07/02/2026
ANDA TIDAK PERNAH BENAR-BENAR BERKUASA, ANDA HANYA DIIZINKAN
Saya yakin banyak sekali mentor manifestasi, ilmu untuk mewujudkan sesuatu, yang tersebar di sosial media, yang dikatakan seperti sangat mudah. Dan mereka yang pintar-pintar, yang sangat percaya diri bahwa mereka bisa mewujudkan apa pun, bahwa begitu kita mengikuti kelasnya, semuanya akan terjadi.
Saya berani menjamin bahwa apa yang disampaikan itu kadang-kadang banyak yang tidak sama dengan kenyataan. Artinya, yang disampaikan di media, yang nampaknya begitu mudah, yang namanya begitu gampang untuk terwujud, ternyata setelah mengikuti kelasnya tidak seperti ekspektasi yang anda inginkan.
Ini juga kemungkinan tidak dipahami oleh mentor-mentor tersebut. Karena apa? Ada satu hal yang itu mempengaruhi manifestasi anda, apakah itu terwujud atau tidak. Satu hal inilah yang sulit untuk dipastikan, karena ini di luar diri kita, atau faktor eksternal.
Saya menyebutnya faktor eksternal yang murni, tidak bisa kita kendalikan.
Secara logika saja, ketika ada dua orang, yang satu memiliki energi yang kecil, yang satunya memiliki energi yang besar, maka tentu saja energi yang kecil ini akan terdominasi oleh energi yang besar. Misalnya, anda memiliki keinginan untuk menuju ke barat, kemudian ada seseorang yang menginginkan anda untuk berjalan ke timur. Mana yang akan berhasil? Ini tergantung dari siapa energinya yang lebih besar.
Nah, kemudian ini sesama manusia saja, yang jeda energi sedikit saja, itu sudah bisa mempengaruhi orang lain, tergantung seberapa besar energi orang tersebut. Kalau orang tersebut energinya lebih besar, maka dia akan bisa mempengaruhi orang lain.
Nah, ini saja manusia bisa melakukan hal tersebut. Apalagi faktor eksternal yang saya maksud, yang sebetulnya energinya itu sangat besar. Ya, bisa dikatakan 40%.
Nah, jadi ahli-ahli manifestasi yang selama ini bertebaran di sosial media, yang mengatakan dia bisa manifestasi, yang mengatakan dia itu menciptakan, yang beberapa keinginannya itu terwujud, itu sebetulnya tidak murni karena ilmu manifestasinya yang berhasil. Tetapi, ibarat kata, dia hanya lagi beruntung, lagi dikasih cuan, ibaratnya seperti itu.
Oleh karena itu, ketika ilmu-ilmu ini dipraktekkan oleh orang lain, yang dia tidak diberi keberuntungan, atau tidak diberi kehasilannya oleh faktor eksternal tadi, maka ia tidak berhasil, meskipun prakteknya sudah benar, meskipun sudah tepat, seperti itu.
Tapi bukan berarti teori-teori dan konsep-konsep manifestasi yang diajarkan itu salah. Itu tidak bernilai salah. Tetapi ada faktor eksternal yang mempengaruhi, yang kita harus paham. Dan itu hampir tidak dijelaskan di guru mana pun.
Hanya di saya. Hanya saya yang mengetahui hal ini.
Atau guru-guru ini bisa saja tahu, tapi tidak mengatakan. Atau yang sebenarnya, mereka tidak tahu menahu tentang hal ini. Dan ini yang sangat parah sekali.
Oleh karena itu, manifestasi itu tidak bersifat mutlak, tapi bersifat random, ibaratnya. Atau seperti anda di sebuah negara. Kalau anda menginginkan sesuatu, kalau presidennya setuju, ya berarti anda dapat. Kalau tidak setuju, ya tidak dapat. Sesimpel itu.
Tetapi guru-guru manifestasi ini, mereka hanya mengetahui bahwa faktor yang membuat manusia itu bisa mewujudkan atau tidak itu hanya program pikiran, hanya mental block yang menghalangi, dan sebagainya.
Sebetulnya kita itu sedang salah sangka.
Mental block memang ada. Program pikiran yang salah memang mempengaruhi. Leluhur memang juga mempengaruhi, dan sebagainya. Tapi tidak sesimpel dan sesederhana itu.
Meskipun semuanya itu sudah clear, belum tentu anda bisa mewujudkan manifestasi.
Kenapa?
Karena ada faktor eksternal yang mempengaruhi, yang energinya lebih besar.
Manusia itu hanya energinya satu sampai dua persen saja. Manusia modern, secara energi, kalau dihitung, itu satu sampai dua persen saja.
Ketika itu menghadapi manusia lain yang dia lebih cerdas, yang dia lebih jenius, yang dia memiliki energi misalnya tiga persen, itu saja pasti yang dua persen sudah kalah. Karena siapa yang lebih besar, dia akan mendominasi.
Seperti itu.
Jadi, kalau misalkan ada dua orang dukun, atau ahli supranatural, yang satu kepingin hujan, yang satu kepingin tidak hujan, ini yang terwujud yang mana?
Nah, yang terwujud adalah siapa yang energinya lebih besar.
Kalau keinginannya bertolak belakang, maka yang terwujud adalah yang lebih besar energinya.
Nah, bagaimana ceritanya kita sebagai manusia, yang memiliki energi hanya satu sampai dua persen, berhadapan dengan makhluk yang memiliki energi 40%?
Hampir mustahil untuk kita bisa menang.
Jadi, kalau kita menang, itu sebetulnya lagi dikasih saja. Lagi diberi. Lagi dikasih harmoni. Lagi diberikan kasih.
Oleh yang punya energi lebih besar tersebut.
Dan ini tidak diketahui.
Makanya, mungkin mereka juga pada bingung. Mungkin mereka juga pada panik. Kenapa manifestasi itu ada yang berhasil, ada yang gagal, ada yang ditolak, ada yang diterima, padahal caranya sudah tepat.
Jadi, kita tetap harus belajar ilmu manifestasi, kalau ingin mewujudkan sesuatu, agar lebih terukur, agar lebih presisi.
Tetapi ada satu hal yang anda harus paham.
Bahwa ada faktor eksternal yang mempengaruhi manifestasi anda.
Bukan karena manifestasi atau praktek manifestasi anda salah.
Tetapi karena ada yang mempengaruhi dari luar, dan energinya itu lebih besar.
Maka hampir mustahil anda bisa menang.
Seperti itu.
Jadi, kalau anda itu misalkan orang yang hanya gajinya tiga juta, dan kepingin membeli sesuatu, dan musuh anda itu adalah orang yang memiliki uang sepuluh miliar rupiah, tentu saja anda kalah.
Karena orang yang punya daya lebih, itu akan bisa menguasai permainan.
Seperti itu.
Nah, inilah yang tidak dijelaskan di dalam ilmu manifestasi.
Makanya kita tidak bisa sombong dalam manifestasi.
Kita tidak bisa sombong.
Orang kaya juga tidak bisa sombong.
Kenapa?
Karena itu hanya dikasih saja.
Itu lagi dikasihani.
Dan kenapa itu dikasihani, itu juga ada sebabnya.
Seperti itu.
Nah, inilah fakta-fakta yang tidak dijelaskan di guru-guru manifestasi.
Entah karena mereka tidak mau ngomong.
Atau malah justru mereka tidak tahu menahu tentang hal ini.
Dan ini yang sangat parah sekali.