64.8 mg per mencit juga menunjukkan efek analgesik. Fraksi etil asetat infusa daun kemuning memiliki efek anti inflamasi pada udema kaki tikus yang
diinduksi karagenin (Hayati, 1995). Infusa daun dengan dosis 540 mg per 200 g tikus juga dilaporkan memiliki efek anti inflamasi pada tikus (Rosrini, 1993).

Indikasi
-------------
Analgesik

Kontraindikasi Belum diketahui.
Peringatan Belum diketahui.
Efek yang tidak diinginkan Belum di&tahuk
Interaksi Belum diketahui

Daftar Pustaka

1. Sulaksana, J., Jayusman D.I., 2005, Kemuning Jati Belanda Budi Daya Dan Pemanfaatan Untuk Obat, Cetakan I, Penebar Swadaya, Jakarta, 10-12.
2. 2. Kardono,L.B.S.etall,2003,SelectedIndonesianMdicinalPlants Monogrphs and Descriptions, Vol. I, Grasindo, Jakarta, 377-379.
3. 3. Dalimartha. S., 2005, Kemuning, Tiruan Melati Yang Tidak Sekedar Wangi, Atlas Tumbuhan Obat Indonesia, Jilid I, Trubus Agriwidya, (online), (http://mediasehat.com/tanaman02.php. diakses 2 Agustus 2005)
4. Departemen Kesehatan RI, 1989, Vademekum Bahan Obat Alam, Jakarta

BismillahAnacardium Occidentale Folium (Daun jambu mede)----------------------------------------------------Spesies: Ana...
07/07/2020

Bismillah

Anacardium Occidentale Folium
(Daun jambu mede)
----------------------------------------------------
Spesies: Anacardium occidentale

Deskripsi
--------------‐
Pohon perdu, tinggi 8-12 m. daun tunggal bertangkai, helaian bulat telur terbalik, pangkal runcing, ujung membulat, melekuk kedalam. gundul, panjang 3-22 cm. lebar 5-13 cm.

Habitat
------------
Tanaman berasa! dari daerah Amerika tropik, tersebar di Meksiko sampai Peru. Brazilia. India dan Mozambik di Afrika timur, dari India meluas ke daerah lainnya termasuk Indonesia. Tanaman ini tumbuh pada ketinggian 1-1200 m dpl, paling cocok tumbuh di dataran rendah dan daerah perbukitan dengan ketinggian 800 ml dpl.

Sinonim
---------------
Acajuba occidentalis Gaertn. , Anacardium subcordatum Presl, Semenocarpus anacardium L

Nama daerah

Jambu erang, gaju, jambu mede, jambu mete, jambu monyet, jambu jipang, buah monyet, jambu dipa, jambu dare, kanoke

Nama asing
--------------------
Cashew (Inggris). East Indian almod (Inggris), C 'ajuil (Spanyol), Cajueiro( Portugis), Acajubaum(Jerman),

Kandungan kimia
----------------------------
Daun mengandung: lanin-galal, llavanol, asam anacardiol, asam eiagat, senyawa fenol, kardol dan metilkardol.

Efek farmakologi
----------------------------
1. lnfusa daun memiliki efek sebagai penenang dan mengurangi rasa nyeri pada mencit
2. lnfusa daun muda mempunyai pengaruh analgesik yang sama kuat dongan parasetamol pada kasus priodontitis akut.
3. Infusum 10% daun jambu mede menunjukkan:
a. Efek seperti yang ditimbulkan morfin dan tenotia/in pada tikus albino.
b. Efek perpanjangan waktu reaksi pada mencit pada dosis 30 ml/kg.bb.

Indikasi
-------------
Analgesik (penghilang rasa nyeri). misalnya nyeri sendi derajat sedang.

Kontraindikasi Belum diketahui
Peringatan Belum diketahui
Efek yang tidak diinginkan
Penderita yang sensitif, dapat menimbulkan mual dan pusing.

