20/01/2026
RS Mandalika Hadirkan Inovasi Nifas Connect, Pendampingan Ibu Nifas Terintegrasi Berbasis Edukasi Berkelanjutan
Lombok Tengah – Rumah Sakit Mandalika Provinsi NTB terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi melalui program Nifas Connect, sebuah inovasi edukasi dan pendampingan ibu nifas yang dirancang secara terintegrasi, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan ibu pasca persalinan.
Pelayanan masa nifas merupakan fase krusial dalam siklus kesehatan ibu dan bayi. Pada periode ini, ibu berisiko mengalami berbagai komplikasi fisik maupun psikologis, seperti perdarahan, infeksi, gangguan laktasi, hingga baby blues. Menjawab tantangan tersebut, Nifas Connect dikembangkan sebagai model pelayanan nifas terintegrasi yang menghubungkan pelayanan klinis, edukasi, dan dukungan psikososial ibu nifas secara berkesinambungan.
Nifas Connect mengedepankan kolaborasi lintas unit, khususnya antara Ruang Nifas, Ruang PONEK, dan Poli Obstetri dan Ginekologi, sehingga pelayanan ibu nifas dapat berjalan lebih komprehensif sejak persalinan hingga masa nifas selesai. Sasaran program ini adalah seluruh ibu yang melahirkan di RS Mandalika, baik persalinan normal maupun sectio caesarea, dengan pendampingan selama 42 hari masa nifas.
Sebagai inovasi berbasis edukasi berkelanjutan, Nifas Connect memanfaatkan berbagai media pendukung, antara lain leaflet edukatif, QR Code edukasi, grup WhatsApp interaktif, serta audio dan video afirmasi. Melalui media tersebut, ibu nifas mendapatkan edukasi harian, ruang tanya jawab dengan bidan, pengingat jadwal kontrol, hingga dukungan emosional yang membantu ibu merasa lebih aman dan percaya diri dalam menjalani masa nifas.
Salah satu pasien nifas, Sanim, mengungkapkan bahwa kehadiran grup WhatsApp dalam program ini sangat membantu dirinya selama masa pemulihan pasca persalinan.
“Dengan adanya grup WA tersebut saya merasa mudah bertanya jika ada kendala, penjelasannya juga mudah,” ujar Sanim.
Keunikan Nifas Connect terletak pada pendekatan yang tidak hanya menitikberatkan aspek fisik, tetapi juga mengintegrasikan skrining kesehatan mental ibu nifas, seperti deteksi dini baby blues, sebagai bagian dari pelayanan rutin. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas asuhan nifas, memperkuat peran bidan dalam pendampingan ibu pasca persalinan, serta meningkatkan kepuasan pasien terhadap pelayanan yang diterima.
Penggagas Nifas Connect, Youri Gagarin, menegaskan bahwa kekuatan inovasi ini justru terletak pada kesederhanaannya yang dijalankan secara konsisten.
“Nifas Connect adalah inovasi yang sederhana, tapi sederhana bukan berarti tidak berdampak. Justru inovasi sederhana yang dilakukan dengan benar seringkali yang paling berkelanjutan,” jelasnya.
Atas inovasi dan dampak positif yang dihadirkan, Nifas Connect berhasil meraih penghargaan ASN Award NTB Tahun 2025 sebagai Juara Terbaik I, yang menjadi pengakuan atas komitmen RS Mandalika dalam menghadirkan pelayanan publik yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada mutu serta keselamatan pasien.
Ke depan, RS Mandalika berencana terus mengembangkan Nifas Connect melalui pembaruan materi edukasi secara berkala, integrasi dengan SOP discharge planning sebagai standar pelayanan rumah sakit, kolaborasi dengan puskesmas untuk tindak lanjut pasien, serta penguatan skrining dan media afirmasi bagi ibu yang terindikasi mengalami gangguan psikologis pasca persalinan.
Melalui Nifas Connect, RS Mandalika menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan nifas yang tidak hanya informatif, tetapi juga empatik, humanis, dan benar-benar menemani ibu sejak di fasilitas kesehatan hingga kembali ke rumah.