13/02/2026
💔 Kami paham, Bunda, betapa hancurnya hati melihat si kecil kejang, kaku, dan tidak berdaya. Rasanya dunia berhenti berputar dan hanya ingin cepat-cepat selesai. Tapi, tahukah Bunda satu fakta mengejutkan ini? 👇
⚡ KEJANG ITU BUKAN "SERANGAN" MELAINKAN "S.O.S" DARI TUBUH! ⚡
Secara Biomekanika, kejang adalah mekanisme penyelamatan darurat (Emergency Response) yang dilakukan otak kita.
Situasi Bahaya: Otak mendeteksi bahwa aliran darah (yang membawa oksigen dan nutrisi penting) ke dirinya sendiri atau organ vital lainnya sedang terhambat/tidak lancar.
Respons Otak: Untuk mencegah kerusakan permanen, otak segera memerintahkan seluruh otot tubuh untuk berkontraksi kuat dan cepat (kejang)!
Kenapa Otot Mengencang?
Kontraksi otot inilah yang berfungsi sebagai "p***a tambahan" darurat. Otot-otot ini memeras pembuluh darah, membantu mendorong darah yang "macet" agar segera naik kembali ke otak dan organ penting lainnya.
Tujuannya? Agar organ vital tidak kekurangan oksigen terlalu lama dan terhindar dari kerusakan fatal. Ini adalah cara tubuh anak Bunda berusaha keras untuk bertahan hidup!
Jadi, apa yang harus kita lakukan?
Alih-alih hanya memadamkan "alarm"-nya (kejang), mari kita cari tahu dan perbaiki KENAPA aliran darahnya terhambat.
Griya Sehat 146 hadir dengan pendekatan Biomekanik: Kami fokus mencari titik sumbatan di struktur tulang belakang dan ketegangan saraf yang menghambat sirkulasi. Dengan memperbaiki ini, tubuh tidak perlu lagi "berteriak" lewat kejang.
Jangan biarkan tubuh si kecil terus berjuang sendiri. Mari bantu ia menemukan solusi akar masalahnya.
Klik link di bio kami untuk konsultasi awal GRATIS dan deteksi penyebab kejang si kecil! Slot terbatas! 📩
Watch, follow, and discover more trending content.