Interaksi
Belum diketahui
Toksisitas belum diketahui

Penyiapan dan dosis
----------------------------------
Uji klinik awal ekstrak daun jambu mede dengan dosis 4 g 3 kali sehari selama 7 hari bermanfaat untuk pengobatan nyeri sendi derajat sedang, meskipun tidak sampai menyembuhkan.

Daftar pustaka

1. Departemen Kesehatan RI. 1989. Vademekum Bahan Obat Alam Ditjen PDM Jakarta
2. Heyne, K. 1987. Tumbuhan Berguna Indonesia, Badan Litbang Kehutanan, Depart.Kehutanan, Yayasan Sarana Wanajaya, Jakarta
3. Sastroamijoyo, Seno. 1988. Obat Asli Indonesia. Dian rakyat, Jakarta
4. Sudarsono, Gunawan D, Wahyuono S, DonatusJA, Pumomo.2002. Tumbuhan Obat II. Hasil Penelitian Sifat-sifat dan Penggunaan Pusat Studi Obat Tradisional UGM
5. Wesite: www.gougle.co.id/Anacardium occidentale (Akses Sept 2005)
6. Departemen Kesehatan RI, 1989, Vademekum Bahan Obat Alam, Jakarta

Amaranthi Folium (Daun bayam duri)Spesies: Amaranthus spinosus L.Deskripsi---------------Herba dengan tinggi 0,4-1,5 m. ...
05/07/2020

Amaranthi Folium (Daun bayam duri)
Spesies: Amaranthus spinosus L.

Deskripsi
---------------
Herba dengan tinggi 0,4-1,5 m. batang berbentuk bulat, bercabang, tidak berkayu, berduri, berwarna hijau. Daun tunggal, tersebar, berbentuk bulat telur memanjang atau lanset dengan ujung dan pangkal runcing serta bertepi rata. Bagian berkhasiat obat: Semua bagian tanaman.Tulang daun menyirip, wama daun hijau. Bunga majemuk, berbentuk bulir, tumbuh di ketiak daun atau di ujung
batang. Kelopak bunga berwarna hijau muda berbentuk corong.
Buah berbentuk bulat panjang dengan wama hijau. Biji bulat kecil berwarna hitam.

Habitat
-------------
Di Jawa, Madura dengan ketinggian 1-1400m dpi, ditanam di tepi jalan dandikebun.

Nama daerah
----------------------
Hayum kerui, baju baduri (Sumatera), senggang cucuk, bayem eri, teruyak lakek (Jawa), bayem kikihan (Bali), kerug pasih (Nusa tenggara), kedawa mewu, sinau katinting, podo maduri (Sulawesi), mainjanga ma ho koru loda (Maluku).

Kandungan kimia
-----------------------------
Flavonoid, saponin, polifenol, tannin.

Efek Farmakologi
----------------------------
Memberikan efek penghilang rasa sakit pada mencit jantan galur swiss Webster dengan metode Siegmund pada penggunaan dosis 140 mg/kg bb (ekstrak etanol) yang efeknya setara dengan setosal 75 mg/kg bb.

Indikasi
-------------
Analgesik

Kontraindikasi Belum diketahui
Peringatan Belum diketahui
Efek yang tidak diinginkan Belum diketahui
Interaksi Belum diketahui
Toksisitas Belum diketahui

Penyiapan dan dosis (masih untuk hewan percobaan)
-------------------
Analgesik: dosis 140 mg/kg bb (ekstrak etanol).

Daftar pustaka

1. Anonymus, 1989, Materia Medika Indonesia, Ed. V, Dep. Kes RI, Ditjen POM, Jakarta, 24
2. Lusiana, Ellis, 1992, Daun Bayam Duri (Amaranthus spinosus L.) Sebagai Pelindung Kulit Terhadap Sinar Surya Serta Sebagai Antimikroba, Departemen Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung, Bandung
3. Pery, Lily. M., 1980, Medieinal Plantof Lastand Southeast Asia,The MIT Press, London, Inggris, 10
4. Rahayu, Lita, 2001, Uji Efek Analgetik Daun Amaranthus spinosus L., Daun Cymbopogon eitratus (DC.) Stall., Dan Daun Pluehea indiea Less. Dengan Metode Siegmund Pada Mencit Jantan Swiss
Webster, Departemen Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Bandung.
5. Kasahara, shin (ed), 1986, Medieinal Herb Index Indonesia, PT Eisai Indonesia, Jakarta

