Jurnalistik UNIS

Jurnalistik UNIS The official facebook acount of Journalist forum at UNIS Tangerang

Kasus Sleman sebagai Cermin: Apakah KUHP Cukup Jelas Melindungi Korban Kejahatan?Jurnis.id — Kasus penetapan tersangka t...
31/01/2026

Kasus Sleman sebagai Cermin: Apakah KUHP Cukup Jelas Melindungi Korban Kejahatan?

Jurnis.id — Kasus penetapan tersangka terhadap suami korban penjambretan di Sleman, Yogyakarta, terus memicu polemik nasional. Peristiwa ini tidak hanya berujung pada penonaktifan sementara Kapolresta Sleman, tetapi juga membuka perdebatan mendasar mengenai apakah Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) telah cukup melindungi korban kejahatan, khususnya dalam konteks pembelaan diri atau pembelaan terpaksa.

Polri secara resmi menonaktifkan Edy pada Jumat (30/1/2026) menyusul hasil audit internal Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda DIY. Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisno Andiko, menyatakan bahwa penonaktifan dilakukan untuk menjamin objektivitas pemeriksaan lanjutan.
“Lemahnya pengawasan pimpinan menyebabkan kegaduhan di masyarakat dan menurunkan citra Polri. Langkah ini untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan profesional, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.

Peristiwa bermula pada Sabtu, 26 April 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. Arsita (39) menjadi korban penjambretan tas saat mengendarai sepeda motor dari Pasar Pathuk menuju wilayah Maguwoharjo, Sleman. Dua pria berboncengan sepeda motor, berinisial RDA dan RS, merampas tas milik Arsita dan melarikan diri.

baca berita selengkapnya di
https://jurnalistikunis.blogspot.com/2026/01/kasus-sleman-sebagai-cermin-apakah-kuhp.html

••••
Penulis : Aden
Redpel : Eich
••••
Follow For Next Information
Insta : jurnis.id
Tiktok : jurnisid.authenthic
Youtube : jurnisid48

Pelantikan HMTI UNIS 2025/2026 Tekankan Integritas dan Solidaritas OrganisasiJurnis.id - Himpunan Mahasiswa Teknik Indus...
29/01/2026

Pelantikan HMTI UNIS 2025/2026 Tekankan Integritas dan Solidaritas Organisasi

Jurnis.id - Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang menggelar pelantikan Ketua dan Wakil Ketua HMTI periode 2025/2026 pada Rabu (28/1). Kegiatan ini berlangsung di Ruang A207 dan A209, Lantai 2 Gedung Muh. Astary. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan Himpunan Mahasiswa (HIMA), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Pelantikan tersebut mengusung tema "Menciptakan Kepengurusan yang Berdedikasi dan Berintegritas dalam Membentuk Sinergi Organisasi yang Inovatif dan Solutif." Ketua Pelaksana kegiatan, Dinda Syachbana M., menjelaskan bahwa tema ini dipilih untuk memfokuskan arah kepengurusan baru serta menanamkan nilai integritas dalam tubuh HMTI agar organisasi dapat berjalan secara solid dan konsisten.

Baca berita selengkapnya di https://jurnalistikunis.blogspot.com/2026/01/pelantikan-hmti-unis-20252026-tekankan.html

••••
Penulis: Alfitri
Redpel: N

••••
Follow For Next Information
Insta : jurnis.id
Tiktok : jurnisid.authenthic
Youtube : jurnisid48

Kerentanan Perempuan dan Anak di Tengah Situasi DaruratJurnis.id - Ketika bencana melanda, perempuan dan anak-anak serin...
28/01/2026

Kerentanan Perempuan dan Anak di Tengah Situasi Darurat

Jurnis.id - Ketika bencana melanda, perempuan dan anak-anak sering menjadi kelompok yang paling rentan dalam situasi darurat. Mereka kerap menghadapi berbagai ancaman, mulai dari kekerasan, keterbatasan akses layanan dasar, serta diskriminasi dalam penanganan darurat.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menunjukkan bahwa lebih dari separuh pengungsi dalam setiap bencana di Indonesia adalah perempuan dan anak-anak. Kondisi ini membuat mereka menjadi kelompok yang paling berisiko menghadapi berbagai persoalan, mulai dari masalah kesehatan hingga ancaman terhadap keamanan.

