27/12/2025
Danau Kelimutu, 1.639 mdpl, Kabupaten Ende, Flores, NTT.
WHAT WAS I DOING? Berangkat dari Kupang yang panas, kami mabur ramai-ramai ke Pulau Flores. Tujuannya: Kelimutu, danau tiga warna yang legendaris. Rencananya? Lihat sunrise sambil pakai kimono (HAH?!?).
Langit masih gelap saat kami bangun dan bersiap. Mandi, lalu siap-siap pakai kimono. Saya nyiapin juga untuk Priska dan Achi. Oke, let's go!
Kami hiking pagi-pagi pakai kimono (HAH?). Jalan sat set das des melangkah cepat, tak boleh kesuwen. Jalan setapak menuju puncak Kelimutu sudah bagus dan tertata rapi. Pemandangan kanan kiri luar biasa dan ternyata udaranya lumayan dingin. Kami tiba di puncak, ramai sekali, penuh wisatawan lokal dan interlokal. Danaunya INDAH, warnanya memang tiga!
Lalu... suasana menjadi syahdu dan khusyuk. Semua tertegun.
Saat semburat jingga pertama menyapa cakrawala di kejauhan, saat bintang hidrogen itu kembali berkontribusi dalam kehidupan di planet berdebu ini, semua terpukau, terkesiap, terharu. Momen itu mengajarkan kita tentang kekuatan dan harapan yang selalu terbit kembali, bahkan setelah malam yang paling gelap.
Setelah gumaman dan kicauan kembali normal, saya fokus membantu Priska (yukata biru) dan Achi (yukata merah) memakai yukata kimonoβini memang salah satu tujuan utama saya ke Kelimutu. Cekrak cekrek, semua pose diambil!
ποΈ Kekuatan Hati untuk Aceh, Sumbar, dan Sumut
Di tengah keindahan dan ketenangan ini, hati kami tertuju pada saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang sedang menghadapi cobaan berat akibat banjir bandang.
Duka ini adalah duka kita bersama. Melihat matahari terbit di Kelimutu, kami teringat: setelah setiap badai, pasti akan ada fajar. Kami tahu, saat ini adalah masa-masa yang sangat sulit. Tetapi ingatlah, kalian memiliki kekuatan yang luar biasa untuk bangkit. Semoga proses evakuasi berjalan lancar, dan bantuan segera merata. Jangan pernah merasa sendirian; uluran tangan persaudaraan dari seluruh negeri senantiasa bersama kalian.
Jangan ambil apa pun selain foto, jangan bunuh apa pun selain waktu, dan jangan tinggalkan apa pun selain jejak kaki saat kita mendaki gunung.