BismillahSedatif dan ansietas ----------------------------------Apii Graveolens Herba (Herba seledri)-------------------...
05/07/2020

Bismillah

Sedatif dan ansietas
----------------------------------
Apii Graveolens Herba (Herba seledri)
-----------------------------------------------------------
Spesies: Apium graveolensL.

Deskripsi
---------------
Seledri merupakan tumbuhan dataran tinggi, yang ditemukan pada ketinggian di atas 900 m dpi. Di daerah ini seledri yang tumbuh memiliki tangkai daun yang menebal. Untuk pertumbuhannya, seledri memerlukan cuaca yang lembab. Seledri juga bisa ditanam di dataran rendah Hanya saja ukuran batangnya menjadi lebih kecil dan digunakan sebagai penyedap masakan.
Seledri terdiri dari tiga jenis yaitu seledri daun, seledri potongan dan seledri berumbi.
Seledri yang banyak ditanam di Indonesia adalah seledri daun. Tema, tumbuh tegak, tinggi sekitar 50 cm dengan bau aromatik yang khas. Batang persegi, beralur, beruas, tidak berambut, bercabang banyak, berwarna hijau pucat. Daun majemuk menyirip ganjil dengan anak daun 3-7 helai. Anak daun bertangkai yang panjangnya 1 -2,7 cm, helaian daun tipis dan rapuh, pangkal dan ujung runcing, tepi beringgit, panjang 2-7,5 cm, lebar 2-5 cm, pertulangan menyirip, berwarna hijau keputih-putihan. Bunga majemuk berbentuk payung 8-12 buah, kecil-kecil, berwarna putih, mekar secara bertahap. Buahnya buah kotak, berbentuk kerucut, panjang 1 -1,5 mm, berwarna hijau kekuningan.
Seledri dipanen setelah berumur 6 minggu sejak ditanam. Tangkai daun yang agak tua dipotong 1 cm di atas pangkal daun. Daun muda dibiarkan tumbuh untuk dipanen kemudian. Tangkai daunnya yang
berdaging dan berair dapat dimakan mentah sebagai lalap, sedangkan daunnya digunakan untuk penyedap sup.
Jika seledri ditanam di daerah tropik, ukuran batangnya kurang besar sehingga seluruh bagian tanaman digunakan sebagai sayur. Seledri dapat diperbanyak dengan biji. Herba berbau aromatik, rasanya manis, sedikit pedas dan sifatnya sejuk.
Bagian yang digunakan adalah seluruh herba, akar dan biji dari buah masak. Seledri berasal dari daerah subtropik Eropa dan Asia.

Habitat
------------
Ditemukan di Eropa, dari Inggris hingga dataran rendah di selatan Rusia, dari Asia barat hingga Asia timur atau India, Afrika utara dan selatan, serta Amerika utara. Dibudidayakan di Meksiko, Argentina, Jerman, Polandia dan Honggaria.

Sinonim
-------------
Apium celleri Gartner, Apium decumbens Ecklon&Zeyher, Apium lobatum Gilib, Apium maritium Salisb, Apium vulgare Bubani, Celeri graveolens Britton, Selenium graveolens E.H.L.Krause, Seseli graveolens Scop, Sium graveolens Vest, Smymium laterale Thunb.

Nama daerah Seledri, saladri.
-----------------------------------------------
Nama asing
---------------------
Cellery (Inggris), Echter sellerie(Jerman), smallage parsely(Inggris), Zelderie(Jerman).