Di posko pengungsian, perempuan sering kali harus mengurus anak-anak sekaligus bertahan dengan fasilitas yang terbatas. Sementara itu, anak-anak menghadapi ancaman penyakit menular, gizi buruk, serta trauma psikologis akibat kehilangan keluarga maupun tempat tinggal.

baca berita selengkapnya di
https://jurnalistikunis.blogspot.com/2026/01/kerentanan-perempuan-dan-anak-di-tengah.html

*****
Penulis: Meila
Redpel: N
Sumber: Kompas dan Kemenpppa

Follow For Next Information
Insta : jurnis.id
Tiktok : jurnisid.authenthic
Youtube : jurnisid48

Bahaya Ketergantungan AI bagi Daya Pikir ManusiaJurnis.id - Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ...
26/01/2026

Bahaya Ketergantungan AI bagi Daya Pikir Manusia

Jurnis.id - Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin masif dinilai tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga berpotensi melemahkan kemampuan berpikir kritis manusia. Ketergantungan berlebihan terhadap teknologi ini dapat memicu fenomena amnesia digital, yakni kondisi ketika individu semakin jarang mengandalkan daya pikir dan ingatan sendiri.

Hal tersebut terungkap dalam penelitian berjudul The Impact of Generative AI on Critical Thinking yang dilakukan oleh peneliti dari Microsoft dan Carnegie Mellon University. Penelitian ini melibatkan 319 responden pekerja profesional yang aktivitas kerjanya berkaitan dengan pengolahan data dan informasi.

Baca berita selengkapnya di https://jurnalistikunis.blogspot.com/2026/01/bahaya-ketergantungan-ai-bagi-daya.html

••••
Penulis: Aisya
Redpel: N
Sumber: CNA Indonesia
Sumber Foto: cna.id

••••
Follow For Next Information
Insta : jurnis.id
Tiktok : jurnisid.authenthic
Youtube : jurnisid48

Ekonomi dan Perubahan Prioritas, Angka Pernikahan di Indonesia Terus MenurunJurnis.id - Dalam satu dekade terakhir, angk...
23/01/2026

Ekonomi dan Perubahan Prioritas, Angka Pernikahan di Indonesia Terus Menurun

Jurnis.id - Dalam satu dekade terakhir, angka pernikahan di Indonesia menunjukkan penurunan yang signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa jumlah pernikahan yang tercatat secara resmi turun dari sekitar 2,11 juta pada 2014 menjadi sekitar 1,48 juta pada 2024. Tren penurunan ini tidak hanya terjadi secara tahunan, tetapi berlangsung konsisten selama lebih dari sepuluh tahun.

Data Statistik Pemuda Indonesia 2023 menunjukkan bahwa mayoritas generasi muda berusia produktif memilih untuk menunda pernikahan. Sekitar 68,29% pemuda 16–30 tahun masih berstatus belum menikah, sementara hanya sekitar 30–31% yang sudah menikah, angka ini jauh lebih rendah dibandingkan sepuluh tahun lalu.

