10/11/2025
Surabaya – Gathering Atresia BIlier 2025 sukses diselenggarakan pada Minggu, 9 November 2025. Acara silaturahmi yang bertajuk “Bersinergi bersama menuju Indonesia bebas atresia bilier” ini, merupakan kolaborasi antara Dr. dr. Bagus Setyoboedi, SpA, Subsp.GH(K), dr. Sjamsul Arief, SpA, MARS, Subsp.GH(K), dr. Rendi Aji Prihaningtyas, M.Ked.Klin, SpA dari Divisi Hepatologi, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FK UNAIR – RSUD Dr. Soetomo, Surabaya dengan dr. Fransiska Kusumowidagdo, Sp.BA dan dr. Sarwendah Pratiwi Budiman, Sp.BA dari Divisi Bedah Anak, Departemen Ilmu Beda, FK UNAIR – RSUD Dr. Soetomo, Surabaya bersama dengan para keluarga bayi dengan kolestasis.
Edukasi deteksi dini atresia bilier dan kartu warna tinja diharapkan dapat memberi motivasi kepada pada orang tua untuk membantu tenaga kesehatan menyebarkan “jangan anggap remeh bayi kuning, kenali kuning yang tidak normal” di masyarakat agar angka keterlambatan rujukan bayi dengan kolestasis bisa ditekan.
“Dengan sinergi bersama, diharapkan tidak hanya bisa menangani bayi dengan kolestasis, melakukan operasi Kasai pada atresia bilier, melainkan kedepannya kita juga bermimpi untuk bisa melakukan transplantasi hati di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya” ujar dr. Bagus. Dengan kolaborasi bersama saat ini, tentunya kami bertujuan untuk deteksi dini atresia bilier dan mencegah keterlambatan rujukan sehingga menghindarkan bayi dari kebutuhan akan transplantasi hati. “Mencegah lebih baik dari pada mengobati”, slogan ini yang selalu digaungkan oleh Divisi Hepatologi Anak, jelas dr. Bagus disela-sela kegiatan gathering.
Sumber:
https://fk.unair.ac.id/gathering-atresia-bilier-2025-sinergi-bersama-menuju-indonesia-bebas-atresia-bilier/