Kandungan kimia
----------------------------
Herba seledri mengandung flavonoid, saponin, tanin 1%, minyak atsiri 0,033%, flavo-glukosida (apiin), apigenin, kolin, lipase, asparagin, zat pahit, vitamin (A,B dan C). Setiap 100 g herba seledri mengandung air sebanyak 93 ml, protein 0,9 g, lemak 0,1 g, karbohidrat 4 g, serat 0,9 g, kalsium 50 mg, besi 1 mg, fosfor 40 mg, yodium 150 mg, kalium 400 mg, magnesium 85 mg, vitamin A130IU,
vitamin C15 mg, riboflavin 0,05 mg, tiamin 0,03 mg dan nikotinamid 0,4 mg. Akar mengandung asparagin, manit, zat pati, lendir, minyak astiri, pentosan, glutamin dan tirosin. Biji mengandung apiin, minyak menguap, apigenin dan alkaloid.

Efek farmakologi
----------------------------
Alkaloid yang terkandung dalam seledri mempunyai efek sedatif dan antikonsulvan pada tikus.
Indikasi
-------------
Antiansietas.
Kontraindikasi Belum diketahui.
Peringatan Belum diketahui.
Efek yang tidak diinginkan Belum diketahui
Interaksi
Belum diketahui.
Toksisitas Belum diketahui.
Penyiapan dan dosis
----------------------------------
Cuci 100 g seledri seutuhnya sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan 1 cangkir air, lalu peras dan saring. Selanjutnya direbus sampai mendidih. Setelah dingin, bagi untuk 2 kali minum, pagi dan siang hari. Cuci 16 batang seledri seutuhnya sampai bersih dan potong-potong secara kasar, lalu masukkan ke dalam panci yang bukan terbuat dari logam. Tambahkan 2 gelas air bersih lalu rebus sampai airnya tersisa 3/4 nya. Setelah dingin, airnya diminum dan seledrinya dimakan. Lakukan 2 kali sehari, masing-masing separuhnya.

Seledri
-------------
1. Sulaeman. Nanang, Percobaan Pemeriksaan Pendahuluan Apium v 'vnv\».v'j.\ l inn. Penelitian Tanaman Obat di Beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia. Jilid K Jakarta. 1
2. Said. Penelitian Efek Farmakologik Daun Seledri Apium graveolens Linn terhadap Tekanan Darah
Arteri Kelinci. Penelitian Tanaman Obat di Beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia, Jilid I, Jakarta, 1989.
3. Surbakti, Romadhan.. Penelitian Etek Fannakologi Apium graveolens Linn terhadap Tekanan Arteri
Kelinci. Penelitian Tanaman Obat di Beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia, Jilid 1, Jakarta, 1989.
4. Suryosutanto, Efek Hipotensif Infusa^pwwgraveo/em' Linn (Seledri) Pemberian Oral pada Kelinci,
Penelitian Tanaman Obat di Beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia, Jilid 1, Jakarta, 1989.
5. Setiawati H.P., Usaha Mengisolasi Apiin dari Apium graveolens, Penelitian Tanaman Obat di Beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia, Jilid II, Jakarta, 1989.
6. Sandradjaya, Ria., Identifikasi Seledri (Apium graveolens Linn), Penelitian Tanaman Obat di Beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia, Jilid III, Jakarta, 1991.
7. Dewi, Febriana Ratih., Isolasi dan Identifikasi Flavonoid dari Daun Apium graveolens Linn, Penelitian Tanaman Obat di Beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia, Jilid VII, Jakarta.
8. Astriani, Pengaruh Ekstrak Etanol Tanaman Seledri (Apium graveolens Linn) terhadap Efek Diuresis dan Toleransi Glukosa pada Tikus Albino Betina Galur Wistar, Penelitian Tanaman Obat di Beberapa Perguruan Tinggi di Indonesia, Jilid VII, Jakarta.
9. Sukandari, E.Y., Emawati, Suwendar., Aktivitas Ekstrak Etanol Herba Seledri dan Daun Urang Aring terhadap Pityrosporum ovale, 2006.
10. Anonim, Api i graveolens Folium (Chinese Cclcry Leaf), Standard of ASEAN Herbal Medicine, vol. 1, Jakarta, 1993,63-73.
11. Anonim. Inventaris Tanaman Obat Indonesia (1) Jilid 2, Jakarta, 2001,31 -32.