Dilansir dari Antara News, sosiolog Dr. Nadia Yovani menyebut salah satu faktor utama penurunan angka pernikahan adalah kondisi ekonomi yang menuntut kesiapan finansial lebih tinggi, disertai perubahan prioritas hidup generasi muda. Faktor ini membuat banyak pasangan memilih menunda atau bahkan tidak menikah.

baca berita selengkapnya di
https://jurnalistikunis.blogspot.com/2026/01/ekonomi-dan-perubahan-prioritas-angka.html

••••
Penulis: Lutfiah
Redpel: N
Sumber: Antara News, Kemenag

••••
Follow For Next Information
Insta : jurnis.id
Tiktok : jurnisid.authenthic
Youtube : jurnisid48

Lagi sering-seringnya hujan deras dan angin kencang nih!Selain sedia payung sebelum hujan, pastikan juga imun tubuh kali...
22/01/2026

Lagi sering-seringnya hujan deras dan angin kencang nih!

Selain sedia payung sebelum hujan, pastikan juga imun tubuh kalian "berpayung" yaa!

Yuuk swipe untuk tips selengkapnya ⏩️

Tetap pantau informasi cuaca terkini yaa, stay safe Kawan Jurnis✨️

••••
Penulis: Dirda
Redpel: N
Sumber: BMKG, Kementerian Kesehatan RI, dan Laporan Kesehatan Internasional

••••
Follow For Next Information
Insta : jurnis.id
Tiktok : jurnisid.authenthic
Youtube : jurnisid48

Komunitas Jalan Kaki Muncul sebagai Respons BurnoutJurnis.id - Media sosial selama ini memuja kecepatan. Catatan pace, j...
21/01/2026

Komunitas Jalan Kaki Muncul sebagai Respons Burnout

Jurnis.id - Media sosial selama ini memuja kecepatan. Catatan pace, jarak tempuh puluhan kilometer, dan perlengkapan lari canggih menjadi tolok ukur kebugaran baru. Namun, memasuki awal 2026, arah itu mulai bergeser. Komunitas jalan kaki muncul sebagai antitesis dari budaya olahraga yang kian kompetitif. Tanpa target waktu dan tekanan prestasi, mereka memilih berjalan sederhana, namun bermakna.

Pergeseran ini bukan sekadar tren, melainkan respons atas kelelahan kolektif. Budaya hustle yang terus menuntut produktivitas memicu burnout, bahkan dalam aktivitas fisik. Laporan Strava Desember 2025 mencatat jalan kaki sebagai aktivitas olahraga terpopuler kedua. Bagi banyak orang, berjalan kaki menjadi cara tetap aktif tanpa terbebani angka dan pencapaian.

Baca berita selengkapnya di https://jurnalistikunis.blogspot.com/2026/01/komunitas-jalan-kaki-muncul-sebagai.html

••••
Penulis: Naufal
RedPel: Eich
••••
Sumber: AntaraNews, StravaPress

••••
Follow For Next Information
Insta : jurnis.id
Tiktok : jurnisid.authenthic
Youtube : jurnisid48

Sering Menunda Tugas? Kenali Prokrastinasi dan DampaknyaJurnis.id - Prokrastinasi merupakan perilaku menunda pekerjaan a...
20/01/2026

Sering Menunda Tugas? Kenali Prokrastinasi dan Dampaknya

Jurnis.id - Prokrastinasi merupakan perilaku menunda pekerjaan atau tugas yang sebenarnya dapat dan seharusnya diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan. Fenomena ini kerap dianggap sepele dan lazim terjadi dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan akademik, pekerjaan, maupun aktivitas personal. Padahal, kebiasaan menunda menyimpan berbagai dampak negatif yang dapat mengganggu kesehatan mental, kestabilan emosi, serta produktivitas individu dalam jangka panjang.

Dalam kajian psikologi, prokrastinasi tidak sekadar berkaitan dengan kemalasan, melainkan mencerminkan kondisi emosi dan cara seseorang berpikir. Seseorang yang gemar menunda umumnya mengalami konflik batin antara kewajiban dan keinginan pribadi. Ketika suatu tugas dianggap berat, tidak menyenangkan, atau menimbulkan tekanan, individu cenderung mengalihkannya dengan aktivitas lain yang memberikan rasa nyaman sementara. Padahal, penundaan tersebut justru memperparah beban psikologis di kemudian hari.

