Owwee Shop

Owwee Shop Hidup sehat

Waspada, Penderita Diabetes Terus Meningkat, Indonesia Jadi Peringkat 5 DuniaInternational Diabetes Federation (IDF) Atl...
13/01/2022

Waspada, Penderita Diabetes Terus Meningkat, Indonesia Jadi Peringkat 5 Dunia

International Diabetes Federation (IDF) Atlas edisi ke-10 mengungkapkan, saat ini setidaknya 1 dari 10 orang atau sebanyak 537 juta orang di dunia hidup dengan diabetes. Apabila tidak ada intervensi, angka ini diproyeksikan akan meningkat, mencapai 643 juta pada tahun 2030 dan 784 juta pada tahun 2045.
Diabetes melitus tipe-2 (DMT2) telah menyerang lebih dari 90 persen pasien di seluruh dunia. Penyakit ini juga telah menyebabkan 6,7 juta kematian pada tahun 2021. Diperkirakan terdapat 1 orang meninggal setiap 5 detik akibat diabetes.
Di Indonesia, jumlah penderita diabetes terus meningkat dari 10,7 juta pada tahun 2019 menjadi 19,5 juta pada tahun 2021. Tahun ini, Indonesia menduduki peringkat kelima dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia, naik dari peringkat ketujuh tahun lalu. Peningkatan ini sangatlah memprihatinkan.
"Peningkatan jumlah penderita diabetes tipe-2 disebabkan oleh faktor sosio-ekonomi, demografi, lingkungan, dan genetik. Beberapa pendorong utamanya adalah urbanisasi, populasi yang menua, berkurangnya aktivitas fisik, dan peningkatan jumlah masyarakat yang menderita obesitas atau kelebihan berat badan," ujar Vice President & General Manager Novo Nordisk Indonesia, Anand Shetty, dalam keterangan, Kamis 2 Desember 2021.

Artikel ini tayang di https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-013144450/waspada-penderita-diabetes-terus-meningkat-indonesia-jadi-peringkat-5-dunia #:~:text=Di%20Indonesia%2C%20jumlah%20penderita%20diabetes,5%20juta%20pada%20tahun%202021.

Silahkan klik Link dibawah ini untuk membantu anda mengontrol gula darah https://rumaherbal.id/akar-kuning-bajakah-owwee/ 😊

JADIKANLAH MAKANANMU SEBAGAI OBAT DAN JANGAN JADIKAN OBAT SEBAGAI MAKANANMUMakan sudah pasti jadi kebutuhan manusia untu...
30/12/2021

JADIKANLAH MAKANANMU SEBAGAI OBAT DAN JANGAN JADIKAN OBAT SEBAGAI MAKANANMU

Makan sudah pasti jadi kebutuhan manusia untuk hidup. Makan itu jelas suatu proses memasukan makanan kedalam mulut.

Proses memasukan makanannya tidak terlalu jadi soal asalkan gigi geligi dan organ untuk menelan memang berfungsi baik dan aman. Yang sering jadi masalah adalah bagaimana dan apa jenis makanan yang dimakan.

Makanan bisa menjadi obat untuk menanggulangi penyakit karena mengandung zat-zat gizi yang jika asupannya diatur dengan tepat dan teliti. Tetapi jika salah makan dan kurang bijak memilih jenisnya makanan bisa jadi menimbulkan penyakit. Kalau sudah begini obatlah yang akan menjadi makanan.

Kiat tidak menjadikan obat jadi makanan tetapi sebaliknya makanan menjadi obat tentu harus benar-benar dipahami. Pertama kita harus mengenal betul mana makanan yang membawa manfaat dan mana makanan yang bisa menjadi laknat. Kedua agar makanan bermanfaat perlakuan mulai dari memilih, menyiapkan, mengolah, menyajikan sampai menyantapnya harus benar-benar diperhatikan. Ketiga cara makanpun ada tatakramannya, tidak Hanya karena cocok dengan selera akhirnya lupa pada takaran yang seharusnya. Ikutlah nasihat bijak makanlah sebelum lapar , dan berhentilah sebelum kenyang. Maknanya kalau makan jangan sampai lupa daratan.