BismillahPsoriasis eritroderma (eritrodermik)----------------------------------------------------------adalah jenis psor...
23/06/2020

Bismillah

Psoriasis eritroderma (eritrodermik)
----------------------------------------------------------
adalah jenis psoriasis yang menyebabkan lesi mirip luka bakar pada kulit, yaitu kulit yang memerah mengelupas dan terasa sangat menyakitkan. Peradangan kulit yang terjadi akibat eritroderma bisa merusak 75% area kulit tubuh dalam waktu bersamaan.
Penyebab peradangan kulit akibat psoriasis eritroderma masih belum bisa dijelaskan secara menyeluruh. Akan tetapi, diduga ada kaitan antara gangguan kerja sistem imun (autoimun) dengan kemunculan gejala penyakit ini. Beberapa faktor risiko juga berperan dalam memicu peradangan kulit.
Psoriasis eritrodermik adalah jenis yang paling parah dan bisa mengancam nyawa. Butuh pertolongan medis darurat sebagai bentuk penanganan yang tepat.

Tanda-tanda dan gejala
-------------------------------------
Apa saja tanda-tanda dan gejala psoriasis eritroderma?

Meskipun jarang terjadi, namun kondisi psoriasis eritroderma bisa sangat berbahaya. Oleh karena itu, amat penting bagi Anda untuk mengenali setiap gejalanya.

Lesi kulit yang memerah seperti terbakar, mengerak, dan tertutup oleh permukaan kulit yang mengelupas merupakan ciri-ciri utama dari eritroderma. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa gatal yang tidak tertahankan sekaligus terasa perih.
Dalam beberapa kasus eritroderma, pustula atau bintil-bintil kulit pada psoriasis pustulosa yang berisi nanah juga bisa muncul pada bagian kulit yang meradang.
Gejala bisa bertambah parah secara perlahan, tapi peradangan bisa terjadi hampir semua bagian kulit tubuh (75-90%) dalam waktu yang bersamaan.
Selain mengalami tanda-tanda seperti di atas, Anda juga bisa merasakan gangguan klinis lainnya seperti:
- Naik-turunnya temperatur tubuh dengan cepat
- Demam
- Nyeri sendi (psoriasis arthritis)
- Peningkatan detak jantung
- Bengkak pada kaki

BismillahParu paru basah---------------------------Seluruh kondisi dimana terjadi penumpukan cairan diselaput antara par...
22/06/2020

Bismillah

Paru paru basah
---------------------------
Seluruh kondisi dimana terjadi penumpukan cairan diselaput antara paru paru dengan rongga dada, paru paru basah sendiri secara medis dianggap sebagai gejala suatu penyakit, jadi penderita paru paru basah biasanya mengidap penyakit lain pemicunya.
Penyakit yg memicu adanya paru paru basah antara lain:
- infeksi paru paru ( pneumoni )/ tbc, kanker paru paru dll.
- gagal jantung
- sirosis hati
- emboli paru ( penyumbatan arteri paru )
- gagal ginjal akut
- auto imun
- gejala umum yg terjadi antara lain :
• batuk kering berkepanjangan
• sesak nafas terutama saat berbaring
• demam
• nyeri dada

Herbal paru paru basah
-------------------------------------
- 3 lembar sirih merah
- 5 siung bawang dayak
- 1 genggam meniran
- 10 iris temu lawak
- 2 ruas jahe merah
- 1 buah mengkudu
- 5 batang akar alang alang
Rebus semua bahan dalam 5 gelas air sampai sisa 3 gelas, minimum 3x 1 gelas

BismillahPlantar fasciitis -------------------------adalah penyakit yang terjadi pada jaringan yang menghubungkan tumit ...
21/06/2020

Bismillah

Plantar fasciitis
-------------------------
adalah penyakit yang terjadi pada jaringan yang menghubungkan tumit dengan jari kaki yang disebut plantar fascia. Jaringan ini berfungsi sebagai peredam getaran, penyangga telapak kaki, dan membantu seseorang untuk berjalan. Terlalu banyak tekanan pada kaki akan menimbulkan cedera atau robek pada jaringan tersebut. Cedera ini kemudian akan memicu peradangan dan nyeri pada tumit.