Baca berita selengkapnya di https://jurnalistikunis.blogspot.com/2026/01/sering-menunda-tugas-kenali.html

••••
Penulis: Dhara
Redpel: N
Sumber: Health Kompas, Halodoc

••••
Follow For Next Information
Insta : jurnis.id
Tiktok : jurnisid.authenthic
Youtube : jurnisid48

FUTTON VI UNIS Tangerang Kembali Digelar, Wadah Sportivitas dan Pengembangan Bakat MahasiswaJurnis.id — Unit Kegiatan Ma...
18/01/2026

FUTTON VI UNIS Tangerang Kembali Digelar, Wadah Sportivitas dan Pengembangan Bakat Mahasiswa

Jurnis.id — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang kembali menggelar turnamen tahunan Futsal UNIS Tournament (FUTTON) VI pada Minggu, 18 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di lapangan UNIS dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan kampus.

FUTTON VI merupakan kelanjutan dari tradisi kegiatan kemahasiswaan yang bertujuan mendorong pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga. Pada tahun ini, turnamen hanya mempertandingkan cabang futsal, sementara cabang badminton ditiadakan.

Wakil Ketua Pelaksana FUTTON VI, M. Galih S., menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadirkan sebagai wadah kompetisi bagi mahasiswa yang memiliki potensi di bidang olahraga.

Baca berita selengkapnya dengan tautan dibawah ini:
https://jurnalistikunis.blogspot.com/2026/01/futton-vi-unis-tangerang-kembali.html

••••
Penulis: Ressyah
RedPel: Eich

Kuliah Scam atau Bagian dari Proses Pendidikan?Jurnis.id - Istilah “kuliah scam” belakangan ramai diperbincangkan di med...
14/01/2026

Kuliah Scam atau Bagian dari Proses Pendidikan?

Jurnis.id - Istilah “kuliah scam” belakangan ramai diperbincangkan di media sosial dan kalangan generasi muda. Pandangan tersebut kemudian menuai beragam respon dari berbagai pihak, termasuk legislatif dan mahasiswa.

Dikutip dari laman detik.com, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak dapat dipandang secara sederhana. Ia menyebut perguruan tinggi bukan sekadar tempat mencari informasi maupun mengejar gelar semata.

“Kampus merupakan ruang pembentukan nalar kritis, etika, jejaring, serta kompetensi spesialis yang terstruktur dan teruji,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pada bidang tertentu, standar akademik tetap menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.

Baca berita selengkapnya di https://jurnalistikunis.blogspot.com/2026/01/kuliah-scam-atau-bagian-dari-proses.html

••••
Penulis: Rangga
Redpel: N
Sumber: Detik.com

••••
Follow For Next Information
Insta : jurnis.id
Tiktok : jurnisid.authenthic
Youtube : jurnisid48

[DOKUMENTASI DIKLAT UKM JURNALISTIK UNIS PERIODE 2026/2027]New journey starts here!Momen- momen terbaik dari Diklat UKM ...
14/01/2026

[DOKUMENTASI DIKLAT UKM JURNALISTIK UNIS PERIODE 2026/2027]

New journey starts here!

Momen- momen terbaik dari Diklat UKM Jurnalistik Unis 2026/2027✨️

Satu langlah kecil untuk menulis satu lompatan besar
untuk menjadi jurnalis sejati

Terima kasih untuk semangat dan antusiasme kalian. Ini baru awal dari perjalanan kita.

Mari terus berkarya dan menyuarakan kebenaran. Selamat berproses kawan jurnis!

Address

Tangerang

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jurnalistik UNIS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Practice

Send a message to Jurnalistik UNIS:

Share

Share on Facebook Share on Twitter Share on LinkedIn
Share on Pinterest Share on Reddit Share via Email
Share on WhatsApp Share on Instagram Share on Telegram