Ada bidang ilmu yang mempelajari bagaimana membuat pentingnya makanan bermanfaat sekali gus menjadi obat. Ini dikenal sebagai ilmu Gizi

Kini kata Gizi sudah semakin populer dan tidak asing lagi di kalangan masyarakat. Dalam bahasa Arab asal katanya “Ghidza” berarti makanan. Orang Mesir melafalkannya sebagai “Ghizi”.

Banyak contoh yang menunjukkan makanan atau bahan makanan sebagai obat. Seperti tercatat seorang Kapten kapal namanya James Lancester mencegah penyakit skorbut dengan air jeruk yang ternyata banyak mengandung vitamin C yang bersifat anti skorbut. Francis Bacon mengatakan makanan yang diatur memperpanjang umur. Christian Eijkman seorang dokter Belanda mengobati penyakit beri-beri dengan beras tumbuk. Hati ikan hiu dan minyak Ikan menyembuhkan penyakit riketsia karena banyak mengandung vitamin D, banyak lagi contoh-lain

Semuanya itu menunjukkan bahwa makanan berfungsi sebagai obat. Karena itu ada yang disebut makanan fungsional atau Functional Foods ini satu bukti hasil penelitian mutahir yang menunjukkan betapa pentingnya peran ilmu gizi dalam mengatur makanan dalam kaitannya dengan berbagai penyakit.

Jadi tepat nasihat bijak itu jadikanlah makananmu sebagai obat, jangan jadikan obat sebagai makananmu, akibat kurang paham dan tidak bijak memilih makanan.

10 Cara Simpel Menurunkan Gula Darah Secara AlamiJika kamu punya diabetes atau gula darah tinggi, pastikan kamu mencoba ...
30/12/2021

10 Cara Simpel Menurunkan Gula Darah Secara Alami

Jika kamu punya diabetes atau gula darah tinggi, pastikan kamu mencoba tips-tips berikut!

1. Rajin Cek Gula Darah
Dianggap sebagai silent killer, kebanyakan orang tidak menyadari kadar gula darah mereka sudah di atas normal, yaitu 200 mg/dL. Gejala pun jarang muncul sebelum gula darah menjadi terlalu tinggi.

Karena dari itu, ada baiknya jika kamu sering mengecek kadar gula darah. Untuk yang masih muda, bisa mulai dengan 6 bulan sekali atau setahun sekali. Jika kamu sudah berumur di atas 40, ada baiknya untuk mengecek sebulan sekali.

Dengan begitu, kamu pun bisa mendeteksi jika gula darah kamu naik. Sehingga kamu pun bisa melakukan langkah pencegahan dan menurunkan gula darah kamu kembali ke normal.

2. Minum Air yang Cukup
Tubuh kita membutuhkan cairan yang cukup untuk bisa berfungsi secara optimal. Jika kita minum air yang cukup, maka otomatis tubuh kita pun bisa membantu menurunkan gula darah yang berlebihan secara alami.

Karena cairan dapat memperlancar fungsi kerja ginjal dalam menyaring gula dalam darah. Gula yang berlebih ini pun akan keluar melalui urine setelah tersaring.

Adapun air bisa memperlancar peredaran darah yang memastikan pasokan oksigen lebih banyak tersebar ke seluruh tubuh. Dengan begitu, lebih banyak gula yang mengendap dalam darah pun bisa dikonversi menjadi energi.

Namun, pastikan cairan yang kamu konsumsi adalah air putih. Karena jenis minuman yang lainnya akan cenderung mengandung manis dan malah menambah kadar gula darah kamu.

3. Makan Makanan Berserat
Makanan berserat dapat mengurangi kecepatan proses terserapnya karbohidrat dan gula. Karena itu, peningkatan kadar gula darah pun menjadi lebih lambat.

Ada dua jenis serat, yaitu serat yang dapat larut dalam air dan tidak. Walaupun keduanya bagus dan penting untuk tubuh, serat yang dapat larut itu lebih berperan dalam penurunan kadar gula darah.