Beberapa faktor yang bisa membuat plantar fascia menjadi cedera adalah:

- Plantar fasciitis umumnya menyerang individu berusia 40 hingga 60 tahun.
- Obesitas. Kegemukan bisa menyebabkan tekanan berlebihan pada plantar fascia.
- Olahraga yang banyak memberi tekanan berlebih pada tumit, seperti lari jarak jauh, aerobik, dan balet.
- Profesi tertentu. Guru, pekerja pabrik, atlit, tentara, dan profesi lain yang pekerjaannya mengharuskan mereka berdiri dalam waktu lama.
-Masalah pada kaki. Bentuk kaki yang terlalu rata atau terlalu melengkung, cara berjalan yang tidak normal, taji tumit, serta jaringan sendi pergelangan kaki (tendon Achilles) yang tegang.
- Penyakit lain. Infeksi bakteri pada organ lain (artritis reaktif) dan ankylosing spondylitis dapat memicu timbulnya plantar fasciitis.
- Jenis sepatu. Penggunaan sepatu dengan sol yang terlalu lunak dan tidak menopang telapak kaki dengan baik, juga bisa memicu terjadinya plantar fasciitis.

BismillahLipoma -----------adalah benjolan lemak yang tumbuh secara lambat di antara kulit dan lapisan otot. Jika diteka...
21/06/2020

Bismillah

Lipoma
-----------
adalah benjolan lemak yang tumbuh secara lambat di antara kulit dan lapisan otot. Jika ditekan dengan jari secara perlahan, lipoma terasa lunak dan mudah untuk digoyangkan. Lipoma juga tidak menyebabkan rasa sakit saat ditekan.
Lipoma lebih sering dialami oleh orang yang berusia 40-60 tahun atau paruh baya, dan lebih banyak terjadi pada pria dibandingkan wanita. Sebagian pasien bisa memiliki lebih dari satu lipoma di tubuhnya.

Penyebab pasti lipoma belum diketahui, namun ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena lipoma, yaitu:

- Keturunan.
- Berusia 40-60 tahun.
-Menderita penyakit tertentu, seperti penyakit Madelung, sindrom Cowden, sindrom Gardner, atau adiposis dolorosa.

Benjolan yang muncul memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

- Dapat tumbuh menjadi lebih besar, dari sebesar kelereng hingga sebesar bola pingpong.
- Terasa lembek dengan konsistensi seperti lemak daging sapi.
- Mudah untuk digoyangkan.
- Benjolan dapat menimbulkan rasa sakit jika ukurannya semakin besar dan menekan saraf di sekitarnya.

Bismillah*Kolesititis /radang empedu*----------------------------------------------adalah peradangan yg terjadi pd kanto...
21/06/2020

Bismillah

*Kolesititis /radang empedu*
----------------------------------------------
adalah peradangan yg terjadi pd kantong empedu.kolesititis terjadi akibat tersumbatnya saluran empedu sehingga cairan empedu terperangkap dlm kantong empedu.(cairan empedu berperan dlm pembakaran lemak dan menetralisir toxin dlm tubuh), penyumbatan ini dipicu beberapa hal spt;-
-adanya tumor di saluran empedu
-penyempitan saluran empedu
-malnutrisi berat
-penderita penyakit tertentu seperti Aids,Diabet dll.
Penyumbatan ini menimbulkan iritasi dan infeksi pd kantong empedu.
Gejala umum pd kolesititis antara lain;
-nyeri akut pd perut kanan atas
-nyeri bertambah parah setelah mengkonsumsi makanan berlemak, berminyak
-mual,muntah
-kram perut kanan
-demam & berkeringat
-kulit dan mata berubah kuning
-dll

