12/06/2023
Solar merupakan salah satu jenis bahan bakar yang dihasilkan melalui proses pengolahan dari penggunaan fraksi minyak bumi yang dihasilkan dengan cara memisahkan minyak mentah dari fraksinya pada proses destilasi yang kemudian menghasilkan fraksi solar yang memiliki titik didih 250 derajat selsius hingga 300 derajat selsius, adapun contoh dari solar ini sendiri yaitu solar industri. Solar tersebut biasa dikenal dan dianggap sebagai bahan bakar yang mudah terbakar yang biasa digunakan di bahan bakar mesin diesel, di mana pada mesin diesel bahan bakar tersebut dipicu bukan karena adanya percikan api, melainkan dipicu karena adanya panas udara yang dikompresi di dalam silinder, dengan bahan bakar yang dikeluarkan ke dalam udara yang miliki tekanan panas.
Penjelaskan mengenai solar industri itu ada beberapa karakteristik dari solar itu sendiri, di antara yaitu:
1. Tidak berwarna atau bisa juga berwarna seperti kuning dan berbau,
2. Tidak bisa menguap pada temperatur normal,
3. Mempunyai kandungan sulfur yang lebih tinggi dari bensin dan kerosen,
4. Mempunyai titik nyata atau flash point kurang lebih 40 derajat selsius hingga 100 derajat selsius,
5. Dapat terbakar secara spontan pada suhu atau temperatur 300 derajat selsius,
6. Bisa menghasilkan panas yang sangat tinggi sekitar 10.500 kcal per kg.
Kemudian ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebagai cara untuk menentukan kualitas dari solar itu sendiri, yaitu:
1. Mudah terbakar,
2. Tidak mudah berubah wujud menjadi beku atau padat pada temperatur yang dingin sekalipun,
3. Dapat menjadikan mesin berjalan dengan lembut dan mempunyai sifat anti knocking,
4. Harus mempunyai tingkat kekentalan yang cukup supaya bisa disemprotkan oleh alat di dalam mesin,
5. Tetap stabil, yaitu tidak mengalami perubahan struktur, bentuk, warna saat berada dalam proses penyimpanan,
6. Mempunyai kandungan sulfur sangat rendah, semakin rendah maka semakin baik agar tidak berdampak buruk pada mesin diesel dan tidak menimbulkan banyak polusi.
Di Indonesia sendiri, pada umumnya setidaknya dapat dibedakan menjadi tiga (3) macam solar industri yang diproduksi di dalam negri. Ketiga jenis solar industri tersebut yaitu solar industri yang dipergunakan untuk mesin diesel dengan putaran mesin rendah, untuk mesin diesel dengan putaran mesin sedang, dan yang dipergunakan untuk mesin diesel dengan putaran tinggi.
jadi jenis solar apakah yang anda butuhkan ? silahkan kontak kami untuk konsultasi mengenai kebutuhan solar industri anda.
wa.me/628128099251
www.solarindustri.id