Makanan yang kaya akan serat yang dapat larut ini antara lain:

Pir
Ubi
Apel
Wortel
Alpukat
Brokoli
Gandum (Oats)
Kacang polong
Buah citrus, termasuk limau, lemon, jeruk nipis, jeruk, dan jeruk bali
Selain makanan ini, kamu pun tetap bisa menambah semua jenis serat melalui perbanyak makan sayur, buah, dan kacang-kacangan.

Baca Juga :

24 Jenis Makanan Rendah Kalori
15 Jenis Buah untuk Diet
4. Jaga Berat Badan Ideal
Berat badan ideal dapat membantu menjaga kadar gula darah normal. Hal ini dikarenakan seorang yang mempunyai berat badan berlebih akan cenderung mengalami kondisi resistensi insulin.

Hitung Berat Badan Ideal dengan Kalkulator BMI

Ini berarti sel dalam tubuh mereka menjadi “kebal” atau resisten terhadap insulin yang dihasilkan pankreas. Alhasil, insulin tidak dapat efektif melakukan fungsinya untuk memasukkan gula dari darah ke dalam sel. Pada akhirnya, darah kamu jadi mengandung kelebihan gula.

Selain itu, menjaga berat badan ideal juga mencegah berbagai risiko penyakit kritis. Mulai dari penyakit jantung, stroke, hingga tekanan darah tinggi.

5. Biasakan Berolahraga
Olahraga tidak hanya membantu kamu menjaga berat badan ideal, tapi juga dapat menambah sensitivitas insulin. Artinya sel tubuh kamu bisa bekerja lebih baik dalam mengoptimalkan gula berlebih yang ada dalam tubuh kamu.

Selain itu, olahraga juga mendorong otot kamu untuk bekerja. Artinya akan lebih banyak gula yang terpakai untuk menjadi sumber energi dan membantu kerja otot.

Jenis olahraga yang sesuai pun bisa berupa angkat beban, berjalan kaki, lari, bersepeda, menari, mendaki gunung, berenang, dan seterusnya.

6. Jaga Asupan Karbo
Karbohidrat adalah sumber alami gula. Tubuh kita memecah karbo menjadi glukosa. Kemudian insulin yang tubuh kita hasilkan memasukkan gula ke dalam sel untuk dibakar menjadi oksigen.

Namun, ada kalanya asupan karbo di tubuh kita terlebih. Otomatis jika ini terjadi, gula dalam tubuh kita akan naik. Maka dari itu, menjaga asupan karbo menjadi salah satu kunci penting dalam menurunkan kadar gula darah secara alami.

Kamu bisa mulai dari kecil. Misalnya dengan tidak memakan cemilan berbasis tepung atau gorengan. Atau memakan nasi merah daripada nasi putih.

7. Makan Lebih Banyak Ikan
Ikan adalah jenis daging yang paling sehat. Kandungan gula dari ikan pun tidak ada. Karena itu, ada baiknya jika kamu lebih memilih ikan dibanding daging yang lain. Mulailah biasakan konsumsi ikan minimal 2x dalam 1 minggu.

Selain menurunkan gula darah, ikan pun mempunyai banyak manfaat kesehatan lainnya. Misalnya saja, berbagai jenis ikan juga mengandung Omega-3, vitamin B2, dan vitamin D.

Namun, pastikan pengolahan ikan pun sehat. Hindari ikan yang digoreng, serta ikan yang mengandung banyak merkuri.

8. Pastikan Cukup Tidur
Kekurangan tidur selalu dapat mengganggu kesehatan kita, salah satunya fenomena resistensi insulin. Pada akhirnya, insulin tidak dapat bekerja secara efektif karena sel tubuh yang tidak lagi peka terhadap insulin.

Hal ini berbahaya karena kadar gula cenderung tinggi ketika kamu baru bangun. Pada umumnya, insulin bisa perlahan menurunkan kadar gula menjadi normal. Namun, hal itu tidak bisa terjadi jika kamu kurang tidur.