BismillahDiabetes--------------Tingginya kadar gula dlm darah sbg akibat dr kerusakan pd pankreas yg tdk mampu memproduk...
21/06/2020

Bismillah

Diabetes
--------------
Tingginya kadar gula dlm darah sbg akibat dr kerusakan pd pankreas yg tdk mampu memproduksi insulin utk mengubah glucosa menjadi kalori,penimbunan glucosa ini dpt menempel dipembuluh darah(ganggren) yg berakibat terjadinya kerusakan pd berbagai organ,terutama ginjal
Organ yg di fokus;
-Pankreas -sumber masalah
-Jantung- organ yg bertanggung jawab terhadap sirkulasi darah
-Ginjal -organ yg bertugas membuang kelebihan gula melalui air seni

BismillahCarpical Tunnel Syndrome ( CTS )---------------------------------------------------- adalah kondisi terhimpit a...
21/06/2020

Bismillah

Carpical Tunnel Syndrome ( CTS )
----------------------------------------------------
adalah kondisi terhimpit atau tertekan nya saraf median
pada pergelangan tangan,
sehingga menimbulkan gejala nyeri, mati rasa, dan
parestesia (kesemutan atau seperti terbakar)
CTS yang berkepanjangan dapat mengakibatkan
kerusakan permanen saraf dengan gejala mati rasa yang
terus-menerus, atropi otot (otot jarang di gerakkan ) di
pangkal ibu jari, dan kesulitan menggerakkan ibu jari
Saraf median bisa terhimpit jika jaringan di dalam lorong
karnal membengkak atau lorong karnal menyempit
Penyebab CTS
Faktor keturunan
Cedera pada pergelangan tangan
Kehamilan , jika sudah melahirkan kembali normal
Pekerj
aan atau aktivitas yang melibatkan tangan
Kondisi medis lain. Risiko terkena CTS akan meningkat
akibat beberapa kondisi medis, seperti diabetes,
hipotiroidisme, obesitas, dan jika mengonsumsi obat untuk
kanker seperti exemestane.
Jenis kelamin. Wanita memiliki lorong karpal lebih kecil
daripada pria. Karena itu, CTS cenderung lebih sering
terjadi pada wanita.

BismillahTrigger finger---------------------Trigger finger atau stenosing tenosynovitis, adalah sebuahkondisi di mana ja...
21/06/2020

Bismillah

Trigger finger
---------------------
Trigger finger atau stenosing tenosynovitis, adalah sebuah
kondisi di mana jari terkunci pada posisi menekuk
Ini terjadi saat tendon pada jari, membengkak, sehingga
menghalanginya bergulir dengan mudah melalui
sarungnya yang merupakan jaringan yang menutupi
tendon
Saat jari menekuk, tendon yang bengkak akan tertarik
melewati sarung yang sempit

Penyebab Trigger Finger
---------------------------------------
Ada beberapa penyebab yang mungkin memincu trigger
infinger atau meradangnya tendon, yaitu:
Tegang karena gerakan yang berulang
Tekanan yang dirasakan jari atau jempol
Kondisi seperti reumatoid arthritis, diabetes, atau encok
Mengenggam objek dengan kuat dalam waktu yang lama
Trauma lokal pada telapak tangan atau pangkal pada jari
yang sakit
Penyebab-penyebab ini juga menunjukkan bahwa
beberapa orang memiliki resiko lebih tinggi untuk
mengalami kondisi ini. Ini termasuk orang yang
pekerjaannya melibatkan penggunaan jari secara
berlebihan atau mengenggam secara berulang-ulang,
seperti petani atau pemain musik. Penelitian juga
menunjukkan, trigger finger lebih sering terjadi pada
perempuan dan orang antara usia 40 – 60 tahun. Ini juga
lebih sering terjadi pada ibu jari tangan, jari tengah, jari
manis, dan dapat terjadi pada jari lain di saat yang
bersamaan atau satu jari pada tiap tangan

Address

Pamulang 2
15155

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 17:00

Telephone

+6281210202499

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ghurob Therapy posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram

Category