Maka dari itu, pastikan kamu tidur yang cukup. Biasakan untuk mendapatkan 7-8 jam tidur setiap harinya. Jika tidak memungkinkan, kamu pun bisa mengambil waktu untuk tidur siang sebagai pengganti jam tidur malam.

9. Lebih Sering Makan
Cara menurunkan gula darah lainnya yang kamu bisa coba adalah lebih sering makan dalam porsi yang lebih kecil. Dengan begitu, asupan gula kamu tersebar menjadi porsian kecil sepanjang hari. Hal ini memberikan waktu bagi tubuh kamu untuk mencerna gula yang lebih sedikit dalam sekali waktu.

Hindari makan 1-2 kali dalam porsi besar. Sebaliknya, coba untuk bagi porsi makanan kamu menjadi 5 kali sehari dengan porsi kecil. Namun, pastikan makanannya tetap sehat ya!

10. Kelola Stres
Cara menurunkan gula darah yang terakhir tapi sama pentingnya adalah mengelola stres. Semua orang pasti mengalami stres atau tekanan dalam hidup. Namun, bagaimana kita merespon stres tersebut adalah kunci untuk menghindari risiko kesehatan.

Jika stres dibiarkan, maka tubuh pun akan secara otomatis beradaptasi dengan bersiap-siap. Cara tubuh merespon stres adalah dengan menyimpan cadangan energi yang lebih banyak. Cadangan ini biasanya berupa kandungan lemak dan glukosa.

Karena itu, orang yang mengalami stres cenderung untuk mengalami kenaikan berat badan. Untuk mereka yang mengidap diabetes, maka akan lebih parah karena cadangan gula tidak bisa diubah menjadi energi. Alhasil, gula dalam darah pun menumpuk.

Maka dari itu, coba biasakan untuk kelola stres. Misalnya dengan menulis jurnal, teknik pernapasan untuk menenangkan diri, meditasi, bahkan hingga yoga.

Kenapa Perlu Menjaga Gula Darah Normal?
Gula darah perlu dijaga tetap normal. Pastikan kamu menjaga kadar gula normal di bawah 180 mg/dL pada kondisi normal dan 100 mg/dL dalam kondisi puasa.

Dengan begitu, kamu pun bisa menghindari risiko diabetes. Tidak hanya itu, diabetes juga dapat meningkatkan risiko penyakit lainnya, seperti:

Gagal ginjal
Serangan jantung
Stroke
Kerusakan pembuluh darah
Kerusakan sistem saraf
Gangguan penglihatan
Amputasi akibat luka

Masih khawatir? Anda dapat mengontrol Gula darah dengan konsumsi rutin rebusan air Bajakah akar kuning....
untuk mendapatkan manfaat nya anda dapat klik link dibawah ini.

https://rumaherbal.id/akar-kuning-bajakah-owwee/

artikel ini pernah tampil di https://superyou.co.id/blog/kesehatan/cara-menurunkan-gula-darah/

19/12/2021

Benarkan Makanan Organik Lebih Aman dan Bernutrisi?

Banyak bukti yang menunjukkan bahwa makanan organik memiliki manfaat kesehatan dibandingkan makanan yang ditanam secara konvensional. Beberapa penelitian menunjukkan adanya perbedaan dalam kualitas nutrisi makanan.

Namun, ada informasi terbatas untuk menyimpulkan tentang perbedaan makanan organik dan anorganik (makanan konvensional) bermanfaat untuk kesehatan secara keseluruhan:

Nutrisi. Penelitian menunjukkan peningkatan kecil hingga sedang pada beberapa nutrisi dalam produk organik. Peningkatan nutrisi yang signifikan terdapat pada jenis flavonoid tertentu, yang memiliki sifat antioksidan.
Asam Lemak Omega-3. Kebutuhan pakan untuk peternakan organik, seperti penggunaan utama rumput dan alfalfa untuk ternak, biasanya menghasilkan kadar asam lemak omega-3 yang lebih tinggi, sejenis lemak yang lebih menyehatkan jantung dibanding lemak lainnya. Asam lemak omega-3 yang lebih tinggi ini ditemukan dalam daging organik, produk susu, dan telur.
Logam Beracun. Kadmium adalah bahan kimia beracun yang secara alami terdapat dalam tanah dan diserap oleh tanaman. Penelitian menunjukkan tingkat kadmium jauh lebih rendah dalam biji-bijian organik. Namun, tidak pada buah dan sayuran apabila dibandingkan dengan tanaman yang ditanam secara konvensional. Kadar kadmium yang lebih rendah dalam biji-bijian organik mungkin terkait dengan larangan penggunaan pupuk sintetis dalam pertanian organik.
Residu Pestisida. Dibandingkan dengan produk makanan yang ditanam secara konvensional, produk yang ditanam secara organik memiliki tingkat residu pestisida yang terdeteksi lebih rendah. Produk organik memiliki residu karena pestisida diperbolehkan untuk pertanian organik atau pestisida terbawa udara dari pertanian konvensional. Perbedaan mengenai mana yang lebih sehat tidak begitu jelas, karena peraturan keselamatan untuk tingkat residu maksimum yang diperbolehkan pada produk konvensional.
Bakteri. Daging yang diproduksi secara konvensional mungkin memiliki bakteri resisten yang lebih tinggi terhadap pengobatan antibiotik. Sementara itu, risiko keseluruhan kontaminasi bakteri pada makanan organik sama dengan makanan konvensional.
Baca juga: Lebih Sehat dengan Clean Eating, Benarkah?

Perbedaan Makanan Organik dan Konvensional Tidak Signifikan
Sementara beberapa penelitian menemukan makanan organik mengandung lebih banyak nutrisi, namun lebih banyak penelitian yang membuktikan bahwa perbedaan tidak begitu signifikan sehingga harus merekomendasikan makanan organik dibanding anorganik.

Dilansir dari laman Healthline, ada studi observasi yang membandingkan asupan nutrisi dari hampir 4.000 orang dewasa yang mengonsumsi sayuran organik atau konvensional justru menemukan hasil yang bertentangan.

Meskipun asupan nutrisi tertentu terlihat sedikit lebih tinggi pada makanan organik, hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh konsumsi sayuran secara keseluruhan yang lebih tinggi.

Tinjauan yang dilakukan oleh 55 penelitian tidak menemukan perbedaan dalam kandungan nutrisi tanaman organik dibanding tanaman biasa, kecuali pada kadar nitrat yang lebih rendah dalam produk organik.

Sementara itu sebanyak 233 studi meninjau ditemukan kurangnya bukti kuat untuk menyimpulkan bahwa makanan organik lebih bergizi dibanding makanan biasa. Meskipun begitu, penting untuk diingat bahwa hasil penelitian sangat bervariasi. Pasalnya, kandungan nutrisi pangan bergantung pada banyak faktor, seperti kualitas tanah, kondisi cuaca, dan waktu panen.

Misalnya, komposisi produk susu dan daging dapat dipengaruhi oleh perbedaan genetik hewan dan jenis hewan, apa yang dimakan hewan, waktu tahun dan jenis peternakan. Variasi alami dalam produksi dan penanganan makanan membuat perbandingan kedua jenis makanan ini jadi sulit atau membingungkan.

Artikel ini tayang di https://www.halodoc.com/artikel/benarkah-makanan-organik-berarti-lebih-sehat

Jika kamu ingin memilih makanan organik atau anorganik, sebaiknya cobalah berdiskusi dulu pada yang lebih berkopenten. Atau anda dapat berdiskusi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Apakah pilihan makanan kamu cukup mendesak untuk alasan kesehatan atau tidak. Anda juga dapat download aplikasi Halodoc agar sehat lebih nyaman.

Referensi:

WebMD. Diakses pada 2020. Is Organic Food Better for You?
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Organic foods: Are they safer? More nutritious?
Healthline. Diakses pada 2020. What is Organic Food, and is it Better Than Non-Organic?

Address

Jalan Sungai Raya Dalam Komp. Bumi Batara 3 B43

78391

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Owwee Shop posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Owwee Shop:

  • Want your practice to be the top-listed Clinic?

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram